Kamis, 29 September 2016

MALAIKAT AGUNG KALAHKAN IBLIS








Kamis, 29 September 2016 

Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia." 
                (Yohanes 1:51) 

Gereja Katolik hari mengadakan perayaan untuk menghormati malaikat agung yakni : Mikhael, Gabriel, Rafael. 

Mari kita mengenalnya : 

Mikael adalah malaekat agung panglima bala tentara surga dan pembela umat beriman menghadapi serangan musuh. 

Gabriel adalah malaekat agung dikenal sebagai pembawa kabar gembira dari Tuhan kepada manusia dan dikenal sejak jaman Perjanjian Lama. 

Rafael adalah malekat agung dihormati karena sebagai tabib Allah diutus menyembuhkan penyakit dan menguatkan kelemahan jiwa dan melepaskan mamusia dari kuasa belenggu setan. 

Dalam kitab Wahyu dikatakan bahwa terjadi perang antara Mikhael dan para malaikatnya melawan Iblis dan malaikat wow... akhirnya Iblis kalah dan diusir dari Sorga ke bumi, tempat manusia berada. 

Wahyu 12:7-9 
Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya

Sekarang giliran kita manusia berperang melawan Iblis yang mengobok-obok hidup kita dengan tipu muslihatnya. 

Efesus 6:11-12 
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara

Biangkerok keributan, permusuhan, dan pertumpahan darah di antara manusia adalah Iblis sebab ia memecah-belah manusia dengan tipu dayanya pengaruhi orang yang mencintai dunia

malaikat pemberontak disebut Iblis 
manusia memberontak disebut manusia duniawi. 
jadi ada malaikat dan iblis, ada juga manusia duniawi dan manusia rohani. 

Kita sebagai manusia rohani hendaknya tidak kembali lagi berkubang di lumpur kenikmatan duniawi yang menyesatkan dan menyeret pengejaran hawa nafsu. 

1 Korintus 2:12-13 
Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. 

Sepanjang kita hidup bersandar kepada Tuhan Allah dan hidup dalam kebenaran Firman Tuhan maka kita tidak perlu ragu dan khawatir menghadapi tipu daya si Iblis yang terus menerus mengintai kita. 

1 Petrus 5:8-9 
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 

Kita dikasihi Tuhan Allah melebihi dari segala ciptaanNya bahkan para Malaikat diperintahkanNya untuk menjaga kita

Mazmur 91:11-12 
sebab malaikat-malaikatNya akan diperintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu

Tuhan Allah memberikan perlengkapan senjata Allah kepada kita agar dapat melawan kekuatan musuh kita si Iblis. 

Efesus 6:13 
Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu

Apa saja perlengkapan senjata Allah? 
silahkan baca Efesus 6:14-18a
Anda harus membuka ayat ini supaya ingat selalu dan tidak lupa gunakan perlengkapan senjata Allah saat melawan serangan si Iblis di hidupmu !! 

wow... mau apalagi sih kita manusia ini, segalanya sudah Allah persiapkan agar kita bisa menjalani hidup ini dengan aman tenteram damai sukacita. 

Seharusnya kita menjadi pemenang melawan Iblis, seperti yang dilakukan malaikat Mikhael, Gabriel, Rafael beserta malaikat-malaikat lainnya. 

Roma 8:31,35  
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 

Pertanyaannya : 
Mengapa banyak orang mengalami kekalahan di dalam hidupnya? 
Apa penyebab banyak orang menderita? 

Malaikat setia kepada Tuhan Allah dan berada di Sorga sedangkan Iblis tidak setia kepada Tuhan Allah dan berada di bumi, nantinya akan berada di tempat paling gelap di Neraka. 

Manusia yang setia kepada Tuhan Allah akan berada di Sorga dan manusia yang tidak setia kepada Tuhan Allah akan di campakan ke tempat paling gelap di Neraka bersama dengan Iblis. 

Silahkan memilih mau berada dimana setelah meninggalkan bumi ini dan segera tentukan pilihan !!! 

Dengan memilih hidup kekal di Sorga maka harus bersandar kepada Tuhan Allah ataukah memilih kematian kekal di Neraka maka tidak ada jalan lain kecuali bersandar kepada Iblis. 

Ini pengetahuan dasar dan sederhana namun kenapa seringkali lupa ? 
apakah saking mudahnya memahami pengetahuan dasar maka meremehkan hal-hal dasar ini. 

Jangan pernah lupa bahwa musuh kita umat manusia adalah Iblis !!! 
musuh kita bukanlah saudara kita sesama manusia melainkan Iblislah yang mendakwa kita setiap hari. 

Wahyu 12:10-12 
Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapiNya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." 

Kita hendaknya tetap setia kepada Allah seperti para Malaikat Mikael, Gabriel, dan Rafael yang kita kenal di Alkitab dimana mereka tetap setia kepada Tuhan Allah. 

Itu sebabnya orang yang tidak setia kepada Tuhan Allah selalu dikalahkan oleh Iblis karena mereka takluk pada keinginan kedagingan yang menjadi alat bagi Iblis mencengkeram hidup mereka sehingga tidak heran mereka menderita. 

Semua orang sebetulnya tahu akan hal ini namun karena tidak sabar menanti pertolongan Tuhan maka coba-coba menerima tawaran Iblis yang siap sedia memberi solusi instan untuk menjerat manusia ke dalam perangkapnya. 

Contoh : pecandu narkoba semula hanya coba-coba ingin merasakan nikmatnya sebagai pelarian dari kemelut masalah dirinya dan akhirnya menjadi ketagihan dan seterusnya dikuasai oleh Iblis yang terus menawarkan kenikmatan sesaat. 

Yang sakit sekian lama belum sembuh mencoba jalan alternatif ke orang pinter katanya dapat sembuhkan penyakitnya dan karena ingin cepat sembuh, coba2 mengikuti solusi orang pinter sampai akhirnya terjebak ke dalam muslihat Iblis melalui perantaraan orang pinter. 

Padahal Yesus adalah Tabib Ajaib yang terbukti ampuh sejak ribuan tahun lalu dan Yesus adalah Tuhan yang turun dari Sorga datang menjumpai umatnya untuk membebaskan dari kesesatan belenggu Iblis dan menyelamatkan manusia dari segala macam penyakit dan penderitaan manusia lainnya. 

1 Petrus 2:24-25 
Yesus sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuhNya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu

Filipi 2:9-11 
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepadaNya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa! 

Kenapa tidak yakin kepada Yesus dan terpikat kepada kuasa lain diluar Yesus? 

Itu artinya engkau tidak sungguh2 yakin dan percaya kepada Yesus sebab tidak mau hidup di dalam kebenaranNya padahal secara tertulus sudah tercantum di Alkitab namun mengapa engkau tidak meremehkan Sabda Tuhan??? 

Jika mau hidup berkemenangan maka datanglah mendekat dan bersandar hanya kepada Tuhan Allah saja dalam segala situasi hidupmu dan belajarlah mengenal Sabda Tuhan dan hidupilah Sabda Tuhan didalam hidupmu

Para malaikat agung sudah buktikan mampu menundukkan Iblis karena kesetiaannya kepada Tuhan Allah. 

Sekarang saatnya kitapun menundukan Iblis dibawah telapak kaki kita karena kuasa Allah menyertai kita. 

REFLEKSI DIRI 

Apakah aku tetap setia kepada Yesus dalam segala keadaan hidupku agar aku mengalami hidup berkemenangan karena Tuhan besertaku? 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ ============

Kalender Liturgi Katolik 
Pesta St Mikael, Gabriel, Rafael 
Malaikat Agung 
Warna Liturgi : Putih 

Daniel 7:9-10,13-14 
Wahyu 12:7-12 
Mazmur 138:1-5 
Yohanes 1:47-51
BcO : Wahyu 12:1-18 

============= ☆☆☆ ============


Rabu, 28 September 2016

AKU MAU MENGIKUTIMU YESUS










Rabu, 28 September 2016 

Sungguh, aku tahu, bahwa demikianlah halnya, masakan manusia benar di hadapan Allah?  
            (Ayub 9:2)

Ayub mengakui dirinya tidak benar di hadapan Allah karena menyadari betapa manusia itu sangat lemah tidak berdaya sedangkan Allah begitu dasyhat dimana manusia tidak dapat melihat Allah. 

Ayub 9:11 
Apabila Ia melewati aku, aku tidak melihatNya, dan bila Ia lalu, aku tidak mengetahui. 

Ayub adalah salah seorang mengakui keperkasaan Allah (baca ayat 5-10). 
Allah itu bijak dan kuat, siapakah dapat berkeras melawan Dia, dan tetap selamat? (Ayub 9:4). 

Adalah aneh bila ada orang yang berani melawan Allah? 
Ternyata banyak orang berani berbuat dosa yang sengaja dilakukan secara terbuka, seperti tindakan membunuh dengan meledakan bom, pakai racun, dengan senjata api dan sebagainya. 

Orang yang jauh dari Tuhan, tidak takut mati sebab di pikiran mereka, jika mati yo wes kayak binatang mati...selesai sebab mereka tidak percaya adanya kehidupan kekal di Sorga dan kematian kekal di Neraka. 

1 Korintus 2:14 
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. 

Ironinya, justru orang beriman atau beragama apa saja termasuk kristiani yang seharusnya menjauhi dosa malah sengaja berbuat dosa demi menuruti keinginan kedagingan dirinya. 

Tidak heran meskipun sudah kristiani percaya kepada Yesus namun tidak mau mengikuti Yesus; sikap hidupnya tidak menuruti jalan kebenaran yang Yesus ajarkan karena hidup menurut duniawi. 

1 Korimtus 3:1,3 
Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus
Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? 

Di jaman sekarang ini tidak banyak orang tertarik pada Injil, meskipun ia termasuk umat kristiani sebab masih mengejar kenikmatan duniawi dan mendahulukan kepentingan pribadi. 

Bacaan Injil hari ini mengingatkan umat kristiani akan pentingnya mengikuti Yesus dengan segenap hati sebab hanya melalui Yesuslah maka kita menempuh jalan keselamatan yang membawa kita kepada kehidupan kekal. 

Ada 3 tipe orang meresponi mengikuti Yesus, yaitu : 

Pertama 
Menawarkan diri mau mengikuti Yesus 

Lukas 9:57 
Ketika Yesus dan murid-muridNya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi." 

Sepertinya okey juga orang ini dengan sadar mau mengikuti Yesus tapi nanti dulu, perlu ditelusuri motivasinya. 

Dalam Injil Matius, orang ini adalah seorang ahli taurat, tentunya ia seorang yang memahami Firman Allah. 

Matius 8:19 
Datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepadaNya: "Guru, aku akan mengikut Engkau kemana saja Engkau pergi." 

Kita tidak bisa mengatakan semua ahli taurat adalah tidak baik sikap hidupnya, sebab ada seperti Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi yang mahir dalam hukum taurat (Yohanea 3:1,10). 

Yesus mengingatkan kepada orang ini apakah ia seorang ahli taurat ataukah orang awam biasa, bahwa : 

Lukas 9:58 
Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalaNya." 

artinya secara hurufiah Yesus tidak ada rumah tinggal, berkeliling dari desa ke desa lain untuk memberitakan Injil. 

Perjalanan misi pengInjilan banyak aral melintang dan hambatan disana-sini; makan tidak teratur, bisa tidak mandi beberapa hari karena sulit dapat air, tidur tidak di kasur, di bawah pohon atau di atas tanah liat, malam kedinginan, siang kepanasan, bahkan dimusuhi orang farisi dan ahli taurat yang fanatik, dsbnya. 

Demikian pula di jaman sekarang ini ada begitu banyak kesulitan dan rintangan dihadapi untuk suatu misi pengInjilan dan suatu misi pelayanan sebab ada saja orang-orang tidak mau menerima kedatangan kita yang mau pelayanan. 

Andaikan kita diterima masyarakat, biasanya sarana tempat tidur dari tikar atau selembar papan, tidak ada kamar mandi, tidak ada closet buang air, air minum berwarna agak coklat bau tanah pokok e kita harus bisa menyesuaikan diri dengan minimnya prasarana dimana tempat kita pelayanan. 

Berapa banyak yang tidak siap terima keadaan seperti ini padahal semangat awalnya mau pelayanan ke daerah dan setelah melihat prasaranan minim maka hatinya ciut dan kapok tidak mau lagi ikut misi pelayanan/misi pengInjilan. 

Sebelumnya Yesus kasih tahu untuk mengikuti DIA maka harus sangkuli. 

Lukas 9:23 
KataNya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. 

Sangkuli = sangkal diri, pikul salib dan ikut Yesus ...wow, banyak pergumulan. 

Darisini terlihat motivasi seseorang mau terlibat dalam misi pelayanan  !!! 
hal ini berkaitan dengan sangkal diri dimana mesti tinggalkan zona nyaman demi mengikuti Yesus. 

Apalagi harus memikul salib, ini lebih berat daripada sangkal diri. 
Jika kita masih belum mengosongkan diri dari segala keinginan daging maka dipastikan tidak mampu memikul salib. 

Kedua 
Menunda mengikuti Yesus 

Lukas 9:59 
Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku." 

Orang ini lebih mendahulukan urusan keluarga daripada pelayanan/penginjilan dan banyak umat kristiani setuju dengan alasan ini. 

menguburkam bapa itu bisa berarti bapa orang ini baru saja meninggal dunia dan ia mau menguburkan bapanya. 

namun bila mendengar jawaban Yesus kepada orang ini maka  kemungkinan orang ini beralasan nanti saja setelah nanti bapanya meninggal maka barulah ia akan mengikuti Yesus. 

Lukas 9:60 
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."  

Yah seperti itulah sebagian orang pakai alasan nanti saja setelah : 
- anak besar, sudah bekerja 
- pensiun, sudah tua tidak bisa cari duit 
- punya tabungan, properti, harta lainnya 
- masih banyak alasan lainnya. 

pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana 

Ini adalah perintah Yesus kepada setiap orang yang percaya kepadaNya dan mau mengikutiNya. 

Yesus menghendaki kita segera beritakan Injil sedangkan urusan lainnya urursan keluarga, tentu Allah pelihara. 

Rasul Paulus mengatakan bahwa : 
2 Timotius 2:3-4 
Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. 

Namun jangan sampai takabur, 
Kita tinggalkan pekerjaan atau bisnis dan tidak cari duit untuk keperluan keluarga sama sekali karena yakin Tuhan pasti memcukupi segala keperluan hidupnya dan keperluan keluarganya. 

Kita perlu discerment, 
apakah betul Tuhan menghendaki kita fulltime pelayanan sedangkan kita butuh duit untuk mencukupi kebutuhan anak isteri kita? 

Relasi intim kita dengan Tuhan adalah kunci utama untuk meyakini panggilan pelayanan fulltimer

Memberitakan Injil itu suatu keharusan dan jika Yesus memanggil kita untuk pergi beritakan Injil dan melayani orang lain maka kita tidak boleh menolak. 

Perintah Yesus ini di jaman perjanjian lama juga telah ditetapkan oleh Allah saat mengutus Yeremia. 

Yeremia 1:7 
Tetapi Tuhan berfirman kepadaku: janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan. 

Rasul Paulus dengan lantang berikrar: 
1 Korintus 9:16 
Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. 

Ketiga 
Ragu-ragu mau mengikuti Yesus 

Lukas 9:61 
Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku." 

izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku artinya orang ini masih belum bisa lepas dari zona nyaman yang selama ini dialaminya dan ada begitu banyak alasan untuk menghindar dan menolak mengikuti Yesus disebabkan mengejar harta dunia dan kenikmatan duniawi. 

2 Timotius 3:1-4 
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 

Pertanyaannya adalah : 
Apakah orang ini menolak ikut Yesus ataukah orang ini sudah mengikut Yesus

Mari kita simak jawaban Yesus terhadap orang ketiga ini yang diajak Yesus agar mengikutiNya. 

Lukas 9:62 
Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah." 

Artinya orang ini ada keinginan ikut Yesus tetapi ia ragu-ragu karena masih menginginkan cara hidup lamanya yang bergelimang kesenangan duniawi. 

Berbesa dengan Rasul Paulus yang mantap memutuskan mengikuti Yesus. 

Filipi 3:7-8 
Apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus

wow...semua yang dialami Rasul Paulus sebelum menerima Yesus dimana ia seorang ahli taurat yang dihormati orang dan mempunyai kuasa untuk bunuh orang namun setelah menerima Yesus, maka semua kemuliaan diri semasa masih sebagai ahli taurat dianggapnya sampah yang tidak berguna lagi. 

Sebab mengenal Yesus lebih berharga dari segala kemuliaan diri dan kemilau duniawi sehingga ia menjadi militan seperti halnya seorang prajurit Kristus. 

J A D I 

Sekarang bagaimana keputusan anda, apakah bersedia menanggapi perintah Yesus agar kita mau mengikutiNya. 

Jika kita mengasihi Yesus maka inilah kesempatan untuk menyenangkan hati Yesus sebab misiNya datang ke dunia ini untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah agar manusia mengalami kasihNya dan beroleh hidup yang kekal. 

Lukas 4:43 
Yesus berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."

Yohanes 14:12 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa

Jika saat ini Yesus bertanya kepadamu: apakah kamu mau mengikuti Aku? 
apa jawabanmu? 

REFLEKSI DIRI 

Utuslah aku ya Tuhan memberitakan Injil dan pergi melakukan pengInjilan, tugas pelayanan yang Engkau perintahkan. 

Yesaya 6:8 
aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"  


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ ============

Kalender Liturgi Katolik 
Wenseslaus, Laurensius
Warna Liturgi : Hijau 

Ayub 9:1-12,14-16 
Mazmur 88:10-15 
Lukas 9:57-62 
BcO : Yudit 8:1a,10-14,28-33 

============= ☆☆☆ ============