Sabtu, 16 Mei 2015

RENUNGAN HARIAN 11-16 MEI 2015



RENUNGAN HARIAN SENIN 11 MEI 2015

Kisah 16:11-15
Yohanes 15:26 -16:4a
Mazmur 149:1-6a,9b
Bacaan Injil Yohanes hari ini, kita diminta bersaksi tentang Yesus Kristus
sebab Roh Kebenaran (=Roh Kudus) telah diutus untuk Bapa.
Yohanes 15:26-27
jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu
Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula
bersama-sama dengan Aku.
dari bacaan kitab kisah para rasul, diceritakan :
ada seorang perempuan penjual kain ungu dari kota Tiatira bernama
Lidia yang tersentuh hatinya sehingga ia dibaptis, setelah mendengar
perkataan / penginjilan yang dilakukan oleh Rasul Paulus.
Kisah 16:14
seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut
mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira,
yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga
ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus.

sudah saatnya kita mau memberitakan Injil tentang Yesus Kristus
kepada banyak orang; baik itu kepada :
* orang-orang katolik yang sudah lama tidak aktif lagi ke gereja, atau
* orang-orang percaya kepada Yesus namun oleh karena sesuatu hal
   mengecewakan hatinya maka ia berpaling dari  Yesus, atau
* kepada orang-orang lain yang belum tahu tentang Yesus
supaya mereka mengalami kehadiran Yesus di dalam hidup mereka.
pewartaan secara lisan adalah langkah awal yang sangat penting
dimana seseorang dapat mendengar tentang kabar sukacita Yesus
sehingga imannya dan pengharapannya timbul.
Roma 10:17
iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
banyak kesaksian dimana seseorang terjamah hatinya setelah ia dengar
pemberitaan Injil atau mendengarkan renungan / homili / kotbah tentang
bagaimana Yesus Kristus.

hendaknya tidak berdalih bahwa yang terpenting adalah kesaksian hidup
daripada memberitakan Injil secara oral.
justru pendengaran akan firman Tuhan adalah pintu masuk seseorang
dapat beriman kepada Yesus Kristus, selanjutnya barulah menerapkan
dan menghidupi firman yang telah ia dengar dan renungkan.
kita harus bersaksi melalui pewartaan lisan dan juga melalui perbuatan
kasih secara nyata dan secara utuh tak terpisahkan.
dengan demikian kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk
membawa banyak orang datang dan mengalami hidup bersama Tuhan.
bukankah Yesus telah berulang-kali mengatakan bahwa :
Yohanes 14:12
Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan
pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.
untuk mengetahui pekerjaan apa saja yang telah dilakukan Yesus,
yach kita perlu membaca dan mendengar dari Injil.
dari situ kita ketahui bahwa semua perkataan dan pengajaran Yesus,
diantaranya Yesus mengatakan Ia diutus memberitakan Injil.

Lukas 4:43 
Yesus berkata : Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah
sebab untuk itulah Aku diutus.
(baca juga Markus 1:35-39)
lihat dan perhatikan, Yesus memberitakan Injil secara oral,
melalui perkataan dan pemberitaan secara langsung kepada banyak
orang, kemudian barulah Yesus melakukan banyak perbuatan kasih
dan banyak mukjijat penyembuhan fisik maupun psikis.
dari Injil, kita ketahui bahwa setiap orang beriman kepada Yesus
diminta untuk mewartakan Injil Kerajaan Allah.
garis bawahi perkataan :  barangsiapa percaya kepada Yesus maka
ia akan mewartakan Injil .... (menurut Yohanes 14:12)

Selanjutnya,
Yesus mengatakan bahwa akan ada hari dimana kita akan dianiaya
oleh karena kita memberitaan Injil.
bahkan orang yang menganiaya atau membunuh kita menyangka ia
berbuat demikian demi membela Allah.
Yohanes 16:2
kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa
setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa
ia berbuat bakti bagi Allah.
hal ini sudah terjadi hingga sekarang ini di pelosok dunia,
gereja dibakar, beberapa pastor katolik dan pendeta kristen dibunuh,
begitu juga umat katolik / kristen juga dianiaya dan dibunuh.

Matius 24:9-10
pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan
dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan
dan saling membenci.
ada juga yang dikucilkan di dalam keluarganya,
oleh karena iman percayanya kepada Yesus ...
dan masih banyak hal lainnya yang terjadi pada diri kita karena
pekerjaan pengInjilan dan perbuatan kasih yang kita lakukan.
jika ada aniaya atau dibunuh karena memberitakan Injil Kerajaan Allah
maka kita diminta jangan takut dan gentar karena :
Matius 28:20b
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
dan juga kita diminta untuk tetap setia sampai kesudahannya
Matius 24:13-14
orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian
bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.
Kesimpulan :
Pertama
kita kudu mesti melakukan apa yang telah Yesus katakan  dan ajarkan :
a. wartakan Injil Kerajaan Allah
b. lakukan perbuatan kasih yakni :
    kasih kepada Tuhan maupun kasih kepada sesama.
Kedua
kita kudu mesti percaya kepada Yesus, dalam keadaan apapun juga
dan setia sampai kita dipanggil meniinggalkan dunia ini.
Ketiga
kita kudu mesti tidak takut dan tidak gentar menghadapi segala aniaya
intimidasi, dikucilkan, bahkan dibunuh, karena kita melakukan tugas
perutusan kita yakni pemberitaan Injil secara lisan maupun melalui
perbuatan kasih secara nyata.

RENUNGAN HARIAN SELASA 12 MEI 2015

Kisah 16:22-34
Yohanes 16:5-11
Mazmur 138:1-3,7-8 


Bacaan Injil Yohanes hari ini, Yesus mengatakan bahwa
Ia pergi ke Bapa yang mengutusNya, selanjutnya Yesus
akan mengutus Penghibur yaitu Roh Kebenaran. 


Yohanes 16:5a
sekarang Aku pergi kepada Bapa yang telah mengutus Aku

Yohanes 16:7
... adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.
sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan
datang kepadamu tetapi jikalau Aku pergi,
Aku akan mengutus Dia kepadamu. 


coba dibayangkan bagaimana perasaan para murid mendengar Yesus berkata akan meninggalkan mereka.
seperti biasanya, kita sebagai orangtua atau sebagai orang yang dituakan, meninggalkan banyak pesan dan nasehat kepada anak-anak kita atau kepada orang lain. 


demikian juga yang kita lihat, Yesus sudah tahu saatnya sudah tiba Ia akan meninggalkan 
para murid dan tentu saja banyak nasehat, wejangan, perintah, dan pesan terakhir yang dikatakan Yesus kepada mereka. (mulai dari pasal 13 sd pasal 17). 

Mengapa Yesus mengatakan adalah lebih berguna jika Ia pergi ke Bapa supaya 
Roh Kudus datang?
jawabannya ada pada ayat 8, yaitu :
jikalau Roh Kudus datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, 

kebenaran, dan penghakiman. 

dunia disini berbicara mengenai manusia yang hidup di planet bumi dengan segala perilaku dan sikap hidupnya serta segala keinginan duniawi. 

dari ayat 8 diatas berarti ada 3 hal yang dilakukan Roh Kudus terhadap dunia ini, yaitu : 

PERTAMA

ayat 9
Roh Kudus menginsafkan dunia akan dosa karena mereka tetap tidak percaya 

kepada Yesus 

tanpa disadari, hal ini bisa terjadi pada seseorang yang lebih percaya melihat kenyataan 
dunia ini yang dapat memenuhi segala keinginannya. 

apalagi bila ia sudah merasakan nimmatnya dunia ini.


banyak orang bosan hidup serba terbatas, terlebih yang hidupnya sehari-hari serba kekurangan segala hal.
banyak orang menginginkan hidup dalam kelebihan atau dapat dikatakan lebih memilih 

hidup dalam kenikmatan duniawi sekalipun harus berbuat dosa demi
meraih segala keinginan duniawinya. 


Roh Kudus mengingatkan akan dosa bila kita tidak mau mempercayakan hidup kita 
kepada Yesus tetapi percaya kepada dunia ini dengan segala pesonanya dapat lebih
memenuhi keperluan hidupnya. 


menurut saya ayat 9 ini lebih dalam maknanya daripada ditujukan kepada orang 
yang belum percaya kepada Yesus karena bisa menimbulkan perdebatan,
apakah benar jika tidak percaya kepada Yesus adalah dosa? 


kita yang sudah dibaptis secara katolik / kristen masih saja belum berhasil 
menyerahkan 100% hidup kita kepada Yesus
seringkali masih mengandalkan intelektual diri dan juga kekuatan diri sendiri 

didalam menjalani hidup ini.

contoh nyata :
mengapa umat katolik membludak pergi beribadah ke gereja pada hari paskah dan 

hari natal saja sedangkan pada setiap hari minggu jarang ke gereja? 
ini menunjukan pergi ke tempat lain lebih menarik daripada pergi ke gereja 
setiap minggu, apalagi setiap hari.

coba saja kita bertanya pada diri sendiri, manakah yang kita prioritaskan pergi ke gereja 
hari sabtu sore atau minggu ataukah kita pergi ke acara lain demi hubungan bisnis,
demi hubungan keluarga, demi hiburan refreshing keluarga,
demi hubungan teman, dan demi-demi hal lainnya.


atau hal lain seperti misalnya :
mengapa pendalaman Alkitab atau pendalaman iman sepi didatangi umat katolik, 
yang lebih memilih mengikuti novena, doa rosario di lingkungan dan di gereja?

ini menunjukan masih mengandalkan pemikiran dan keyakinan diri sendiri bahwa 
yang doa rosario/novena lebih berguna bagiku daripada mau lebih mengenal Yesus 
supaya tahu mana yang Yesus tidak berkenan kita lakukan mengakibatkan kita berdosa. 

berdoa untuk mendapatkan berkat Tuhan adalah baik adanya namun lebih penting dan berharga kita mencari dan mendapatkan Pemberi berkat yaitu Yesus Kristus. 

KEDUA 

ayat 10
Roh Kudus menginsafkan dunia akan kebenaran karena Yesus pergi kepada 

Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi


kebenarannya adalah Bapa mengutus Yesus dan Yesus mengutus Roh Kudus.
sungguh sangat dalam untuk dimengerti mengenai TriTunggal MahaKudus.
masih banyak yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan tetapi mengakui Yesus adalah nabi yang diutus Allah termasuk masih ada umat kristiani berpandangan demikian. 

memang masih saja orang mempersoalkan diluar hal utama dan menganggapnya lebih penting memperbincangkan apakah Yesus itu Tuhan ataukah Yesus itu nabi?
bukankah lebih penting, kita belajar dari sikap hidup Yesus dan kita belajar dari 
perbuatan kasih Yesus.
 

kedua hal ini jauh lebih penting kita terapkan dan lakukan disepanjang hidup kita 
daripada berdebat seolah-olah pendapat dan pemikiran bahwa Yesus adalah 
nabi adalah yang paking benar.
umpama betul pendapat bahwa Yesus adalah nabi, tunjukkan bahwa kita juga mau 
berbuat seperti Yesus yang rela dirinya disiksa dan disalib demi membela orang.
tidak itu saja yang dilakukan Yesus, bisa ga kita berbuat kasih seperti yang Yesus lakukan?


orang mah paling getol mengkritik dan mencela orang lain tapi dia sendiri malah 
tidak berbuat apa-apa ...
tiada kebenaran sejati di dala  dunia ini selain ada pada diri Yesus.
Kebenaran sejati ada ditangan Tuhan!  


KETIGA

ayat 11
Roh Kudus menginsafkan dunia akan penghakiman karena penguasa dunia ini 

telah dihukum 


siapa yang dimaksud penguasa dunia? 
menurut Yesaya pasal 14, ada yang menafsirkan bahwa bumi kita ini dikuasai oleh 
Lucifer atau putra fajar atau lebih familiar disebut Iblis cs.
jika kita cermati perikop pencobaan di padang gurun dimana Yesus dicobai Iblis hingga 3x (Matius 4:1-11), dan salah satunya ada tertulis begini :

Matius 4:9
Iblis berkata kepada Yesus : semua kerajaan dunia dengan kemegahannya akan
kuberikan kepadaMu jika Engkau sujud menyembah aku
.


bisa dikatakan bahwa dunia ini dikuasai oleh namun telah dihukum.
Roh Kudus mengingatkan kita akan ada penghakiman bila kita masih terikat dengan 
dunia ini yang penuh dengan keinginan-keinginan kedagingan (Galatia 5:19-21). 

Semoga renungan hari ini semakin meneguhkan iman dan menyadarkan kita 
akan peranan Roh Kudus sungguh nyata dan jangan pernah meragukanNya.
kita umat katolik memang belum sepenuhnya memahami peranan Roh Kudus, 
karena masih banyak yang takut dan curiga terhadap sesuatu yang berhubungan 
dengan pekerjaan Roh Kudus.
lebih baik percaya saja bahwa Roh Kudus diutus Yesus untuk menyertai kita dan 

membawa kita kepada kebenaran sejati dari Allah.

RENUNGAN HARIAN RABU 13 MEI 2015

Kisah 17:15,22-18:1 
Yohanes 16:12-15
Mazmur 148:1-2,11-14 


Bacaan Injil Yohanes hari ini melanjutkan tentang pekerjaan yang dilakukan Roh Kudus 
yang diutus Yesus, setelah Yesus pergi ke Bapa.

Ada beberapa hal yang dilakukan Roh Kudus :
PERTAMA
ayat 13
Roh Kudus akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran sebab Ia tidak 

berkata-kata dari diriNya sendiri tetapi segala sesuatu yang didengarNya. 

itulah yang akan dikatakanNya dan Ia akan memberitakan kepadamu 
hal-hal yang akan datang.
jadi Roh Kudus memberitakan :
a. semua yang telah dikatakan Yesus
b. hal-hal yang akan datang


KEDUA
ayat 14
Roh Kudus akan memuliakan Aku sebab Ia akan memberitakan kepadamu
apa yang diterimanya daripadaKu.


dari beberapa pengalaman memberitakan Injil, ada fenomena menarik diperhatikan yaitu :
lebih diterima bicara tentang Yesus daripada bicara tentang Roh Kudus di kalangan Katolik,

mengapa demikian?
sepertinya membicarakan Roh Kudus dihindari; mungkin apakah takut atau super hati-hati ataukah ada kekhawatiran kebenaran siapa Roh Kudus itu?
jangan-jangan bukan Roh Kudus tetapi roh lain.


meski sering dikatakan bahwa Bunda Maria adalah  yang pertama kali karismatik 
tetapi kecendrungan menghindari bicara tentang Roh Kudus masih terjadi 
di sebagian umat Katolik.

Bacaan Injil Yohanes minggu ini adalah jawabannya, terutama perkataan Yesus pada 
pasal 16. dikatakan bahwa Yesus mengutus Roh Kudus.
jadi Roh Kudus yang memegang peranan penting dalam kehidupan kita setelah 
Yesus pergi ke Bapa (hari kamis nanti kita rayakan hari kenaikan Yesus). 

Kita bisa lihat bagaimana Roh Kudus mengubah Petrus dan para Rasul lainnya menjadi berkobar iman percayanya kepada Yesus Kristus, justru setelah menerima pencurahan 
Roh Kudus pada hari Pentakosta (baca Kisah pasal 2). 

Karya Roh Kudus bisa kita baca sepanjang kitab Kisah para Rasul dan terus berkembang hingga saat kini, bahkan seterusnya hingga akhir jaman.  
Konsili Vatican ke dua, gereja Katolik membuka pintu seluas-luasnya bagi umat Katolik 
supaya membuka diri bagi Karya Roh Kudus yang telah berabad lamanya 
gereja Katolik menutup diri.

Evangelisasi terjadi dimana-mana dan karya Roh Kudus membahana di seluruh dunia.
kita harus membiarkan Roh Kudus menjamah dan memasuki kehidupan kita.
dengan mengalami Roh Kudus secara nyata maka diharapkan terjadi transformasi dalam
diri kita dan diharapkan menghasilkan buah buah roh didalam kehidupan kerohanian kita.

geeja katolik dikatakan ibaratnya raksasa yang sedang menggeliat dari tertidur, oleh karena
Roh Kudus dibatasi karyaNya.


memang masih banyak yang belum mau  membiarkan dirinya dijamah Roh Kudus
bukan hanya umat saja, tetapi rohaniwan juga masih belum sepenuhnya mau menerima
bagaimana peranan Roh Kudus berkarya.


Semoga keterbukaan hati kita menerima karya Roh Kudus yang dinyatakan dalam diri kita
semakin terbuka dan tidak diliputi keraguan lagi.


Ingat, apa yang dikatakan Yesus tentang peranan  Roh Kudus, 
jangan sampai kita takut dan curiga demikian pula hendaknya kita tidak semena-mena
mengatas-namakan Roh Kudus demi kepentingan diri sendiri atau kepentingan komunitasnya


Pekerjaan atau karya Roh Kudus senantiasa memuliakan Allah sebab Roh Kudus 
melakukan pekerjaan sesuai kehendak Allah.
Yohanes 16:15
segala sesuatu yang Bapa punya adalah Aku punya sebab itu Aku berkata :
Roh Kudus akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya daripadaKu
.

RENUNGAN HARIAN KAMIS 14 MEI 2015

Kisah 1:1-11
Markus 16:15-20
Mazmur 47:2-3,6-9
​Hari ini kita memperingati hari raya kenaikan Yesus ke sorga. 
bacaan Injil Markus maupun bacaan dari Kisah para rasul hari ini
menjelaskan mengenai beberapa hal, yaitu :

PERTAMA 
dijelaskan bagaimana peranan Roh Kudus mengurapi para murid dan
memberikan kuasa supaya mereka menjadi saksi-saksi Kristus.

Kisah 1:8
kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan
kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan
Samaria dan sampai ke ujung bumi.
Injil Markus pasal 16, ayat 17-18 menjelaskan bahwa tanda-tanda yang
menyertai bagi orang percaya akan diberi kuasa untuk mengusir setan,
menyembuhkan penyakit, meskipun tidak disebutkan bahwa kuasa itu
adalah kuasa Roh Kudus (seperti yang disebut kisah 1:8 diatas).
KEDUA
para murid diminta untuk pergi memberitakan Injil dan membaptis orang
yang percaya kepada Yesus.
Markus 16:15, 20
Yesus berkata kepada mereka:
pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk
siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi
siapa yang tidak percaya akan dihukum.

merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan
Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu
dengan tanda-tanda yang menyertainya.
KETIGA
dikatakan bahwa Yesus naik ke Sorga, setelah selama 40 hari Yesus
berulangkali menampakan diri dihadapan para murid dan saat Yesus
terangkat ke Sorga juga disaksikan para murid.

Kisah 1: 9-11
sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Yesus disaksikan oleh
mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba
berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan 
berkata kepada mereka: "hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu
berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga
meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama
seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."
Markus 16:19
sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka,
terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.
APA YANG DAPAT KITA RENUNGKAN
setiap orang percaya kepada Yesus, sudah tahu tentang peringatan
hari kenaikan Yesus ke Sorga karena setiap tahun kita rayakan.
apa maknanya bagi kita ?
sepertinya biasa-biasa saja,
namun jika kita dalami makna hari kenaikan Yesus ke sorga ini dan
nanti beberapa minggu lagi kita juga memperingati hari Pentakosta, maka
kita akan mendapatkan suatu pemahaman tentang peranan Roh kudus
yang melanjutkan karya Yesus untuk menyelamatkan manusia.
memang Yesus sudah naik ke Sorga,
namun kita justru sangat membutuhkan Roh Kudus didalam hidup kita.
dan sayangnya masih banyak orang katolik yang "tidak mengenal"
peranan Roh Kudus yang menuntun dan membimbing jalan kehidupan
agar tidak tersesat dan sampai ke tujuan ke rumah Bapa di Sorga.
sudah bukan waktunya lagi, orang meragukan apakah benar masih ada
Roh Kudus yang berkarya di jaman sekarang ini.
keraguan atau ketidak-tahuan tentang Roh Kudus yang membuat orang
tidak mengetahui bahwa tanpa kuasa Roh Kudus maka kita tidak akan
mampu berbuat apa-apa, terutama menjalankan tugas perutusan kita
seperti yang Yesus katakan di dalam Injil Markus hari ini supaya kita
memberitakan Injil, menyembuhkan berbagai penyakit, dan mengusir
setan serta membebaskan diri dari kuasa roh jahat.
jika masih ragu-ragu atau takut salah tentang Roh Kudus, maka sebaiknya
kita melakukan beberapa hal, seperti dibawah ini :
langkah pertama
baca dan pelajari bagaimana Roh Kudus berkarya
di kitab para rasul khususnya dan kitab-kitab yang ditulis Rasul Paulus
meskipun di kitab lain juga ada yang menuliskan tentang Roh Kudus.

langkah kedua
ikuti pengajaran tentang peranan Roh Kudus melalui seminar rohani
biasanya Seminar Hidup Dalam Roh Kudus (SHDRK) dan seminar lainnya. 
baca buku-buku rohani tentang Roh Kudus, banyak cara lain yang dapat
kita ketahui tentang Roh Kudus, asalkan kita sungguh-sunguh mau tahu
dan membutuhkan Roh Kudus di dalam hidup kita.

langkah ketiga
setelah itu berdoalah meminta hikmat dan urapan Roh Kudus.
banyak kesaksian dari mereka yang meminta Roh Kudus supaya
menerangi pikiran dan mengalami jamahan Roh Kudus, bahkan
tidak sedikit diberikan kuasa Roh Kudus tercurah didalam diri mereka.
buktikan dan alami sendiri !
Lukas 11:13b
.... Bapa akan memberikan Roh Kudus
kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

semula saya juga ragu-ragu apakah benar kuasa Roh Kudus itu
masih terjadi di jaman sekarang ini, tadinya saya pikir hanya terjadi
di jaman Yesus saja dan cuman ada di Alkitab.
suatu hari di akhir tahun 1998, untuk pertama-kali saya hadir mengikuti
seminar hidup dalam Roh Kudus dan mengalami jamahan Roh Kudus
yang tidak dapat saya lupakan sepanjang hidup ini.
saat itu saya mengikuti mulai dari sesi pendahuluan hingga sesi ketujuh
karena didasari ingin mengetahui kebenaran, apa betul Roh Kudus itu
sungguh nyata dan saya memohon dan meminta supaya mengalami
jamahan Roh Kudus.
singkat cerita, sungguh luar biasa yang terjadi pada diri saya...
dan sampai sekarang saya begitu bersyukur kepada Roh Kudus
yang senantiasa menyertai, menuntun, menghibur, menegor, dan
mencurahkan Roh-Nya, memberikan karunia Roh, dan yang lainnya.
(anda harus mengalami Roh Kudus, sulit menjelaskan dengan kata-kata).
tanpa Roh Kudus, saya tidak akan mampu untuk menulis renungan dan
mewartakan firman / sabda Tuhan.
seringkali saya di-ingatkan Roh Kudus melalui pikiran saya dipenuhi oleh
bahan-bahan yang akan ditulis dan juga yang akan saya bicarakan
di depan banyak orang untuk mewartakan firmanNya. 

selain itu, banyak hal di dalam hidup sehari-hari mengalami pertolongan
dari Roh Kudus ... berdoa kepada Roh Kudus adalah sama seperti
berdoa kepada Tuhan Yesus.
(sekali lagi kita harus memahami peranan TriTunggal MahaKudus).
Semoga kita memaknai hari kenaikan Yesus ke sorga dengan lebih
memahami sungguh-sungguh bahwa Yesus sudah mengutus Roh Kudus 
untuk menyertai kita di sepanjang hidup ini. 
dengan kita mempercayai Yesus berarti kita juga mempercayai hidup kita
dibimbing dan dituntun oleh Roh Kudus.

RENUNGAN HARIAN JUMAT 15 MEI 2015

Kisah 18:9-18
Yohanes 16:20-23a
Mazmur 47:2-7 
Bacaan Injil Yohanes hari ini mengenai perikop tentang dukacita yang
mendahului kemenangan bagian pertama dan akan dilanjutkan
bagian kedua buat bacaan Injil esok hari sabtu 16 Mei 2015.
Yesus mengatakan bahwa : Aku berkata kepadamu: sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita (ayat 20).
dunia disini menunjukkan hal-hal yang bersifat duniawi; mengutamakan
kesenangan tubuh dan kesenangan jiwa tetapi mengabaikan rohani
ada dua makna terkandung di dalam ayat 20 ini :
Pertama

dunia tidak suka melihat orang hidup di dalam kebenaran Tuhan
(ayat 20a  ... dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita ...)
seperti itulah yang dimaksudkan ayat 20a ini dimana dunia tidak suka
melihat orang hidup di dalam kebenaran Tuhan.
saat orang benar "berduka-cita" atau sedang mengalami penderitaan
maka mereka akan mengejek dan melecehkan orang yang memegang
teguh kebenaran Tuhan.
Yesus sudah memperingatkan bahwa dunia bukan saja tidak suka
kepada kita, bahkan dunia membenci kita karena taat mematuhtiNya. 
Lukas 6:22 
berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu,
dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak
namamu sebagai sesuatu yang jahat.

Kedua
penderitaan (masalah hidup atau ujian/pencobaan hidup) yang sedang
dialami pasti akan berakhir jika kita hidup di dalam kebenaran Tuhan
dan berserah kepada Tuhan.
( ayat 20b  ....  dukacitamu akan berubah menjadi sukacita .... )
kita pasti pernah mengalami krisis di dalam kehidupan kita dan
bagaimana cara meresponi krisis tersebut menentukan berapa lama
kita berada dalam tekanan pusaran krisis.
semakin menjauh dari Tuhan, dengan menggunakan kemauan sendiri
dan enggan hidup menuruti kebenaran firman / sabda Tuhan maka
akan lama waktunya kita keluar dari krisis dan mengalami sukacita.
Yusuf, anak Yakub (Kejadian pasal 37 sd 41) mengalami perlakuan
tidak adil dari saudara-saudaranya yang iri hati kepadanya sehingga
ia dibuang di sumur, kemudian dijual ke Mesir menjadi pelayan Potifar.
ia dimasukan penjara karena difitnah istri Potifar yang mengajaknya tidur bersamanya tetapi Yusuf menolaknya karena ia hidup didalam kebenaran Allah dan tidak mau berbuat dosa kepada Allah.
Kejadian 39:9b
... bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini
dan berbuat dosa terhadap Allah?
oleh karena ketaatannya maka Allah senantiasa menyertai Yusuf disaat
ia mengalami penderitaan di penjara
Kejadian 39:21
Tuhan menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya,
dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.


hingga pada akhirnya Yusuf diangkat menjadi penguasa Mesir
Kejadian 39:43b
....  demikianlah Yusuf dilantik oleh Firaun
menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.
dari kisah Yusuf, kita dapat mengetahui bahwa Allah senantiasa
menyertai kita saat berada dalam tekanan permasalahan hidup
jikalau kita tetap setia kepada Allah dengan cara hidup didalam
kebenaranNya dan menolak segala tawaran duniawi yang selalu
mengiming-iming kesenangan tubuh dan kesenangan jiwa yang
sifatnya sementara namun menjerumuskan kita kedalam jurang
api neraka yang kekal.
Kesimpulan :
 
pada saat kita mengalami krisis, hendaknya tetap sabar dan tabah
sebab kita tahu Tuhan senantiasa menyertai dan menolong kita.
sebab krisis itu dimaksudkan supaya kita menjadi kuat menghadapinya
dan iman kita semakin teguh mempercayai Tuhan.
seperti seorang perempuan yang mengalami proses kelahiran anaknya
harus menahan sakit namun tidak pernah kapok untuk mengandung lagi
anak berikutnya karena ia tahu sakitnya sesaat saja dan setelah itu ia akan
bahagia melihat anaknya lahir.

Yohanes 16:21
seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi
sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya,
karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.

selanjutnya,
ada satu rahasia yang dibukakan Tuhan kepada orang yang percaya
kepadaNya menurut :
Lukas 8:10 
Yesus menjawab: kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia
Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam
perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat
dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.
bahwa jika kita mau keluar dari satu pintu yang akan membawa kepada
kehancuran dan mau memasuki pintu yang disediakan Tuhan karena
kita mau menuruti kehendak Tuhan.

RENUNGAN HARIAN SABTU 16 MEI 2015

Kisah 18:23-28
Yohanes 16:23b-28
Mazmur 47:2-3,8-10
Bacaan Injil Yohanes hari ini, Yesus berpesan kepada murid-muridNya
bahwa Ia akan meninggalkan dunia ini dan pergi ke Bapa sehingga
pada saat itu mereka akan berdoa di dalam nama Yesus.
selama ini para murid berdoa kepada Allah, dan mereka belum mengerti
bahwa akan tiba saatnya Yesus tidak lagi bersama-sama dengan mereka.

Yohanes 16:24
sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku.
mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Yesus menjelaskan bahwa Ia datang dari Bapa ke dunia dan akan
meninggalkan dunia ini untuk pergi ke Bapa.
Yohanes 16:28
Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia;
Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.
sebelumnya Yesus sudah menjelaskan berulangkali bahwa Ia datang diutus Bapa 
(Yohanes 7:28) dan juga menjelaskan bahwa setelah Ia pergi
maka Roh Kudus datang (Yohanes 16:13-14).
bisa kita bayangkan bagaimana tanggapan para murid mendengar
perkataan dan pengajaran Yesus tentang hubungan diriNya dengan Bapa
dan juga hubungan diriNya dengan Roh Kebenaran (=Roh Kudus).
selanjutnya,
dikatakan bahwa mintalah didalam nama Yesus (ayat 24) dan
berdoalah didalam nama Yesus (ayat 26) maka kamu akan menerimanya.
Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Filipi mengatakan bahwa
Allah meninggikan dan mengaruniakan nama Yesus diatas segala nama
di seluruh alam semesta.

Filipi 2:9
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
kita tidak perlu ragu-ragu atau takut salah bila berdoa menyebut dalam nama Yesus sebab berdoa dalam nama Yesus itu sangat besar kuasaNya.
di kalangan katolik sepertinya "tidak biasa" ketika berdoa mengucapkan kata : dalam nama Yesus atau dalam nama Tuhan Yesus.
kalau ada yang berani berdoa mengucapkan dalam nama Yesus
sepertinya meniru-niru cara berdoa umat kristen protestan yang sangat
familiar berdoa dengan mengucapkan : dalam nama Yesus.
menurut saya,
masalah kosa kata seharusnya tidak menjadi halangan dalam berdoa
yang penting esensi doa itu lebih utama dalam berdoa kepada Yesus.

Semoga kita semakin mau menjalin hubungan mesra dengan Bapa, Yesus, Roh Kudus melalui doa dan menghidupi SabdaNya
didalam hidup kita sehari-hari. Amin.