Sabtu, 27 Agustus 2016

TERGERAK BELAS KASIHAN












Sabtu, 27 Agustus 2016

Ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: 
"Jangan menangis!"  
              (Lukas 7:13) 

Setiap ada kematian, suasana berduka terlihat pada keluarga yang ditinggalkan dan jerit tangis memilukan terdengar. 

Yang patut dikasihani adalah keluarga, merasa kehilangan orang yang dicintai atau kehilangan anggota keluarga. 

sedangkan yang mati/meninggal dunia sudah selesai urusannya di dunia ini dan menunggu saat penghakiman tiba untuk mempertanggung-jawabkan perbuatan yang dilakukan selama masih hidup. 

Orang bijak mengatakan

pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya. (Pengkotbah 7:2) 

Suatu peringatan bagi kita yang hidup bahwa kematian pasti akan kita alami maka dari itu sering-seringlah kita pergi ke rumah duka supaya kita sadar..sadar dan tidak takabur hidup semau gue mengejar kepuasan hawa nafsu daging atau menumpuk harta dunia untuk membangun dinasti keluarga di dunia. 

Bacaan Injil Lukas hari ini mengisahkan seorang janda di kota Nain menangisi kematian anaknya satu-satunya alias anak tunggalnya. 

Lukas 7:12 
Setelah Yesus dekat pintu gerbang kota Nain, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu

Kemungkinan janda ini sepertinya pandai bergaul atau bersikap ramah atau murah hati suka menolong orang lain sehingga ketika anaknya mati maka banyak orang atau masyarakat menolongnya. 

Yesus kasihan melihat kesedihan hati janda ini dan segera menolong dengan menghidupkan kembali anaknya. 

Lukas 7:14-15 
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!" Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya

Saya teringat beberapa tahun lalu pernah mendengar kesaksian dari anak seorang bapak yang semasa hidupnya banyak menolong mengurusi penguburan orang lain sampai keluar surat akte kematian tanpa memungut bayaran sepeserpun. 

Ketika bapak ini meninggal dunia.... 
saya lihat pemutaran videonya, 
begitu banyak orang hadir melayat saat pemakaman bapak ini dari berbagai kalangan, termasuk kalangan orang kaya karena mereka berhutang budi pernah dibantu bapak ini mengurusi penguburan anggota keluarga mereka. 

Anak dari bapak yang baik hati ini sangat tidak menyangka sebab berkat kebaikan bapaknya; banyak orang menyumbang dana buat keperluan biaya pemakaman dan bahkan ada donatur memberikan uang untuk keperluan hidup mereka selama setahun. 

Lihatlah, buah dari kebaikan pasti terjadi pada siapa saja yang rela dan tulus hati membantu kebutuhan sesama. 

Galatia 6:2 
Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. 

Efesus 4:2
Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. 

Kembali kepada janda yang merasakan kehilangan orang yang dicintainya dimana sebelumnya ditinggal pergi oleh suaminya dan sekarang anaknya mati. 

Bisa dibayangkan perasaan kehilangan yang dialami janda ini sebab sekarang ia harus menerima kenyataan hidup seorang diri tanpa suami dan anaknya. 

Itu sebabnya kenapa kita dinasehati supaya hidup saling menolong sebab kita tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain dan sebaliknya orang lain juga membutuhkan bantuan kita

Roma 14:7-8 
Sebab tidak ada seorangpun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorangpun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan. 

Kita sering mendengar bahwa kita harus memiliki hati yang penuh belas kasihan kepada orang lain yang sedang dalam kesusahan dan penderitaan. 

Jika kita pernah mengalami kesusahan maka kita pasti tahu betapa menderita mengalami kesulitan hidup maka hati kita tergerak belas kasihan dan segera ringan tangan dan bermurah hati kepada orang lain yang menderita. 

Filipi 2:4 
Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga

REFLEKSI DIRI 

Semoga kita bertindak dan tidak sekedar bicara tentang belas kasihan dan kasih kepada orang lain. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ ============

Kalender Liturgi Katolik 
PW St Monika 
Warna Liturgi : Putih 

1 Korintus 1:26-31 
Mazmur 33:12-13,18-21 
Lukas 7:11-17 
BcO : Efesus 6:1-9 

============= ☆☆☆ ============

Jumat, 26 Agustus 2016

KOTBAH AKHIR JAMAN (BAGIAN-2)









Jumat, 26 Agustus 2016

Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya. 
          (Matius 25:13)


Melanjutkan Kotbah akhir jaman, kali ini Yesus memakai perumpamaan tentang: 

GADIS BIJAKSANA DAN GADIS BODOH 

A. PERSIAPAN MENYONGSONG 
     MEMPELAI LAKI-LAKI 

Matius 25:1-4 
Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka

mempelai laki-laki = Yesus Kristus 

Ke-5 gadis bijaksana dan 5 gadis bodoh mempersiapkan diri dengan membawa pelita sambil menantikan kedatangan mempelai laki-laki. 

Namun ke-5 gadis bodoh ternyata tidak membawa cadangan minyak dan hanya mengandalkan minyak yang ada di pelita yang bisa menyalakan pelita sebentar. 

Sama halnya, 
Pada saat di baptis, Roh Kudus tercurah dan bersemayam di dalam diri kita. 

Umat Perjanjian Lama dijanjikan akan diberikan hati yang baru dan hati yang taat supaya mereka menjadi umat Allah. 

Yehezkiel 11:19-20 
Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat, supaya mereka hidup menurut segala ketetapanKu dan peraturan-peraturanKu dengan setia; maka mereka akan menjadi umatKu dan Aku akan menjadi Allah mereka

Janji Allah digenapi dalam diri Yesus dan sejak saat itu sampai selama-lamanya, berlaku bagi siapa saja yang percaya kepada Yesus dan dibaptis dalam nama Bapa-Putera-Roh Kudus maka otomatis Roh Kudus tercurah pada saat dibaptis. 

Yohanes 14:16 
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya 
Ia menyertai kamu selama-lamanya, 
yaitu Roh Kebenaran

Ironinya, orang beriman kristiani setelah dibaptis, di hari-hari selanjutnya mulai cenderung memadamkan Roh Kudus karena fokus pada keinginan kedagingan

minyak dalam buli-buli menggambarkan orang beriman kristiani (katolik/kristen) yang telah mengalami transformasi dan telah diubahkan pikiran dan hatinya serupa dengan pikiran dan hati Kristus

Roma 12:2 -> (Transformasi)
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna

Filipi 2:5 
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus..

5 gadis bodoh tidak membawa minyak menggambarkan umat kristiani

a. tidak menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan 
b. tidak tekun berusaha mengenal kehendak Tuhan (Firman Tuhan) 
c. tidak membangun relasi intim dengan Tuhan 
d. menganggap cukup ikut misa ekaristi di gereja seminggu sekali 
e. merasa cukup berdoa Bapa Kami, Salam Maria, dan Kemuliaan. 
f.  cenderung fokus menjalani hidup menuruti keinginan daging/duniawi 

5 gadis bijaksana membawa minyak menggambarkan umat kristiani

a. cenderung mau menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan 
b. berusaha dengan tekun mengenal kehendak Tuhan (Firman Tuhan) 
c. relasinya intim dengan Tuhan 
d. aktif terlibat dalam komunitas rohani 
e. aktif terlibat dalam pelayanan rohani 
f.  buah-buah Roh nampak pada dirinya 
g. cenderung fokus pada keinginan roh 


B. MENUNGGU MEMPELAI LAKI-LAKI 

Matius 25:5 
Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur

Menunggu kedatangan Yesus keduakali entah kapan waktunya tiba dan kita butuh kekuatan ekstra supaya mampu berjaga-jaga dan bersiap sedia manakala mempelai laki-laki tiba-tiba datang. 

5 gadis bijaksana dan 5 gadis bodoh dikatakan semua tertidur. 
Apa maksudnya? 

tertidur disini adalah bukan berarti kurang berjaga-jaga atau tidak bersiap sedia karena ke 5 gadis bijaksana telah menyiapkan minyak agar pelitanya terus menyala. 

tertidur maksudnya hendak menunjukan saat kita sedang mengerjakan urusan dunia, yaitu saat bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga dan untuk membantu kegiatan pelayanan, menolong orang lain, dan sebagainya. 

tertidur bisa berarti kita beristirahat dan tidur 6-8 jam sehari dan juga kita makan-minum supaya tubuh kita segar kembali setelah bekerja cari duit dan melakukan tugas pelayanan. 

Jadi jelaslah 5 gadis bijaksana tertidur, bukan berarti mereka tidak berjaga-jaga dan tidak bersiap sedia. 

Sebab begitu mempelai laki-laki datang, ke-5 gadis bijaksana ini segera siap dan masuk ke ruang Perjamuan Kawin. 

Matius 25:6-7 
Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka

Ke-5 gadis bodoh bermaksud hendak masuk ke ruang Perjamuan Kawin tetapi pelitanya hampir padam dan tidak ada minyak agar terus menyala dan mereka meminta minyak kepada ke-5 gadis bijaksana tetapi ditolak. 

Matius 25:8 
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. 

Kita tidak bisa mengatakan ke-5 gadis bijaksana itu egois dan tidak ada kasih karena tidak mau memberikan minyak kepada ke-5 gadis bodoh yang meminta kepada mereka. 

Matius 25:9 
Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. 

Setiap orang bertanggung-jawab atas dirinya sendiri, atas perbuatannya sebab pada saat akhir jaman, waktunya segera tiba-tiba datangnya dan tentu kita tidak bisa menolong orang lain. 

Roma 14:12 
Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah. 


C. MEMPELAI LAKI-LAKI DATANG 

Matius 25:6 
Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! 

Saat kedatangan Yesus tiba maka kita harus segera masuk ke dalam ruang perjamuan kawin sebab segera pintunya langsung ditutup

Jika anda berleha-leha dan tidak serius mempersiapkan diri maka dipastikan terlambat untuk berbenah diri dan maaf anda kehilangan kesempatan dan tidak dapat masuk ke ruang perjamuan kawin seperti 5 gadis bodoh tersebut. 

Dan ke-5 gadis bodoh berusaha membeli minyak namun sia-sia karena pintu ditutup dan mereka tidak bisa masuk. 

Matius 25:10 
Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup

Artinya, pintu sorga tertutup rapat untuk orang-orang beriman kristiani karena sudah diperingatkan bahwa saat Yesus datang kedua-kali maka penghakiman terjadi dimana Malaikat memisahkan orang benar yang hidup di dalam Tuhan dengan orang jahat yang tidak mau hidup di dalam Tuhan. 

Matius 13:41-43 
Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikatNya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam KerajaanNya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar! 

Iiiihhhh seram, sangat mengerikan !!! 
hayo bertobat sebelum terlambat !!! 
Jangan tidak percaya kepada firman sebab pasti terjadi bila saatnya tiba. 

Mazmur 33:4 
Firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakanNya dengan kesetiaan. 

Lebih baik ikuti saja apa kata Firman Tuhan yang tertulis di Alkitab dan tidak perlu beralasan bahwa tidak sempat membaca/merenungkan Firman Tuhan atau berdalih bahwa kita orang katolik tidak lazim membaca Alkitab seperti orang kristen (maaf, pendapat ini keliru) 

Berjuanglah mengerjakan keselamatan dengan tekun dan sepenuh hati sampai detik-detik terakhir meninggalkan dunia ini; seperti yang dialami rasul Paulus. 

2 Timotius 4:7-8 
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hariNya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya. 


REFLEKSI DIRI 

Apakah aku berjuang keras dan tekun mengerjakan panggilan Tuhan untuk melaksanakan tugas perutusan yakni memberitakan Injil Kerajaan Sorga (Matius 28:19-20) dan tugas pelayanan yang Tuhan suruh? 

Apakah aku sudah bersiap sedia segera menyambut Mempelai laki-laki dan segera masuk ke ruang Perjamuan Kawin Anak Domba (=Yesus Kristus) ? 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ ============

Kalender Liturgi Katolik 
Hari Biasa 
Warna Liturgi : Hijau 

1 Korintus 1:17-25 
Mazmur 33:1-2,4-7 
Matius 25:1-13 
BcO : 1 Timotius 3:1-16 

============= ☆☆☆ ============

Kamis, 25 Agustus 2016

KOTBAH AKHIR JAMAN (BAGIAN-1)






Kamis, 25 Agustus 2016

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. 
            (Matius 24:46)


Dalam Injil Matius pasal 24-25, Yesus menyampaikan kotbah tentang akhir jaman yang menasehati kita sekaligus memperingatkan agar kita berjaga-jaga akan tiba saatnya Anak Manusia datang menghakimi perilaku orang-orang yang percaya kepadaNya. 

Matius 24:42 
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. 

Tuhanmu artinya ditujukan kepada orang yang mengaku Yesus adalah Tuhan atau dengan kata lain adalah umat kristiani. 

Yesus mengumpamakan seperti pencuri yang datang pada saat tuan rumah atau yang punya rumah sedang tidak siap sedia karena tidak tahu kapan persis waktunya si pencuri beraksi. 

Matius 24:43-44 
Ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. 

Hari ini kita mencoba mengupas setiap perkataan Yesus; ayat demi ayat untuk menemukan makna terdalam sebab Yesus memakai perumpamaan untuk menjelaskan tentang akhir jaman, yaitu perumpamaan tentang : 

1) hamba setia dan hamba jahat 
2) 5 gadis bijaksana dan 5 gadis bodoh 

HAMBA SETIA DAN HAMBA JAHAT 

Matius 24:45 
Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? 

Hamba  = orang percaya / kristiani 
tuannya = Tuhan Yesus 

Jelaslah perumpamaan ini ditujukan kepada umat kristiani atau orang-orang yang percaya kepada Yesus dan bukan untuk umat non kristiani. 

Diantara hamba, tentu ada yang setia dan ada yang jahat; demikian juga kita yang percaya kepada Yesus; ada yang berperilaku baik dan setia kepada Yesus namun ada juga yang berperilaku jahat dan tidak setia kepada Yesus. 

Yesus dengan tegas memisahkan siapa hamba yang setia dan siapa hamba yang jahat dari perilaku/perbuatan hamba. 

Pada ayat 46 dikatakan oleh Yesus bahwa hamba setia adalah hamba yang sedang mengerjakan tugas yang disuruh tuannya

Kriteria hamba setia sangat jelas yaitu : 
1) dalam keadaan sedang bekerja 
2) bekerja sesuai perintah tuannya 

Tidaklah benar bila ada pandangan yang mengatakan : yang penting pelayanan. 
Belum tentu menurut kita sudah lakukan pelayanan namun ternyata pelayanan itu bukan Tuhan yang suruh. 

Seringkali kita tidak bertanya dulu : 
apakah betul Tuhan setuju kita lakukan tugas pelayanan yang kita rencanakan dan menurut kita adalah baik??? 

Selanjutnya, Yesus menjelaskan perilaku dan perbuatan hamba yang jahat. 

Matius 24:48-49 
Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk. 

Hamba yang jahat adalah orang beriman kepada Yesus tetapi menjalani hidup bertentangan dengan kehendak Tuhan. 

Dikatakan bahwa hamba yang jahat itu

1) memukul hamba-hamba lain 

misalnya : 
bila ada orang beriman kesana kemari bertengkar dan ribut dengan sesama umat kristiani dan mengklaim dirinya paling benar; lalu bertindak semaunya menekan umat kristiani lainnya. 

2 Timotius 2:23-24 
Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran, sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. 

Dalam pelayanan cenderung terjadi perdebatan yang diakhiri pertengkaran karena kita terpancing emosi melihat perilaku orang lain yang terlibat dalam pelayanan yang bertindak memaksakan keinginannya harus dituruti. 

Seandainya terjadi seperti ini maka kita harus segera menarik diri keluar dari konflik perbedaan kepentingan dan segera menyadari untuk kendalikan diri supaya tidak semakin tenggelam dalam pertengkaran yang akan mengakibatkan kita jatuh dalam dosa amarah dan dosa tidak mau mengampuni orang tersebut. 

2) makan minum dengan pemabuk 

misalnya : 
setiap hari mencari kenikmatan dan kepuasan dengan berpesta-pora dan mengumbar hawa nafsu kedagingan. 

Roma 13:13 
Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. 

Ini yang dikatakan rasul Paulus adalah tabiat orang rohani yang hidup dalam keduniawian. 

1 Korintus 3:1-3 
saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya. Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? 

Hal kerohanian diperlakukan sebagai bagian pelengkap saja sebab hal keduniawianlah fokus hidupnya. 

Kemudian, 
Yesus menegaskan hamba jahat itu akan menerima hukuman mengerikan. 

Matius 24:50-51 
maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. 

Pertanyaannya adalah : 
apa makna terdalam dari perumpamaan tentang hamba setia dan hamba jahat? 

JADILAH HAMBA YANG SETIA 

Kita masing-masing bekerjalah lebih giat lebih sungguh-sungguh mengerjakan tugas pelayanan/perutusan yang Tuhan kehendaki agar kita melakukannya. 

Filipi 2:12-14 
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan...

Dengan menjadi hamba setia berarti kita menjaga diri kita bersiapsedia selalu mengerjakan tugas yang disuruh Tuhan. 

Hamba setia akan menerima pujian dari tuannya dan memperoleh kebahagian sebab telah menyukakan hati tuannya. 

Demikian pula kita yang berlaku seperti hamba setia, akan memperoleh pujian dari Tuhan dan kehidupan kekal di Sorga

Yohanes 5:24 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataanKu dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup

REFLEKSI DIRI 

Apakah aku mengerti kehendak Tuhan dan mengerjakan tugas pelayanan dan tugas perutusan yang diperintahkanNya seperti seorang hamba yang setia? 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ ============

Kalender Liturgi Katolik 
Yosef dr Calasanz 
Warna Liturgi : Hijau 

1 Korintus 1:1-9 
Mazmur 145:2-7 
Matius 24:42-51
BcO : 1 Timotius 2:1-15 

============= ☆☆☆ ============