Senin, 13 Januari 2020

KEPUTUSAN MENGIKUTI YESUS











SENIN, 13 JANUARI 2020

1 SAMUEL 1:1-8 

Hana menangis sedih karena mandul dan sering disakiti Penina. Elkana menghibur Hana, berkata: "Hana, mengapa engkau menangis dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu dari pada sepuluh anak laki-laki?" 

MAZMUR 116:12-14,17-19 

Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikanNya kepadaku? Aku akan mempersembahkan korban syukur kepadaMu dan menyerukan nama Tuhan. 

MARKUS 1:14-20 

Yesus berkata kepada Simon dan Andreas: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." lalu mereka segera mengikuti Yesus. 

RENUNGAN 

Mengikuti Yesus adalah suatu keputusan untuk menentukan pilihan hidup bersama dengan Yesus Kristus. 

Seperti halnya Hana diperhadapkan suatu kenyataan ia mandul sedangkan Penina yang juga istri suaminya mempunyai beberapa anak dan sering menyakitinya. 

Dalam kondisi seperti ini, Hana berusaha mempunyai anak supaya dapat bagian lebih dari suaminya meski sampai saat itu suaminya masih mengasihi dirinya. 

Kita lihat dua contoh diatas, bagaimana sikap Simon-Andreas dan sikap Hana mengambil keputusan yang menentukan masa depan hidup mereka. 

Banyak hal di dalam hidup ini dimana kita harus mengambil keputusan penting yang menentukan kesuksesan hidup sesuai yang kita inginkan. 

Terlebih keputusan yang menentukan keselamatan hidup yang bukan hanya di dunia ini saja tetapi juga untuk hidup kekal setelah meninggalkan dunia ini. 

Sebelum mengambil keputusan maka hendaknya kita renungkan terlebih dulu, apakah tujuan hidup yang kita inginkan? 

Karena kita sudah dibaptis sebagai umat kristiani berarti kita sudah memilih ikut Yesus maka hendaklah kita tetap fokus pada pilihan hidup kita dan jangan lagi memikirkan hidup diluar Kristus Yesus. 

Kolose 2:6-7 
Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. 

Masih banyak umat kristiani mencari-cari pedoman hidupnya dari ajaran-ajaran dan prinsip dunia padahal mengaku percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juga sebagai Juruselamat hidupnya namun keseharian hidupnya tidak mencari jalan kebenaran diajarkan Yesus sehingga tidak hidup di dalam kebenaran Tuhan. 

Yohanes 14:6 
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

Rasul Paulus mengingatkan agar tidak lagi mencari roh-roh dunia karena kamu sudah mengenal Allah. 

Galatia 4:9 
Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimanakah kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhambakan diri lagi kepadanya? 

Mau apalagi sih, sudah mengaku beriman pada Yesus Kristus tetapi masih percaya pada ramalan bintang, shio, ajaran leluhur menyembah roh dunia dan prinsip dunia. 

1 Yohanes 2:15 
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. 

Oleh sebab itu, jangan salah mengambil keputusan lain setelah beriman kepada Yesus sebab Anugerah hidup kekal akan hilang lenyap dicuri Iblis melalui ajaran dan prinsip kebenaran dunia. 

Jangan sampai menjual keselamatan hidup kekal di Sorga dengan kenikmatan duniawi yang sementara belaka, seperti dilakukan Esau menjual hak kesulungan karena tergoda menikmati sup kacang merah ditawarkan Yakub, saudaranya. 

Kejadian 25:33-34 
Kata Yakub: "Bersumpahlah dahulu kepadaku." Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya. Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Sabtu, 11 Januari 2020

YESUS ANDALAN HIDUPKU










SABTU, 11 JANUARI 2020

1 YOHANES 5:14-21 

Kita tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah yang mengabulkan doa kita dan memberi hidup yang kekal maka dari itu jangan lagi kita berbuat dosa. 

MAZMUR 149:1-6,9 

Biarlah mereka memuji-muji namaNya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepadaNya dengan rebana dan kecapi! Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. 

YOHANES 3:22-30 

Yohanes mengatakan tentang Yesus bahwa Yesus harus makin besar tetapi aku harus makin kecil sebab Ia adalah mempelai laki-laki dan juga Anak Allah. 

RENUNGAN 

Yesus harus makin besar artinya kita harus menempatkan Yesus di depan, bukan di belakang kita; dengan katalain, Yesus harus nomor satu di hidup kita. 

Kita harus membuka seluruh diri kita dan tidak ada bagian yang tidak dapat Yesus masuki di dalam kehidupan kita. 

Banyak orang memisahkan urusan rohani dengan urusan bisnis, artinya Yesus tidak boleh ikut campur atau ada yang mengira Yesus tidak tahu tentang urusan bisnis. 

Serahkan semua persoalan hidup yang kita hadapi kepada Yesus sebab Yesus adalah Allah dan DIA Maha Tahu segala bidang kehidupan (Mazmur 139) dan IA akan bertindak (Mazmur 37:5). 

Yesus adalah andalan hidup kita
Jangan kita mengandalkan kemampuan diri sendiri atau mengandalkan orang lain, apalagi mengandalkan kuasa lain diluar kuasa Allah yang akan mencelakakan diri kita bahkan terjerumus ke jirang maut. 

Yesuslah Sang Juruselamat (=Mesias) yang menyelamatkan kita dari maut dan yang mengAnugerahkan hidup kekal. 

Dosa kita telah ditebus Yesus dan kita adalah anak-anak Allah karena iman percaya kita kepada Yesus, maka dari itu jangan lagi berbuat dosa (1 Yoh 5:18). 

JADI 

Hendaklah kita hidup berkenan dihadapan Tuhan Allah supaya saat kita tinggalkan dunia ini kita masuk ke dalam hidup kekal dan tinggal di rumah Bapa di Surga. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Jumat, 10 Januari 2020

TUHAN SEMBUHKAN AKU














JUMAT, 10 JANUARI 2020

1 YOHANES 5:5-13 

Kesaksian tentang Anak Allah di dalam diri Yesus dan kesaksian Allah (Bapa, Firman, Roh Kudus) lebih kuat daripada kesaksian manusia (Roh, air, darah). 

Barangsiapa percaya kepada Allah akan dikaruniakan hidup yang kekal dan hidup itu ada di dalam AnakNya. 

MAZMUR 147:12-15,19-20 

Ia meneguhkan palang pintu gerbangmu dan memberkati anak-anakmu dan Allah memberi kesejahteraan pada daerahmu dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik. 

LUKAS 5:12-16 

Yesus mentahirkan seorang yang sakit kusta dan menyuruh orang tersebut untuk perlihatkan kepada imam sesuai perintah Musa bagi pentahiran orang kusta. 

RENUNGAN 

Sakit kusta jaman itu sulit disembuhkan, seperti sekarang ini sakit kanker adalah penyakit yang mematikan banyak orang. 

Orang kusta dalam bacaan Injil hari ini mendatangi Yesus memohon ditahirkan dan Yesus mengabulkan permintaannya. 

Banyak orang yang sakit kanker dan sakit berat lainnya juga berdoa kepada Yesus memohon disembuhkan sakitnya tetapi katanya sedikit yang dikabulkan doanya sebab kebanyakan meninggal dunia. 

Timbul pertanyaan; mengapa demikian? 

Sebagai orang beriman kristiani haruslah memahami kebenaran Firman Tuhan supaya tetap teguh mempercayai Tuhan di dalam segala bidang kehidupan ini. 

Mari kita telusuri apa yang menyebabkan doa kesembuhan dari sakit, dikatakan hanya sedikit yang dikabulkan doanya.  

Pertama 
Memaksa Tuhan sembuhkan sakitnya 

Kita harus mengerti bahwa memohon kepada Tuhan berarti kita berserah diri menerima apapun yang Tuhan berikan. 

Tanpa disadari, kita berdoa itu memaksa keinginan kita dituruti/dikabulkan Tuhan, seperti anak kecil merengek, menangis meminta sesuatu pada orangtuanya supaya diberikan apa yang dimintanya. 

Kedua 
Tidak mau tahu kehendak Tuhan 

Seperti anak kecil tidak mau tahu apakah yang dimintanya itu sesuai tidak dengan keinginan orangtua. 

Belajarlah mengenal kehendak Tuhan yang bisa diketahui dari kitabsuci yang memuat Firman Tuhan dan juga kenalilah sifat Tuhan melalui relasi intim dalam doa dan saat teduh bersamaNya. 

Dengan demikian kita memahami bahwa rencana Tuhan atas hidup kita adalah untuk kebaikan kita. 

Yeremia 29:11 
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. 

Ketiga 
Masih ada dosa yang disembunyikan dan belum diakui di hadapan Tuhan 

Yesaya 59:1-2 
Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. 

Seringkali merasa tidak berdosa karena pengertian dosa adalah melanggar hukum/kehendak Allah tidak tahu karena tidak membaca Firman Tuhan/kitabsuci. 

Atau juga karena kompromi atas dosa dengan berdalih bahwa Tuhan Allah pasti memaklumi alasan dirinya berbuat dosa. 

JADI 

Ketiga penyebab inilah seringkali yang menjadi penghalang doa kesembuhan maupun doa permohonan lainnya. 

Itu sebabnya kualitas iman harus terus diupgrade supaya semakin mengenal kehendak Tuhan dan kita semakin bisa berserah diri kepada Tuhan. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Kamis, 09 Januari 2020

BERBUATLAH KASIH










KAMIS, 9 JANUARI 2020

1 YOHANES 4:19-5:4 

Perintah Yesus bahwa barangsiapa mengasihi Allah maka ia juga mengasihi saudaranya sebab kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. 

MAZMUR 72:2,14-15,17 

Kiranya Allah mengadili umatMu dengan keadilan dan orang-orangMu yang tertindas dengan hukum! Allah akan menebus nyawa mereka dari penindasan dan kekerasan, darah mereka mahal di matanya. 

LUKAS 4:14-22 

Yesus membaca kitab Yesaya 61:1-2 di rumah ibadat di Nazaret, dan mereka heran mendengar pengajaranNya 

RENUNGAN 

Yesus membahas kitab Yesaya 61:1-2
Roh Tuhan Allah ada padaku, oleh karena Tuhan telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk: 

Pertama 
Menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati 

Kabar baik tentang Allah mengasihi akan mendorong semangat hidup bagi mereka yang sedang dalam kesusahan hidup. 

Keyakinan ini harus ditanamkan dalam hati supaya dapat bertahan melawan tekanan hidup dan mampu mengatasi berbagai pencobaan dan ujian iman. 

Kedua 
Memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara 

Penjara adalah suatu tempat paling tidak mengenakan sebab disitu berkumpul berbagai orang hukuman karena telah berbuat kejahatan atau melanggar hukum yang ditetapkan oleh negara dan mereka dikurung selama masa hukuman. 

Seseorang terikat oleh kebiasaan buruk, seperti narkoba, rokok, alkohol, free-sex, dsbnya akan mengalami hidup seperti di penjara karena setiap hari berjuang melawan belenggu di dalam dirinya dan berjuang mengatasi kesendirian atau kesepian mencekam. 

Satu-satunya jalan agar bisa dilepaskan dari keterikatan tersebut adalah bila mau bertobat dan merubah sikap hidup lama menjadi sikap hidup di dalam Tuhan

Ketiga 
Memberitakan tahun rahmat Tuhan dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung 

Jaman sekarang sudah tidak ada lagi tahun Yobel seperti di jaman Perjanjian Lama di tahun ke-50 adalah tahun pembebasan. (baca Imamat pasal 25 dan pasal 27). 

Imamat 25:10 
Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya. 

Tahun rahmat Tuhan dapat terjadi bila kita mau menolong kesusahan orang lain dengan kerelaan hati dengan menjadi berkat bagi sesama. 

JADI 

Hendaknya kita umat kristiani bersedia diutus menjadi perpanjangan Tangan Allah untuk menbebaskan orang-orang yang terbelenggu dosa karena terikat oleh hawa nafsu kedagingan dengan beritakan kabar baik (=Injil) bahwa Allah mengasihi mereka dan kita bertindak berbuat kasih

Mengapa kita diperintahkan harus saling mengasihi, selain mengasihi Allah? 

Yohanes 15:12 
Inilah perintahKu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. 

Allah tahu kelemahan kita manusia yang tidak bisa saling mengasihi, dimulai sejak Kain membunuh Habel, adiknya sendiri. 

Sudah diperintahkan saling mengasihi namun kita cenderung sulit mengasihi karena fokus pada kepentingan sendiri. 

Filipi 2:4 
Janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. 

Boro-boro mengasihi Allah, kepada orang lain bahkan kepada saudara kandung saja seringkali tidak saling mengasihi tetapi saling menuntut dikasihi terlebih dahulu. 

Jika anda pembaca renungan ini masih membiarkan saudara kandung, hidupnya serba kekurangan alias menderita maka segeralah BERTOBAT !!! 

1 Yohanes 4:20-21 
Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya 

Kepada saudara kandung tidak mengasihi maka tidak akan bisa mengasihi orang lain, gak mungkin bisa ...pprreeet. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Rabu, 08 Januari 2020

JANGAN TAKUT














RABU, 8 JANUARI 2020

1 YOHANES 4:11-18 

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. 

MAZMUR 72:1-2,10-13 

Sebab Allah akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin. 

MARKUS 6:45-52  

Murid-murid mengira melihat hantu ketika Yesus berjalan di atas air menghampiri mereka di dalam perahu yang saat itu di terjang angin sakal. 

RENUNGAN 

Menurut kamus bahasa Indonesia, takut itu perasaan gentar menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan masalah atau malapetaka bagi dirinya, artinya sesuatu itu belum terjadi. 

Ada tiga hal takut yang sering dialami oleh banyak orang, yaitu: 

Pertama 
Takut kepada setan, iblis,roh-roh jahat 

Sejak kecil, perasaan takut kepada setan sering kita alami; entah mengapa pada umumnya manusia takut kepada setan. 

Padahal Firman Tuhan mengatakan bahwa kita tidak boleh takut pada setan tetapi kita harus kalahkan setan/iblis. 

Yakobus 4:7b 
Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! 

Kedua 
Takut akan akibat dosa 

Dosa itu apa? 

1 Yohanes 3:4 
Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah. 

Setiap orang tahu akibat dosa adalah maut (Roma 6:23a) namun berusaha menutupinya seakan-akan tidak akan terjadi akibat dosa pada dirinya. 

Perasaan berdosa akan terus mengejar di dalam dirinya sampai ia merasa takut seperti yang terjadi pada diri Adam dan Hawa (baca Kejadian pasal 3). 

Kejadian 3:10 
Adam menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." 

Ketiga 
Takut akan keadaan hidupnya menderita 

Kita manusia tidak mau hidup menderita tetapi maunya hidup senang maka kita berusaha untuk mengumpulkan harta kekayaan dunia sebagai jaminan hidup. 

Ketakutan timbul karena membayangkan sesuatu akan terjadi di kemudian hari meski memiliki harta namun merasa belum cukup untuk menjamin keperluan hidup senang di masa depan. 

Baca dan renungkan kisah tentang orang kaya yang bodoh menimbun gandumnya. 

Lukas 12:18-19 
Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! 

Ketiga ketakutan ini disebabkan imannya dangkal sehingga timbul keraguan dalam dirinya akan Allah yang mengasihi kita manusia sehingga ia mengandalkan kekuatan dirinya untuk memenuhi segala keinginannya dan keperluan hidupnya. 

Takut akan setan karena tidak percaya bahwa kuasa Allah lebih dashyat daripada kuasa setan/iblis. 

Takut akan akibat dosa karena tidak mau tunduk kepada Allah maka ia melanggar perintah, ketetapan, dan kehendak Allah. 

Takut akan hidup di masa depan karena tidak mengandalkan Allah di setiap langkah hidupnya. 

Semakin kita takut maka seringkali justru terjadi karena terobsesi oleh perasaan takut akan sesuatu yang belum terjadi. 

Ayub 3:25 
Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. 

JADI 

Hiduplah di dalam kasih Allah maka tidak akan ada ketakutan sebab kita percaya Allah pasti mengasihi kita asalkan saja kita mejalani hidup di dalam kebenaran Allah dengan taat dan setia kepadaNya


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Selasa, 07 Januari 2020

PEDULI KEPADA SESAMA










SELASA, 7 JANUARI 2020

1 YOHANES 4:7-10 

Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. 

MAZMUR 72:2-4,7-8 

Kiranya ia memberi keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu, menolong orang-orang miskin, tetapi meremukkan pemeras-pemeras! 

MARKUS 6:34-44 

Yesus membuat mukjizat dari 5 roti dan 2 ikan untuk memberi makan 5000 laki-laki bahkan masih tersisa 12 bakul potongan roti-roti dan sisa-sisa ikan. 

RENUNGAN 

Jika keadaan hidupmu berkecukupan bahkan berkelimpahan maka ingatlah saat lalu hidupmu dalam kesusahan agar supaya ada kepedulian kepada sesama yang saat ini sedang dalam kesusahan. 

2 Korintus 8:14 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. 

Ada banyak alasan seseorang tidak peduli keadaan orang lain diantaranya adalah sikap egois mengutamakan kepentingan diri sendiri dan tidak mau repot ngurusin keperluan orang lain. 

Markus 6:35-36 
Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-muridNya kepadaNya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini." 

Yesus menghendaki murid-muridNya yang memberi makan pada ribuan orang yang mendengarkan pengajaranNya. 

Markus 6:37a 
Jawab Yesus: "Kamu harus memberi mereka makan!" 

Dalam doa sebelum makan, seringkali kita berdoa meminta Tuhan memberi makan kepada orang lain padahal jelas sekali Yesus menyuruh kita memberi makan orang lain yang belum makan. 

Kita merasa bukan tugas kita atau bukan tanggung-jawab kita memberi makan buat orang lain, seperti murid-murid Yesus mempertanyakan apakah harus memberi makan buat ribuan orang. 

Markus 6:37b 
Kata mereka kepadaNya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" 

Tuhan tahu batas kemampuan kita dalam hal memberi tetapi Tuhan mau kerelaan hati kita berbagi kepada orang lain. 

2 Korintus 8:12 
Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu. 

5 roti dan 2 ikan adalah gambaran dari kerelaan hati memberi untuk menolong orang lain sedangkan persoalan cukup atau tidak adalah bagian Tuhan yang mengerjakan yang tak mungkin menjadi mungkin terjadi. 

JADI 

Yang terpenting adalah peduli pada orang lain yang membutuhkan pertolongan kita dan hendaknya kita memberikan segala yang bisa kita lakukan buat orang lain. 

Kelaparan banyak terjadi di dunia ini merupakan salahsatu akibat dari ketidak-pedulian terhadap keadaan orang lain yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. 

Maka dari itu, 
Kepedulian adalah awal dari perbuatan kasih sebab tidak ada belas-kasih bila tidak peduli kepada keadaan orang lain. 


Salam Kasih, 
Surya Darma