Jumat, 07 April 2017

TUHAN MELINDUNGI (BAGIAN-1)








Jumat, 7 April 2017 

A. BACAAN PERTAMA 
YEREMIA 20:10-13 

Yeremia besyukur kepada Tuhan yang telah menyelamatkan dirinya dari musuh 

Ayat 11 
Tuhan menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan!  

B. MAZMUR TANGGAPAN 
MAZMUR 18:2-7 

Daud bersyukur dan memuji Tuhan Allah karena melepaskan kesesakan dirinya dan menyelamatkannya dari musuhnya. 

C. BACAAN INJIL 
YOHANES 10:31-42 

Yesus dituduh oleh orang-orang Yahudi menghujat Allah karena menyamakan diriNya dengan Allah. 

Yesus menjelaskan mengapa IA berkata diriNya adalah Anak Allah (ayat 36) bahwa IA melakukan pekerjaan BapaNya sebab Bapa di dalam Yesus dan juga Yesus di dalam Bapa (ayat 37-38). 

Mereka hendak menangkap Yesus tetapi tidak berhasil karena Yesus menyingkir ke seberang sungai Yordan. 

RENUNGAN HARI INI 

Yesus mengatakan diriNya melakukan tugas dari Bapa (ayat 32a) yaitu : 

Lukas 4:43 
Yesus berkata kepada mereka: 
"Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus." 

Injil berasal dari bahasa Yunani yaitu Euangelion artinya Kabar baik. 

Kerajaan Allah bukanlah seperti kerajaan dunia tetapi mengenai Allah merajai kehidupan kita manusia agar mengalami kedamaian dan sukacita. 

Roma 14:17 
Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. 

Orang-orang Yahudi terutama ahli taurat dan orang Farisi menolak Yesus karena dianggap menghujat Allah. 

Menurut mereka, Yesus adalah manusia sedangkan Yesus mengatakan diriNya diutus oleh Bapa, berarti Yesus adalah Anak Allah padahal pemahaman mereka Allah itu Esa (Maleakhi 2:5a) dan Allah tidak mungkin beranak. 

Mereka sesungguhnya mengakui perbuatan Yesus itu baik dan terlihat dari perkataan mereka : 

Yohanes 10:33 
Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diriMu dengan Allah." 

Memang seringkali orang terjebak pada pemahaman berdasarkan pandangan sendiri atau kelompok menafsirkan ayat Firman Tuhan dan tidak mengacu pada pandangan Gereja (=Magisterium). 

Seperti halnya orang farisi dan ahli taurat yang terkontaminasi kepentingan pribadi menafsirkan nubuat para nabi tentang Mesias yang dijanjikan Allah. 

Ternyata diboncengin perasaan iri hati kepada Yesus, yang secara kasat mata berasal dari kalangan tukang kayu dan mereka adalah pemuka agama Yahudi, seharusnya lebih capable. 

Mereka tahu Allah menjanjikan Mesias untuk menyelamatkan mereka bangsa Israel namun bukan pada diri Yesus meskipun tanda-tanda perbuatan Yesus menunjukkan Sang Mesias. 

Kita manusia seringkali sok tahu dan menolak ajaran Gereja mengajarkan kebenaran Firman Tuhan karena tidak sesuai pemikiran/pendapat sendiri

1 Timotius 6:3-4a 
Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat — yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus — dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah kita, ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa 

J A D I  

Tuhan Allah sangat mengasihi manusia dan menghendaki manusia hidupnya damai sejahtera. 

Tuhan Allah melindungi manusia dari serangan kuasa Iblis, dengan mengutus para nabi untuk mengingatkan manusia agar tetap bersandar kepadaNya. 

Mulai dari para nabi hingga sampai akhirnya Allah mengutus Yesus untuk memberitakan kabar sukacita supaya manusia tahu bahwa Allah mengasihi dan melindungi serta menyelamatkan manusia, bahkan mengAnugerahkan hidup kekal di Sorga; asalkan manusia percaya kepada Yesus Sang Mesias. 

Orang Yahudi atau bangsa Israel tidak percaya kepada Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah hingga hari ini karena pemahaman mereka tentang nubuat para nabi, bukan di dalam diri Yesus....sungguh ironi sekali bangsa lain percaya pada Yesus sedangkan mereka justru tidak percaya. 

Semoga kita umat kristiani tidak ragu2 mengakui Yesus adalah Mesias dan kita menyadari Allah sangat mengasihi kita. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

Kamis, 06 April 2017

COVENANT (=PERJANJIAN)







Kamis, 6 April 2017 

A. BACAAN PERTAMA 
KEJADIAN 17:3-9 

Tuhan Allah mengikat perjanjian dengan Abraham dan berjanji akan memberikan: 
1) keturunan sangat banyak 
2) tanah Kanaan 
dengan syarat Abraham dan keturunan turun-temurun berbakti kepada Allah dan menjadi satu-satunya Allah mereka. 

B. MAZMUR TANGGAPAN 
MAZMUR 105:4-9 

Keturunan Abraham diingatkan mencari Tuhan Allah sebab IA setia pada janjiNya untuk selama-lamanya. 

C. BACAAN INJIL 
YOHANES 8:51-59 

Orang-orang Yahudi tidak mau mengerti dan mempermasalahkan keberadaan Yesus dan membandingkan dengan bapa Abraham, leluhur mereka. 

Yesus mengatakan diriNya ada sebelum Abraham ada di dunia ini dan membuat marah orang-orang Yahudi sehingga melempari Yesus dengan batu. 

RENUNGAN HARI INI 

Layaknya sebuah perjanjian dimana kedua pihak mengikat janji berarti harus mentaati dan melaksanakan janji yang tertera di surat perjanjian yang diberi tanda meterai pengesahannya. 

Perjanjian Allah dengan Abraham harus berlaku demikian. Allah memenuhi janjiNya dimana keturunan Abraham menjadi bangsa besar, bangsa Israel. 

Namun sayangnya bangsa Israel tidak menetapi janjiNya sebab berulangkali mengkhianati Allah, dengan menyembah ilah-ilah lain atau menyembah berhala. 

Yesus mengatakan jika bapa mereka adalah bapa Abraham, seharusnya mereka menyambut kedatangan diriNya dan mengakuiNya sebagai Mesias yang dijanjikan Allah melalui nubuatan para nabi sebelumnya. 

Yohanes 8:56-58 
Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hariKu dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepadaNya: "UmurMu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." 

Bagaimana dengan kita? 
Bukankah ketika kita dibaptis, berjanji setia kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan JuruSelamat dan mau hidup di dalam kebenaran Tuhan. 

Yohanes 14:6 
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

Jika hidup yang kita jalani sekarang ini ternyata tidak sesuai dengan janji kita maka berarti kita mengingkari janji kita seperti yang dilakukan bangsa Israel. 

Bacaan Injil hari ini mengingatkan kita akan perjanjian kita saat di baptis dan berjanji alan hidup sesuai dengan yang dikehendaki Tuhan dan tetap teguh percaya kepada Yesus Kristus

Seperti halnya Yesus katakan kepada orang-orang Yahudi bahwa : 

Yohanes 8:51 
Sesungguhnya barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. 

Sungguh menyedihkan sebagian besar dari kita menjalani hidup bertentangan dengan kehendak Tuhan, bahkan ada yang merasa hidupnya baik-baik saja; katanya tidak membunuh, tidak mencuri tetapi perintah Tuhan tidak dijalankan. 

Yohanes 14:12 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa. 

Kita umat kristiani percaya kepada Yesus berarti kita harus melakukan pekerjaan yang Yesus lakukan yakni mewartakan Injil  Kerajaan Allah dan melakukan perbuatan kasih. 

Kedua hal ini sangat menonjol pada diri Yesus dan hampir seluruh pelayanan yang Yesus lakukan, selain Yesus juga mengajar dan mengusir setan. 

Mari kita intropeksi diri masing-masing, sudahkan aku melakukan kedua hal yang selalu Yesus lakukan. 

Yohanes 15:21 
Inilah perintahKu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. 

Matius 18:19-20 
Pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. 

Dan inilah janji Yesus seperti janji Allah kepada Abraham dan keturunannya. 

Yohanes 15:7 
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 

Sangat jelas dan pasti mudah dipahami, jadi tidak alasan mengatakan tidak tahu apa itu kehendak dan perintah Tuhan. 

Ingatlah !!! 
Kita umat kristiani terikat perjanjian dengan Yesus Kristus maka taatilah dan laksanakan bagian janji kita. 

Yesus Kristus telah melaksanakan janji yakni mengorbankan diri mati di Salib untuk menebus dosa-dosa kita dan juga Yesus berjanji akan mengabulkan doa dan memberkati hidup kita. 

Bahkan lebih dari itu masih ada janji lainnya lebih mulia dan agung yakni: 

Yohanes 14:1-3 
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. 

Janji kehidupan kekal pasti digenapi jika kita mau hidup di Jalan Kebenaran yang telah dipersiapkan Yesus dengan darahNya sendiri sebagai meterai perjanjian supaya kita tiba dengan selamat, berada bersamaNya di Sorga. 

Wow... Janji Tuhan sangat menggiurkan, mosok anda tidak tertarik !!! 

Bodoh sekali jika masih tertarik pada janji Iblis akan memberikan kemegahan dunia jika sujud menyembah Iblis (Matius 4:8-9); berarti mata anda buta karena tidak dapat membedakan dan merasakan perbedaannya. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

KUASA FIRMAN TUHAN










Rabu, 5 April 2017 

A. BACAAN PERTAMA 
DANIEL 3:14-20,24-25,28 

Sadrakh, Mesakh, Abednego tidak mau menyembah patung emas yang didirikan raja Nebukadnezar sebab mereka hanya menyembah Tuhan Allah. 

Akibatnya mereka dihukum dimasukan ke dalam perapian yang panasnya tujuh kali lebih panas dari biasanya namun mereka tidak gentar, malahan bernyanyi memuji Tuhan. 

B. MAZMUR TANGGAPAN 
TAMBAHAN DANIEL 3:52-56 

Daniel memuji dan memuliakan Tuhan. 
Ayat 52 
Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah nenek moyang kami, yang patut dihormati dan ditinggikan selama-lamanya. Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus, yang patut dihormat dan ditinggikan selama-lamanya. 

C. BACAAN INJIL 
YOHANES 8:31-42  

Yesus menjelaskan tentang kebenaran yang memerdekakan kepada orang-orang Yahudi. 

Ayat 31-32 
"Jikalau kamu tetap dalam firmanKu, kamu benar-benar adalah muridKu dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." 

Meskipun mereka percaya kepada Allah namun mereka tidak percaya pada Yesus bahkan berusaha membunuhNya. 

Ayat 27 dan ayat 42 
"Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firmanKu tidak beroleh tempat di dalam kamu. Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendakKu sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku

RENUNGAN HARI INI 

Keberanian Sadrakh, Mesakh, Abednego mempertahankan keyakinan imannya kepada Tuhan Allah meskipun diancam akan dibunuh, didasari keteguhan hati percaya bahwa Tuhan pasti menyertai dan mereka rela kehilangan nyawa. 

Mengapa mereka begitu yakin kepada Tuhan dan tidak takut disiksa di dalam api perapian? 

Dari kisah pengalaman para Santo-Santa dapat diketahui bahwa mereka memilih hidup di Sorga daripada hidup di dunia dan didasari cintakasih kepada Tuhan karena mengalami Kasih Tuhan

Demikian pula Sadrakh, Mesakh, dan Abednego sangat yakin kepada Allah dan bersedia mengorbankan diri. 

Daniel 3:17 
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja. 

Disinilah terlihat tujuan hidup orang yang mengerti kebenaran Firman Tuhan ialah untuk kekekalan hidup di Sorga. 

Hidup di dalam kebenaran Tuhan akan mendorong orang berbuat kasih yang tulus kepada sesama sebagai ungkapan kasihnya kepada Tuhan. 

Bergaul karib dengan Firman Tuhan akan mendatangkan kuasa Firman Tuhan di dalam kehidupan kita

Hal ini merupakan kunci rahasia yang jarang diketahui orang, bahkan umat kristiani banyak yang belum tahu sebab tidak tertarik bahkan meremehkan Firman Tuhan dan kebenaranNya. 

Mereka memandang tinggi kebenaran dan prinsip-prinsip dunia tetapi justru mengabaikan prinsip kebenaran Tuhan. 

Rasul Paulus mengalami bagaimana kuasa Tuhan menyertai dirinya terutama di saat beliau dalam pelayanan misi memberitakan Injil Kerajaan Allah. 

2 Korintus 12:9-10 
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karuniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. 

Dalam bacaan Injil hari ini kembali kita lihat orang-orang Yahudi sangat dangkal imannya meskipun mengakui percaya kepada Tuhan Allah. 

Padahal di kitab para nabi menubuatkan kedatangan Mesias atau JuruSelamat berikut tanda-tanda menyertaiNya. 

Jika mereka bergaul karib dengan firman Tuhan maka tentunya menerima apa yang dinubuatkan sebagai keyakinan iman bahwa Mesias telah datang dan hadir di dalam diri Yesus. 

Yohanes 8:42 
Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendakKu sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku

Namun kedegilan hati mereka maka menolak Yesus sebagai Mesias, bahkan bermaksud membunuh Yesus. 

Firman Tuhan itu bukan sekedar tahu tetapi hendaknya ditekuni hingga temukan makna terdalamnya supaya kita yakin kebenaranNya dan tidak ragu-ragu menghidupi firman Tuhan di dalam setiap perbuatan kita. 

Dan saat dihidupi maka kuasa Firman Tuhan akan mengubah segala sesuatu yang tidak mungkin menurut manusia menjadi kenyataan. 


Salam Kasih, 
Surya Darma