Selasa, 07 Juli 2020

MUSTAHIL MENJADI KENYATAAN










SENIN,  6 JULI 2020

HOSEA 2:13-15,18-19 

Nubuat nabi Hosea tentang bangsa Israel akan kembali kepada Allah, seperti halnya isteri yanh setia kepada suami. 

MAZMUR 145:2-9 

Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka! Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. 

MATIUS 9:18-26 

Yesus menyembuhkan sakit pendarahan dari seorang perempuan yang menderita selama 12 tahun dan membangkitkan anak perempuan kepala rumah ibadat. 

RENUNGAN 

Membangkitkan orang mati adalah hal mustahil tetapi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil sebab Tuhan Sang Pencipta. 

Kisah 26:8 
Mengapa kamu menganggap mustahil, bahwa Allah membangkitkan orang mati? 

Lukas 1:37 
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil 

Sakit parah stadium akhir seperti kanker, sakit jantung, dan sakit anggota tubuh lainnya pasti Tuhan dapat disembuhkan sebab Tuhan Sang Pencipta. 

Bahkan Yesus mengatakan bahwa setiap orang percaya dapat melakukan hal mustahil dengan kuasa Tuhan. 

Markus 9:23 
Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" 

Hal ini hendaknya menjadi perhatian kita agar tidak mudah goyah tatkala hadapi masalah hidup meski seberat apapun masalah tersebut, dengan memohon kuasa Tuhan bekerja maka pasti dapat mengatasi segala masalah hidup. 

Yosua 1:9 
Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi. 

Persoalannya adalah seberapa keyakinan kita mempercayai Firman Tuhan yang menyatakan bahwa kita mampu lakukan segala perkara sesulit apapun jika kita beriman percaya kepada Tuhan. 

Seringkali kenyataannya, kita tidak yakin Tuhan menyertai kita dan kuasa Tuhan bekerja di dalam diri kita. 

Ketidakyakinan tersebut disebabkan kita merasa tidak layak dan masih menyimpan dosa yang belum diakui di hadapan Tuhan sehingga si jahat alias setan/Iblis terus mendakwa kita dengan menelanjangi segala kedosaan kita. 

1 Yohanes 3:21 
Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah 

Yohanes 8:44 
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. 

JADI 

Datanglah mendekat kepada Tuhan Allah maka segala perkara dapat kita tanggung dan kita dapat mengatasinya. 

Filipi 4:13 
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. 

Yakinlah Tuhan menyertai kita dan akan menolong kita keluar dari kesulitan hidup jika kita hidup di dalam kebenaranNya yakni kebenaran Firman Tuhan. 

Roma 8:28 
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. 

Akuilah dosa-dosa kita, segeralah mohon ampun kepada Tuhan dan jangan lagi kita berbuat dosa sebab dengan iman kita kepada Yesus Kristus maka kita diakui sebagai anak-anak Allah. 

Yohanes 1:12 
Tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya 

Dengan demikian, kita dimampukan oleh Tuhan untuk mengatasi segala perkara termasuk yang mustahil sekalipun dapat kita selesaikan dengan berhasil. 

Roma 8:31 
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? 

Roma 8:38-39 
Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. 

INGATLAH !
JANGAN SAMPAI LUPA BAHWA TUHAN SANG PENCIPTA SANGGUP MELAKUKAN APA SAJA TERMASUK HAL MUSTAHIL  BAGI KITA MANUSIA!


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Sabtu, 04 Juli 2020

TUJUAN BERPUASA









SABTU,  4 JULI 2020

AMOS 9:11-15 

Aku akan memulihkan kembali umatKu Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya. 

MAZMUR 85:9,11-14 

Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, Tuhan. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umatNya dan kepada orang-orang yang dikasihiNya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan? 

MATIUS 9:14-17 

Murid-murid Yohanes berkata pada Yesus: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-muridMu tidak?" 

Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. 

RENUNGAN 

Berpuasa atau tidak berpuasa, bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan sebab seseorang berpuasa biasanya ada tujuan yang diinginkannya dan tidak usah disuruh orang lain. 

Terkadang ada saja orang yang kepo, usil mengatur orang lain harus begini begitu dan jika tidak dituruti maka ia sebarkan ke banyak orang. 

Jika kita bermaksud menasehati orang lain, hendaknya tidak memaksa tetapi dengan sabar menuntunnya dan doakan. 

Matius 18:15 
Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. 

Berpuasa adalah baik, kita lakukan. 
Apalagi Yesus mengatakan kita berpuasa setelah Yesus meninggalkan dunia ini. 

Ada beberapa jenis puasa dengan tujuan untuk mendapatkan solusi atas masalah yang terjadi dan memohon kepada Tuhan agar masalahnya terselesaikan. 

Pertama : Puasa Ezra 
Bertujuan untuk menyelesaikan masalah tetapi bukan meminta tidak ada masalah atau lari dari masalah. 

Ezra 8:21,23 
Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepadaNya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. Berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami. 

Kedua : Puasa Elia 
Bertujuan untuk mematahkan ketakutan melumpuhkan semangat dan mental. 

1 Raja 19:2-3  
Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: "Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu." Maka takutlah Elia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana. 

Elia bukan seorang penakut, ia seorang pemberani, buktinya Elia berani melawan 450 nabi baal di gunung karmel namun tatkala ia diancam Izebel, isteri raja Ahab, Elia lari ketakutan sebab masalah Elia adalah masalah mentalnya. 

Ketiga : Puasa Paulus 
Bertujuan untuk mencari hikmat dan untuk membuat keputusan. 

Kisah 9:8-9 
Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik. Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum. 

Paulus sadar dirinya bersalah karena ia menganiaya murid2 dan pengikut Yesus sehingga tatkala Yesus menegurnya di tengah perjalanan ke Damsyik (Kisah 9). 

Masih banyak puasa lainnya dilakukan oleh tokoh Alkitab, seperti Daniel, Ester, Yohanes Pembaptis, dsbnya. 

JADI 

Berpuasa bukanlah bertujuan pemer diri untuk mendapatkan pujian dari orang lain tetapi berpuasalah untuk mendapatkan hikmat dan pertolongan Tuhan supaya masalah kita hadapi ada solusinya. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Jumat, 03 Juli 2020

PERCAYALAH MESKI BELUM MELIHAT










JUMAT, 3 JULI 2020

EFESUS 2:19-22 

Orang yang memberitakan Injil dan yang melakukan pelayanan adalah anggota keluarga Allah dimana Yesus sebagai batu penjuru dan dibangun diatas dasar para rasul. 

MAZMUR 117:1-2 

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! Sebab kasihNya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya. Haleluya! 

YOHANES 20:24-29 

Yesus menampakan diri di hadapan para rasul termasuk rasul Tomas yang semula ia tidak percaya Yesus bangkit namun akhirnya Tomas percaya. 

RENUNGAN 

Gereja Katolik menetapkan hari ini hari Pesta St Tomas, Rasul. 

Tomas adalah salahsatu dari ke-11 rasul, murid utama dari Yesus yang semula ia tidak percaya Yesus telah bangkit. 

Memang tidak mudah percaya sesuatu diluar logika atau akalbudi kita namun hendaknya kita harus mengetahui bahwa ada hal-hal yang tidak dapat dianalisa oleh pikiran/akalbudi/logika sebab otak kita kapasitasnya terbatas. 

Banyak orang sebenarnya tahu akan hal ini tetapi anehnya tetap saja meremehkan dan mengabaikan sesuatu diluar logika padahal sesuatu itu biasanya dari Tuhan. 

Meskipun tidak selalu dari Tuhan namun sebaiknya kita percaya terlebih dahulu, lalu kita berdoa memohon hikmat dari Tuhan untuk memahami sesuatu yang terjadi diluar logika/akalbudi kita. 

Ulangan 29:29 
Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini. 

Hal-hal tertulis di kitabsuci saja masih banyak orang tidak percaya padahal amat jelas dapat dicerna oleh pikiran kita tetapi karena keangkuhan dan kecongkakan hati menolak Firman Tuhan di Alkitab. 

Banyak alasan bagi seseorang untuk tidak mau memperbaharui pikiran atau pendapat atau prinsip hidupnya karena meyakini pikiran/pendapatnya adalah yang terbaik bagi dirinya dan tidak heran terjadi konflik dengan orang lain yang berbeda pendapat/prinsip hidupnya. 

Tomas tak percaya Yesus bangkit sebab menurut pikirannya tidak mungkin terjadi pada orang mati bisa hidup kembali. 

Kitapun seperti Tomas, menilai sesuatu berdasarkan: 
* apa yang kita lihat, dengar 
* apa yang kita pikir, pendapat, prinsip 
terkadang berdasarkan pendapat orang lain yang kita anggap benar. 

Padahal yang kita lihat, kita dengar, kita yakini adalah benar menurut pendapat kita seringkali adalah tidak benar karena kesombongan diri yang tidak mau terima pendapat orang lain. 

Tadi sudah disebutkan bahwa ada hal-hal diluar logika/pikiran kita yang terjadi itu sesuai rencana Allah tetapi tidak bisa kita pikirkan karena Allah berkuasa segala hal di dunia ini bahkan di alam semesta ini. 

Efesus 3:20 
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


DOSAMU TELAH DIAMPUNI









KAMIS, 2 JULI 2020

AMOS 7:10-17 

Amos menyampaikan pesan Tuhan pada Amazia, imam di Betel bahwa: 

Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan 

MAZMUR 19:8-11 

Titah Tuhan itu tepat, menyukakan hati; perintah Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya. Takut akan Tuhan itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum Tuhan itu benar, adil semuanya

MATIUS 9:1-8 

Yesus berkata kepada orang lumpuh bahwa dosanya telah diampuni, lalu Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu. 

RENUNGAN 

Bacaan Injil hari ini, Yesus sembuhkan seorang sakit lumpuh namun sebelum itu Yesus katakan dosa orang lumpuh itu telah diampuni. 

Matius 9:2 
Maka dibawa oranglah kepadaNya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni." 

Biasanya penyakit disebabkan ada virus atau bakteri lainnya di dalam tubuh kita tetapi penyebab lainnya bisa karena stres atau gangguan jiwa (pikiran, perasaan) dan bisa juga akibat dosa, seperti yang terjadi pada orang lumpuh tersebut. 

Itu sebabnya Yesus mengampuni terlebih dahulu dosa orang lumpuh itu sebelum Yesus menyembuhkan kelumpuhan fisik orang lumpuh tersebut. 

Dalam diri kita ada tubuh alamiah atau tubuh jasmani dan ada tubuh rohaniah. 

1 Korintus 15:44 
Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah. 

Sakit pada tubuh jasmani biasa kita alami namun sakit pada tubuh rohani kita lebih berbahaya karena dampaknya ke tubuh jasmani dan roh kita. 

Seperti kita ketahui bahwa
1 Tesalonika 5:23 
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. 

Sakit pada jiwa berarti yang sakit adalah pikiran, perasaan dan keinginan. 
pikiran sakit = kepala pusing, stres, dll 
perasaan sakit = sedih, minder, dsbnya 
roh sakit = rohani sakit, iman bermasalah 
tubuh sakit = anggota tubuh bermasalah 

Roh, Jiwa, Tubuh merupakan kesatuan tak dipisahkan sebab bila salahsatu sakit maka yang lainnya juga sakit. 

Tubuh sakit, pada umumnya ada obatnya tetapi bila roh yang sakit, berpotensi akan berbuat dosa kepada Tuhan sebab akan mengganggu jiwa dan tubuh kita. 

Pertanyaannya adalah: mengapa rohani atau roh seseorang sakit? 

Pertama 
Pikiran seseorang lebih mengandalkan pikiran dunia dan kekuatan akalbudinya daripada pikiran Kristus & Firman Allah 

Amsal 3:5 
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 

Kedua 
Perasaan seseorang lebih dikuasai oleh sifat kedagingannya daripada perasaan Kristus yang dipenuhi belas kasihan 

Efesus 4:19 
Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. 

Ketiga 
Keinginan seseorang lebih menuruti keinginan kedagingannya daripada keinginan rohaninya 

Roma 8:6-7 
Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 

Keinginan dan perbuatan daging 

Galatia 5:19-21  
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 

Keinginan roh menghasilkan buah roh 

Galatia 5:22-23a  
Buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. 

Keempat 
Tubuh jasmani tidak dijaga kekudusan karena larut dalam pemuasan hawa nafsu kedagingan daripada menjaga kekudusan tubuhnya 

1 Korintus 6:19 
Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 

JADI 

Roh kita mesti diberi asupan makanan rohani supaya sehat berupa Firman Tuhan dan minuman rohani berupa air Surgawi  melalui doa dan saat teduh bersama Tuhan. 

Jika kekurangan makanan dan minuman rohani akan menyebabkan rohani dan jiwa kita sakit atau setidaknya terganggu roh dan jiwa kita sehingga akhirnya berbuat dosa sebab kita tidak mampu menguasai tubuh, jiwa, dan roh kita. 

1 Yohanes 3:4 
Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah. 

Jangan sampai rohani kita lumpuh sebab akibatnya dosa semakin membelenggu diri kita dan bila kita membiarkan hal ini maka pada akhirnya kita mementingkan hidup saat ini di dunia daripada hidup kekal di Surga. 

Yesus datang ke dunia ini karena manusia terbelenggu dosa dan Yesus menebus dosa manusia dengan mati di salib agar manusia diselamatkan dan beroleh hidup kekal di Surga. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Kamis, 02 Juli 2020

BERBUATLAH KEBAIKAN












RABU, 1 JULI 2020

AMOS 5:14-15, 21-24 

Carilah dan berbuatlah kebaikan maka Tuhan akan menyertaimu. Tuhan tidak suka persembahan korban bakaran bila engkau tidak berbuat keadilan kepada sesamamu dan tidak berbuat kebenaran. 

MAZMUR 50:7-13 

Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapanKu? Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi! 

MATIUS 8:28-34 

Dua orang kerasukan setan di pekuburan di Gadara menemui Yesus dan berteriak: 
"Apa urusanMu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" 
Lalu Yesus mengusir setan dan masuk ke dalam babi-babi yang terjun ke jurang. 

RENUNGAN 

Carilah dan berbuatlah kebaikan, inilah pesan Tuhan disampaikan Amos kepada orang-orang Israel. 

Pesan ini masih relevan di masa sekarang untuk kita perhatikan dan lakukan sebab situasi dan kondisi saat ini tidak berbeda jauh dengan situasi dan kondisi masa itu. 

Ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial adalah penyebab utama timbulnya ketidak-adilan di dalam masyarakat yang berdampak pada hubungan pribadi antar anggota masyarakat. 

Dapat kita bayangkan bagaimana seorang hidupnya berkelimpahan sedangkan yang lain hidupnya serba kekurangan. 

Ada orang yang bingung mau makan apa sebab ia merasa bosan sedangkan orang lain tidak ada makanan bisa dimakan. 

Seorang bisa mengeluarkan uang ratusan ribu makanan-minuman untuk sekali makan sedang orang lain uang ratusan ribu untuk 10x makan bagi dirinya. 

Ini baru bicara soal makanan-minuman yang sangat kentara ketidak-adilannya dan belum hal-hal lainnya yang terlihat perbedaan sangat jauh seorang dengan seorang lainnya. 

Tentu ada yang membela diri dengan mengatakan dirinya bekerja keras untuk mendapatkan uang banyak sedangkan orang lain tidak bekerja sekeras dirinya atau menuduh orang lain malas bekerja. 

Menjadi orang kaya itu tidak salah bila mendapatkan hasil dari jerih payahnya bekerja dengan jujur, tidak berbuat dosa sebab Tuhan memberkati orang yang bekerja dengan rajin dan jujur. 

Ulangan 8:17-18a 
Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada Tuhan, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan.... 

Namun Tuhan menghendaki kita berbagi berkat yang kita peroleh dariNya kepada orang lain yang berkekurangan. 

2 Korintus 8:14-15 
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. Seperti ada tertulis: "Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan." 

Persoalannya banyak orang tidak rela dan tidak mau berbagi pada orang lain sebab berpendapat semua yang ada padanya adalah kepunyaannya/miliknya dan bukan milik Tuhan dititipkan untuk dikelola sebagai pengurus harta Tuhan. 

Kejadian 2:15 
Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. 

Banyak orang beriman kristiani tidak tahu bahwa Tuhan Allah menugaskan kita manusia bekerja (mengusahakan dan memelihara) tetapi semua yang ada di dunia (taman Eden) adalah milikTuhan Allah dan bukan milik kita manusia. 

Tuhan tahu sifat kita manusia tidak mau berbagi maka Tuhan memerintahkan kita untuk mengasihi sesama. 

Imamat 19:18b 
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri 

Yohanes 15:12 
Inilah perintahKu, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. 

Dengan menuruti perintah Tuhan ini maka kita akan berbuat kebaikan pada sesama atau kepada orang lain. 

Namun musuh kita yakni Iblis dan cs-nya tidak membiarkan kita berbuat kebaikan kepada sesama/orang lain dengan cara membuat seseorang yang sukses dalam karier/bisnis menjadi tamak/rakus akan uang/harta dunia. 

Mamon adalah senjata Iblis merasuki jiwa seseorang terikat akan uang, harta dunia, dan kenikmatan dunia sehingga orang itu menjadi gila harta, gila duit, gila pesta dunia supaya tidak bebuat kebaikan tetapi kejahatan kepada sesama/orang lain. 

Seperti orang gila dalam bacaan Injil hari ini dirasuki setan diusir keluar oleh Yesus maka roh jahat/setan/Iblis yang ada pada diri seseorang haruslah diusir keluar agar tidak menimbulkan kekacauan dan juga menyelamatkan seseorang dari Iblis cs. 

Yang membuat seseorang menjadi tamak rakus, menjadi jahat adalah Iblis cs. 
Kita masih ingat bagaimana Hawa dibujuk setan untuk makan buah terlarang sehingga akibatnya berbuat dosa karena melanggar perintah Tuhan. 

Suatu peringatan keras jika kita tidak mau menuruti perintah Tuhan akan mengalami maut karena melanggar perintah Tuhan

Kejadian 2:16-17 
Lalu Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." 

Firman Tuhan ini mengingatkan kita bahwa kita tidak boleh menikmati seluruh buah dari hasil jerih payah kita bekerja. 

Buah pohon pengetahuan baik dan jahat dapat diartikan buah untuk orang lain yang tidak boleh kita makan/nikmati. 

Rasul Paulus menjelaskan lebih lanjut tentang hal ini: 

2 Korintus 9:10 
Allah yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Allah juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu 

Ada benih lain yang tidak boleh kita makan melainkan kita berikan benih itu untuk orang lain sehingga dengan berbuat kebaikan kepada orang lain berarti kita menumbuhkan buah-buah kebenaran di dalam diri kita. 

Allah menghendaki kita melakukan perbuatan baik sebagai persembahan yang berkenan bagi Tuhan Allah. 

Seringkali banyak orang berpendapat bahwa memberikan persembahan kolekte adalah yang berkenan bagi Tuhan Allah tetapi ternyata keliru sebab Firman Tuhan berikut ini menjelaskan bahwa: 

Mazmur 50:8,10 
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapanKu? sebab punyaKulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung. 

Yesaya 1:11,16-17 
"Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman Tuhan; "Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mataKu. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! 


Salam Kasih, 
Surya Darma