Kamis, 06 Februari 2020

TUHAN MENGUTUS KITA












KAMIS, 6 FEBRUARI 2020

1 RAJA 2:1-4,10-12 

Menjelang kematiannya, Daud berpesan kepada Salomo, anaknya agar setia pada Tuhan Allah dan mengikuti ketetapan dan perintah Allah segenap hati dan segenap jiwa agar Allah menepati janjiNya. 

1 TAWARIKH 29:10-12 

Daud memuji Tuhan di depan mata segenap jemaah itu. Berkatalah Daud: "Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allahnya bapa kami Israel, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya". 

Ya Tuhan, punyaMulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya Tuhan, punyaMulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala. 

MARKUS 6:7-13 

Yesus memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. 

RENUNGAN 

Pernahkah anda merasa bersalah kepada Tuhan Yesus karena tidak peduli urusan mewartakan Firman Tuhan atau tugas pemberitaan Injil ? 

Jangan-jangan anda merasa bukan tugas anda memberitakan Injil, itu tugas pastor atau orang lain yang memang ditugaskan oleh gereja. 

Jika anda berpandangan seperti itu maka berarti anda tidak mematuhi perintah Yesus atau jangan-jangan anda tidak membaca Firman Tuhan di Alkitab bahwa Yesus memerintahkan murid-muridNya untuk mewartakan Injil? 

Matius 28:18-20 
Yesus mendekati kesebelas muridNya dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." 

Kita umat kristiani juga termasuk murid murid Yesus, maka dari itu kita diutus untuk memberitakan Injil seperti kesebelas murid Yesus (=para rasul). 

Yohanes 8:31 
Maka kata Yesus kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepadaNya: "Jikalau kamu tetap dalam firmanKu, kamu benar-benar adalah muridKu". 

Bacaan Injil hari ini, tentang Yesus mengutus para murid secara berdua-dua, memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat dan berpesan: 

1. Bawa tongkat, alas kaki, satu helai baju 
2. Jangan membawa roti, bekal, uang 
3. Jika kamu ditolak, keluarlah 
4. Menyembuhkan orang sakit 
5. Mengusir setan 
6. Beritakan Injil agar mereka bertobat 

Melaksanakan perintah Yesus adalah hal penting harus kita lakukan sebab Yesus menginginkan kita berbuat seperti yang Yesus kerjakan. 

Yohanes 14:12 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. 

Jika anda tidak patuh melakukan perintah Yesus berarti anda sama seperti Salomo tidak menuruti pesan Daud, ayahnya yang menyuruhnya untuk mengikuti ketetapan dan perintah Allah dengan segenap hati dan segenap jiwa. 

1 Raja 2:1,3 
Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya: Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap Tuhan, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuanNya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju. 

JADI 

Kepatuhan kita umat kristiani ditunjukkan dengan menuruti perintah Yesus bahwa kita diutus untuk memberitakan kabar baik, kabar sukacita kepada orang lain agar mereka juga beroleh keselamatan  dan kehidupan kekal. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


PERCAYALAH KEPADA TUHAN SENANTIASA











RABU, 5 FEBRUARI 2020

2 SAMUEL 24:2,9-17 

Daud menyuruh Yoab dan para panglima tentara lainnya mengadakan cacah jiwa segenap suku Israel untuk mengetahui jumlah mereka; 800rb orang Israel dan 500rb orang Yehuda. 

Tuhan murka karena Daud melakukan pendaftaran orang Israel dan Yehuda, lalu ia berdoa kepada Tuhan: 

Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat, lalu berkatalah Daud kepada Tuhan: "Aku telah sangat berdosa karena melakukan hal ini; maka sekarang, Tuhan, jauhkanlah kiranya kesalahan hambaMu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh." 

MAZMUR 32:1-2,5-7 

Dosaku kuberitahukan kepadaMu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. 

MARKUS 6:1-6 

Orang2 di Nazareth takjub mendengar pengajaran Yesus namun mereka kecewa dan menolak Yesus karena tahu Yesus adalah tukang kayu, anak Maria. 

Yesus heran atas ketidakpercayaan mereka lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar. 

RENUNGAN 

Ada begitu banyak peristiwa hidup yang terjadi pada kita yang dapat menggerus iman percaya kita kepada Yesus Kristus. 

Tatkala menerima Berkat Tuhan maka iman kita meningkat tetapi sebaliknya saat kita merasa doa-doa belum dijawab Tuhan padahal hidup sedang susah maka mengalami degradasi/penurunan iman bahkan berpotensi melepaskan iman percaya pada Tuhan, lalu berpaling pada illah lain sekiranya dapat memberikan apa yang diinginkannya. 

Contohnya

Pertama 
Salomo terkenal sebagai raja berhikmat dan berpaut pada Tuhan namun di masa tuanya berpaling menyembah berhala dan mendirikan tempat pemujaan dewa. 

1 Raja 11:4-5 
Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada Tuhan, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon 

Kedua 
Daud mengalami degradasi iman tatkala mengandalkan kekuatan tentaranya dari pada mengandalkan Tuhan dengan melakukan pendaftaran orang (=sensus) orang Israel dan Yehuda untuk merekrut mereka memperkuat pasukan tentaranya 

Meski akhirnya Daud menyesal seraya memohon ampun kepada Tuhan atas perbuatan melakukan sensus penduduk sedangkan Salomo tidak bertobat. 

1 Raja 11:6-7 
Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti Tuhan, seperti Daud, ayahnya. Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon. 

Ketiga 
Dalam bacaan Injil Markus, dikisahkan tentang orang-orang di Nazaret semula takjub kepada Yesus namun kemudian mereka menolak Yesus setelah tahu latarbelakang keluarga Yesus. 

Markus 6:2-3 
Pada hari Sabat Yesus mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperolehNya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepadaNya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tanganNya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudaraNya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. 

Dari ketiga contoh ini, dapat dikatakan terjadi degradasi iman percaya kepada Tuhan Allah karena

Pertama 
Mengandalkan pengertian, pendapat atau pemikiran sendiri lebih benar daripada bersandar pada Tuhan. 

Kedua 
Mementingkan keinginan sendiri atau bisa juga disebabkan kecewa kepada Tuhan yang tidak memberikan sesuai yang diinginkannya 

Firman Tuhan telah mengingatkan kita agar senantiasa percaya pada Tuhan dan tidak mengandalkan kekuatan sendiri. 

Amsal 3:1,3 
Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku, Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.  

Amsal 3:5-7 
Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan 

Memang tidak mudah memelihara iman agar senantiasa taat, setia pada Tuhan. 

Sadarilah tujuan hidup kita bukan hidup di dunia ini melainkan untuk hidup kekal di Surga agar tetap mengandalkan Tuhan di segala situasi dan keadaan hidup selama masih berada di dunia ini. 

Dengan demikian keyakinan iman kepada Tuhan senantiasa ada di dalam diri kita karena kita memilih untuk percaya pada janji-janji Tuhan karena iman percaya kita kepada Yesus Kristus. 

Yohanes 14:1-2 
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

Sent from my Samsung Galaxy smartphone.


Rabu, 05 Februari 2020

TOLONGLAH AKU, YA TUHAN











SELASA, 4 FEBRUARI 2020

2 SAMUEL 18:9-10,14,24-25,30 

Daud sedih dan menangis mendengar kabar bahwa Absalom mati. 

Maka terkejutlah raja Daud dan dengan sedih ia naik ke anjung pintu gerbang lalu menangis. Dan beginilah perkataannya sambil berjalan: "Anakku Absalom, anakku, anakku Absalom! Ah, kalau aku mati menggantikan engkau, Absalom, anakku, anakku!" 

MAZMUR 86:1-6 

Daud berdoa meminta pertolongan Allah: 
Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab kepadaMulah aku berseru sepanjang hari. Pasanglah telinga kepada doaku, ya Tuhan, dan perhatikanlah suara permohonanku. 

MARKUS 5:21-43 

Yesus membangkitkan anak perempuan Yairus, kepala rumah ibadat yang telah mati dan juga Yesus menyembuhkan seorang perempuan menderita sakit pendarahan selama 12 tahun.  

RENUNGAN 

Hanya Tuhan Allah penolong hidup kita!!! 
Mengapa masih banyak orang tidak yakin bahkan meragukan Tuhan Allah??? 

Seringkali banyak orang berdoa kepada Tuhan tetapi tidak percaya 100% Tuhan akan menolong dirinya. 

Tidak heran bila setelah berdoa, masih sangat khawatir dan cemas memikirkan masalah hidupnya. 

Berbeda dengan Daud, sangat percaya kepada Allah akan menolong dirinya dan hal ini bisa diketahui dari kitab Mazmur dan kitab Samuel menuliskan kisah Daud 

Setidaknya kita mencontoh memiliki iman seperti perempuan pendarahan tersebut yang dipuji Yesus. 

Markus 5:27-28,34 
Perempuan tersebut sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubahNya. Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubahNya, aku akan sembuh." Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Hai anakKu, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" 

Jelaslah memiliki iman yang teguh akan menolong dan menyelamatkan kita. 
INGATLAH SELALU AKAN HAL INI !!! 

Dengan memiliki iman yang teguh berarti kita tidak mudah tergoda berbuat dosa sebab semakin kita beriman biasanya kita semakin tunduk kepada Allah. 

Beriman disini bukan sekedar iman biasa saja tetapi iman yang teguh yang teruji mampu menghadapi segala rintangan dan tantangan hidup. 

Daniel adalah orang yang beriman teguh selain Daud; dimana Daniel tetap percaya Allah menolong dirinya meski saat itu ia dimasukan dalam bara api yang sangat luarbiasa panasnya tetapi ia tidak mati terbakar hangus (baca Daniel pasal 3). 

Sangat sulit mempertahankan iman di saat diperhadapkan pada keselamatan diri atau kehilangan nyawa bila kita tidak memiliki iman yang teguh/kokoh. 

JADI 

Iman adalah faktor penting terkabulnya suatu doa, selain faktor dosa menjadi kendala terbesar menghambat doa. 

Yesaya 59:2 
Yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. 

Sedangkan dari sisi Tuhan, tergantung waktu Tuhan yang berbeda dengan waktu kita manusia dan rencana Tuhan yang juga tidak sama dengan rencana kita. 

Yesaya 55:8-9 
Sebab rancanganKu bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalanKu, demikianlah firman Tujan. 
Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalanKu dari jalanmu dan rancanganKu dari rancanganmu. 

2 Petrus 3:8 
Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari

Kedua hal ini mesti kita ketahui supaya kita tidak kecewa bila harus menunggu terkabulnya doa dan sesuai dengan yang kita minta atau yang kita inginkan. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Senin, 03 Februari 2020

ALLAH PERLINDUNGANKU












SENIN, 3  FEBRUARI 2020

2 SAMUEL 15:13-14,30; 16:5-13 

Absalom hendak membunuh Daud, ayahnya dan hal ini menyedihkan hati Daud; apalagi ia teringat Tuhan berfirman bahwa ia akan dikutuki karena dosa zinah dan ketika Simei mengutuk dirinya maka ia membiarkannya. 

MAZMUR 3:2-7 

Ya Tuhan, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit menyerang aku; banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah." 

Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. 

MARKUS 5:1-20 

Roh jahat di daerah Gerasa tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi ketika Yesus mengusir roh jahat itu dari seorang bernama Legion dan roh jahat itu pindah ke 2000 babi yang akhir masuk ke jurang. 

RENUNGAN 

Daud ungkapkan keadaannya tentang musuh-musuhnya terus mendesak dan mengancam keselamatan dirinya. 

Diantaranya adalah Absalom bermufakat membunuh Daud karena terobsesi mau menjadi raja Israel padahal Daud, ayahnya sendiri (baca 2 Samuel pasal 15). 

Memang situasi dialami Daud sangat menyedihkan sebagai seorang ayah bila anaknya hendak membunuhnya. 

Kitapun terkadang diperhadapkan pada keadaan seperti dialami Daud namun bedanya, biasanya persoalan harta atau warisan keluarga yang diperebutkan. 

Tahukah anda, semua kekisruhan yang terjadi disebabkan oleh oknum Iblis yang sengaja menghancurkan manusia lewat keretakkan hubungan keluarga. 

1 Petrus 5:8-9 
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 

Iblis dan antek-anteknya adalah musuh kita manusia sejak Adam dan Hawa jatuh oleh tipu dayanya hingga sekarang ini dan sampai selamanya dihari kesudahannya. 

Sulit melepaskan diri dari cengkeraman Iblis dan hanya kuasa Yesus sanggup mematahkan dan melumpuhkannya. 

Seperti terjadi pada seseorang bernama Legion dirasuki roh jahat sekian lama sampai suatu saat Yesus mengusir roh jahat keluar darinya. 

Kita harus lawan Iblis dengan iman yang teguh maka Iblis dapat kita kalahkan. 

Efesus 6:11-12 
Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. 

Memang seringkali ada sebagian orang yang menginginkan jalan pintas untuk menggapai dan meraih sesuatu yang sangat didambakannya sehingga dengan sadar rela menggunakan kuasa roh jahat yang merupakan anteknya Iblis. 

Mau cepat kaya, mau cantik, mau punya anak, mau naik gaji, mau bisnis sukses, mau naik jabatan, dan segudang maunya lalu pergi ke paranormal alias dukun agar terwujud keinginannya. 

Makin instant kuasa roh jahat dimiliki oleh paranormal maka makin banyak orang datang mencarinya, ini fenomena yang terjadi karena selagi orang ingin sesuatu cepat diperolehnya dengan segala cara mesti harus berbuat dosa. 

Absalom kepicut jadi raja tetapi ayahnya Daud masih menjadi raja maka Absalom cari jalan pintas. 

Iblis paling mahir memanfaatkan situasi seseorang yang kebelet menginginkan sesuatu dengan cepat memperolehnya. 

Iblis menggunakan orang lain untuk mempengaruhi orang yang baju zirahnya terbuka karena ingin memuaskan hawa nafsu kedagingannya dan Iblis juga yang mencekoki pikiran orang dengan godaan yang menggiurkan. 

Ini strategi jitu Iblis mengobrak-abrik pertahanan iman seseorang,waspadalah

Tak ada jalan lain kecuali berlindung pada Allah untuk melawan kuasa Iblis  

Sesungguhnya Iblis tidak akan mampu merasuki diri kita bila iman kita kokoh. 

Banyak orang mengabaikan imannya tanpa diberi asupan Firman Tuhan sebagai makanan rohani bagi imannya. 

Dan juga banyak orang mengabaikan pentingnya relasi intim dengan Tuhan lewat doa dan saat teduh bersamaNya. 

Karena iman lemah maka mudah sekali jatuh ke dalam jebakan Iblis yang lihai menawarkan kenikmatan daging lewat mata, mulut, indera peraba kita. 

Serangan Iblis halus tetapi jeratnya seperti jaring laba-laba sehingga tanpa disadari banyak korban ditelannya. 

JADI 

Musuh utama kita bukanlah sesama kita manusia melainkan Iblis dan antek2nya. 

Ingatlah pengalaman dialami Legion telah mengalami penderitaan berat dirasuki roh jahat maka dari itu jaga diri kita agar tidak dirasuki roh jahat karena ketololan kita sendiri membuka baju zirah kita. 

Ada nasehat yang mengatakan
Pertahanan terbaik adalah kita lebih dulu menyerang daripada diserang !!! 

Allah telah memperlengkapi kita dengan perlengkapan rohani dan Allah telah memberi kuasa Roh Kudus kepada kita. 

Efesus 6:13 
Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. 

Apa saja perlengkapan senjata Allah? 
Baca Efesus 6:14-17 

Maka dari itu, kita serang Iblis dengan gencar dengan pedang Roh yakni Firman Allah agar Iblis lari tunggang-langgang seperti terjadi pada roh jahat yang keluar dari Legion, lalu masuk ke tubuh babi. 

Jangan biarkan diri kita dipermainkan Iblis melainkan kita yang harus menginjak Iblis dengan kuasa Roh Kudus. 

Lykas 10:18-19 
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Sabtu, 01 Februari 2020

JANGAN TAKUT














SABTU, 1 FEBRUARI 2020

2 SAMUEL 12:1-7,10-17 

Nabi Natan menyampaikan Firman Allah bahwa Daud akan ditimpa malapetaka atas perbuatan zinahnya pada Batsyeba. 

Meski Daud memohon ampun namun anak hasil perbuatan zinahnya itu mati dan akan menerima akibat dosa dimana keturunannya akan meniduri isteri Daud di siang hari secara terang-terangan. 

MAZMUR 51:12-17 

Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah. 

MARKUS 4:35-41 

Murid-murid ketakutan saat taufan yang dashyat menerjang perahu dan mereka membangunkan Yesus, lalu menghardik angin taufan menjadi tenang kembali. 

RENUNGAN 

Takut, kuatir, cemas berkaitan dengan perasaan seseorang tentang hal-hal akan datang yang akan menimpa dirinya yang belum tentu terjadi. 

Murid-murid Yesus membayangkan sesuatu malapetaka akan terjadi tatkala perahu diterjang angin taufan sehingga perasaan takut mencekam diri mereka. 

Memang adakalanya perasaan takut, khawatir, cemas setiap hari dipikirkan, akhirnya terjadi pada dirinya seperti yang dialami Ayub mengalami perasaan takut sesuatu akan terjadi pada dirinya. 

Ayub 3:25 
Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. 

Karena kelakuan anak-anak Ayub yang sering mengadakan pesta pora yang tidak bisa ditertibkan Ayub  demikian juga imam Eli yang tak mampu mencegah anak-anaknya berbuat dosa. --> Baca Galatia 5:19-21 

Ayub 1:4 
Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka. 

Roma 13:13 
Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. 

Dosa juga menimbulkan perasaan takut akibat dosa yang akan terjadi pada dirinya sebab pada dasarnya kita tahu akibat dosa adalah maut (Roma 6:23a). 

Daud berbuat dosa.  
Nabi Natan sampaikan pesan Allah pada Daud tentang hukuman Allah terhadap dirinya yang telah berzinah pada Batsyeba dan merekayasa pembunuhan Uria suami Batsyeba sehingga keturunan Daud ikut menanggung akibat dosa. 

 2 Samuel 12:11-12 
Beginilah firman Tuhan: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari. Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan." 

JADI 

Penyebab utama ketakutan
1. Akibat dosa 
2. Membayangkan sesuatu malapetaka akan terjadi meski belum tentu terjadi 

Solusinya
1. Bertobatlah dan tidak lakukan dosa 

Yakobus 4:8 
Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! Dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! 

1 Yohanes 3:8-9 
Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diriNya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. 

2. Percayalah dan tunduklah pada Allah 

1 Yohanes 4:4b 
Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. 

Yakobus 4:7 
Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! 


Salam Kasih, 
Surya Darma