Minggu, 23 Februari 2020

MENJADI GEMBALA BAIK










SABTU, 22 FEBRUARI 2020

1 PETRUS 5:1-4 

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. 

Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu. 

MAZMUR 23:1-6 

Daud bermazmur tentang Tuhan adalah Gembalaku dan berada dalam lindungan Tuhan di sepanjang masa. 

MATIUS 16:13-19 

Petrus menjawab bahwa Yesus adalah Mesias maka kata Yesus kepadanya bahwa Bapa di Surga yang menyatakan ini kepada Petrus. 

Kemudian Yesus berkata bahwa kepada Petrus akan diberikan kunci Kerajaan Surga danbdiatas batu karang ini akan didirikan jemaat dan apa yang diikat di dunia ini akan yerikat di Surga. 

RENUNGAN 

Kalender liturgi Gereja Katolik merayakan pesta tahta St Petrus pada hari ini untuk mengingatkan kita pesan Yesus kepada Petrus, dengan mengatakan: 

Matius 16:18 
Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya. 

Selain itu Yesus juga mengatakan pada Petrus agar gembalakan umatNya. 

Yohanes 21:17 
Kata Yesus kepada Petrus untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepadaNya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepada Petrus: "Gembalakanlah domba-dombaKu. 

Bagaimana dengan kita, apakah kita juga ditugaskan menjadi gembala di tempat kita masing-masing? 

Ya, paling tidak menjadi gembala bagi keluarga kita masing-masing, lalu kita bisa menjadi gembala bagi orang lain. 

Tema pra-paskah tahun ini di pertemuan kedua, dibahas mengenai bagaimana kita menjadi gembala yang baik. 

Menjadi seorang gembala baik adalah bertanggung-jawab atas kesejahteraan dan keselamatan domba-domba yang digembalakannya dan menjadi teladan bagi domba-dombanya

Di dalam keluarga, kepala keluarga yang menjadi gembala atas anggota keluarga, demikian pula menjadi gembala orang lain seperti menjadi ketua lingkungan di paroki gereja hendaknya gembala bagi umat di lingkungan. 

Kita hendaknya mencontoh sikap Yesus sebagai Gembala, bukan gembala biasa tetapi Gembala Agung. 

Yesus mengatakan diriNya Gembala yang baik sebab memberikan diriNya untuk kita adalah domba-dombaNya. 

Ada 2 hal utama teladan gembala baik

Pertama 
Memberikan dirinya bahkan nyawaNya 

Yohanes 10:11 
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; 

Kedua 
Mengenal dan dikenal oleh dombaNya 

Yohanes 10:14 
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku 

Memang hanya Gembala Agung yakni Yesus Kristus yang memberikan jaminan hidup kekal sedangkan kita bisa menjadi gembala baik jikalau kita mengutamakan kepentingan orang lain terutama untuk membawa orang lain kepada Yesus agar mereka diselamatkan. 

Kita adalah perpanjangan Tangan Tuhan menjadi gembala bagi keluarga dan bagi orang lain dalam komunitas, lingkungan rohani, bahkan di tempat kita bekerja mencari nafkah juga hendaknya kita bisa menjadi gembala baik. 

Semoga kita menanggapi panggilan menjadi gembala baik dimanapun kita berada sesuai yang dikehendaki Tuhan. 

Sebagai bahan permenungan sebagai gembala baik, baca dan renungkan Mazmur pasal 23 dengan seksama dan mintalah kepada Tuhan agar diberikan hati seorang gembala baik. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com