Rabu, 26 Februari 2020

PERTENGKARAN DAN SENGKETA














SELASA, 25 FEBRUARI 2020

YAKOBUS 4:1-10 

Pertengkaran dan sengketa datangnya dari hawa nafsu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? 

Persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah maka dari itu hendaknya kamu rendahkan dirimu di hadapan Allah. 

MAZMUR 55:7-11,23 

Bingungkanlah mereka, kacaukanlah percakapan mereka, ya Tuhan, sebab aku melihat kekerasan dan perbantahan dalam kota! 

Tetapi Engkau, ya Allah, akan menjerumuskan mereka ke lubang sumur yang dalam; orang penumpah darah dan penipu tidak akan mencapai setengah umurnya. Tetapi aku ini percaya kepadaMu. 

MARKUS 9:30-37 

Murid-murid Yesus bertengkar tentang siapa yang terbesar diantara mereka, lalu Yesus menempatkan seorang anak kecil di tengah mereka dan berkata: 

"Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku." 

RENUNGAN 

Tuhan Yesus mengingatkan kepada kita agar berdamai dengan semua orang agar terhindar dari masalah. 

Matius 5:25 
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. 

Lihatlah ada banyak orang masuk penjara disebabkan pertengkaran dan sengketa meski kenyataannya dia benar tetapi kalah dalam pengadilan karena ebenaran di dunia ini bisa diputarbalikan tergantung uang dan kuasa dari lawannya. 

Pertengkaran yang berlarut-larut menjadi persengketaan dan akhirnya ada pihak yang menang dan pihak yang kalah. 

Maka dari itu, 
Mengalah lebih bijaksana dari pada bertengkar dengan orang lain tetapi apakah bisa kita berbuat demikian? 

Timbul pertanyaannya adalah mengapa mesti bertengkar? 

Seringkali jawabannya adalah kita merasa diri benar dan dirugikan oleh orang lain sehingga kita merasa berhak menuntut suatu keadilan. 

Benar apa yang dikatakan Firman Tuhan bahwa pertengkaran dan sengketa itu disebabkan oleh hawa nafsu kita yang memperjuangkan keinginan-keinginan kedagingan kita. 

Yakobus 4:1-2a 
Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu? Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. 

Bacaan Injil hari ini tentang murid-murid Yesus bertengkar mengenai siapa yang terbaik diantara mereka karena masing2 menginginkan menjadi yang terbesar. 

Orang yang haus akan pujian termasuk golongan orang yang ingin dirinya dipuji menjadi yang terbaik dan ter...ter...lainnya 

Ujung dari pertengkaran dan sengketa adalah soal uang/harta dunia, harga diri berupa nama baik/terkenal, dan beroleh kuasa untuk memperlancar tujuannya. 

Yesus menjelaskan agar kita bersikap seperti anak kecil, apa maksudnya? 

Anak kecil juga bertengkar tetapi satu hal yang menonjol dari seorang anak kecil
1) percaya penuh kepada orangtuanya 
2) yakin dirinya dikasihi orangtuanya 

Berarti Yesus menginginkan agar kita juga berserah penuh mempercayakan kendali atas hidup kita di tangan Tuhan dan kita yakin Tuhan mengasihi kita. 

Kenyataannya seringkali kebanyakan kita setengah hati atau ragu-ragu berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan. 

Kita berusaha mengendalikan diri sendiri dan Tuhan diperlukan sebagai pemberi berkat duniawi seperti kita inginkan. 

Tidak heran bila terjadi benturan berupa pertengkaran dan persengketaan tatkala berupaya meraih tujuan yang diinginkan. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com