Selasa, 11 Februari 2020

MASUKLAH DALAM HADIRAT TUHAN














SENIN, 10 FEBRUARI 2020

1 RAJA 8:1-7,9-13 

Salomo menyuruh para imam dan orang Lewi mengangkut tabut Tuhan dan segala barang kudus dari kota Daud yaitu Sion ke ruang maha kudus. 

MAZMUR 132:6-10 

Bangunlah, ya Tuhan, dan pergilah ke tempat perhentianMu, Engkau serta tabut kekuatanMu! Biarlah imam-imamMu berpakaian kebenaran, dan bersorak-sorai orang-orang yang Kaukasihi! Oleh karena Daud, hambaMu, janganlah Engkau menolak orang yang Kauurapi! 

MARKUS 6:53-56 

Setibanya Yesus dan murid-muridNya di Genesaret, banyak orang sakit datang dan disembuhkan Yesus. 

RENUNGAN 

Salomo membangun Bait Allah di kota Yerusalem dimana terdiri dari : 

Pertama : Ruang pelataran 

Melambangkan penyembahan tanpa hadirat Allah. 

Mazmur 100:4 
Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepadaNya dan pujilah namaNya! 

Kedua : Ruang Kudus 

Melambangkan tahap penyembahan dimana ada hadirat Allah. 

Setiap orang yang berada di ruang Kudus ini hendaknya Fokus dan segenap hati menghormati Allah selama melakukan penyembahan karena Allah itu Kudus. 

Ketiga : Ruang Maha Kudus 

Melambangkan hubungan sedemikian dekat dan intim dengan Yahwe (=Allah). 

Di ruang Maha Kudus ditempatkan Tabut Perjanjian berisikan dua loh batu memuat 10 perintah Allah dimana kemuliaan Allah berdiam disana, yang boleh dimasuki oleh imam besar setahun sekali pada hari raya Yom Kippur. 

Hanya Imam boleh masuk ke ruang Maha Kudus disucikan dengan Darah Anak Domba (dahulu dengan darah kurban) dan Imam menjaga kekudusan; pikiran, perkataan, dan perbuatan. 

Ketiga ruang di Bait Allah sekarang ini menyatakan bagaimana sikap kita saat melakukan penyembahan pada Allah. 

Seringkali hanya di bibir saja menyembah Allah sedangkan pikirannya dan hatinya terpikat ke hal-hal duniawi. 

Matius 15:8 
Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari padaKu 

Ada yang menyembah Allah tergantung perasaannya sehingga tidaklah heran terkadang on dan off penyembahannya. 

Penyembahan terdalam kepada Allah bila menyembah dalam roh dan kebenaran. 

Yohanes 4:23-24 
Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran. 

Dengan relasi intim dengan Allah maka semakin mengasihi Allah melalui sikap hidup kita menjaga kekudusan agar tidak melukai hati Allah karena dosa kita. 

Sayangnya, 

Banyak umat kristiani hanya datang pada Allah di saat membutuhkan pertolongan namun setelah itu makin jauh dari Allah. 

Saat misa penyembuhan, banyak orang berbondong-bondong datang dengan segala bentuk permohonan, diantaranya minta disembuhkan penyakitnya. 

Tidak heran sebagian merasa kecewa sebab penyakitnya tidak sembuh dan mempertanyakan mengapa Tuhan Allah tidak menyembuhkannya. 

Maunya segera sembuh atau diberkati Allah tetapi tidak peduli dengan relasinya dengan Allah yang hanya datang kepada Allah di saat ia membutuhkan Allah. 

Terkadang Allah sembuhkan seseorang meskipun ia hampir tak pernah beribadah ke gereja, bahkan tidak pernah berdoa. 

Hal ini Allah bermaksud memenangkan jiwa orang itu agar sadar mau bertobat namun seringkali tidak bertobat. 

Roma 2:4-5 
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahanNya, kesabaranNya dan kelapangan hatiNya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. 

Semoga kita perbaharui sikap hati kita saat menyembah Allah agar HadiratNya dan UrapanNya menguasai diri kita. 

Teruslah berdiam diri di HadiratNya maka jiwa kita akan tenang dan damai karena Allah senantiasa menyertai kita. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com