Kamis, 17 Januari 2013

WAKTUNYA TUHAN













Dalam suatu reuni, saya bertemu dgn temen kuliah sejak lulus tahun 1986 tidak berjumpa.
ada yang berbeda dari temen saya ini kalo dulu ia banyak memberitakan kabar sukacita Yesus kepada kami.namun malam itu ia mengaku sudah meninggalkan Yesus dan sekarang ia percaya pada dewi kwan im pho sat.

ia kecewa doanya bertahun-tahun pada Yesus tidak dijawab padahal ia merasa sudah memberikan dirinya sepenuhnya dalam pelayanan di gereja dan banyak berbuat kebaikan, terlebih banyak orang kembali ke Yesus bahkan yang baru percaya karena pemberitaan kesaksian hidup bersama Yesus ketika semasa kuliah.

saat ia merantau ke Taiwan, melalui temennya ia mendapatkan jawaban atas doa-doanya ketika ia berdoa kepada kwan im.

ada juga temen kuliah yang cerita bhw sejak ia berdevosi pada Bunda Maria, doa-doanya banyak terkabul sedangkan sebelumnya ketika ia berdoa kepada Tuhan Yesus, sering doanya belum dijawab dan kalaupun dijawab Tuhan, waktunya lama.

dua (2) hal tersebut diatas membuat saya termenung dan bertanya :
benarkah doa permohonan kepada Tuhan Yesus membutuhkan waktu yg lama dan bahkan tidak dikabulkan ? sedangkan memohon kepada Bunda Maria atau kepada dewi kwan im sering terjawab dalam waktu tidak lama.
sedangkan doa rosario atau novena biasanya berkisar 3x atau 9x saja.

KAPAN WAKTUNYA TUHAN

ada yang mengatakan setiap benih kebaikan atau kebajikan yang kita tabur yaitu saat kita menolong orang berarti saatnya akan tiba kita menuai hasilnya jika kita lakukan terus menerus kebaikan.seperti demikian kebanyakan orang berpandangan demikian.

jika tuaian yang dinantikan ternyata tak kunjung tiba, pupuslah harapan. apakah berarti kita kecewa dan mulai mempertanyakan kebenaran firman Tuhan :
2 Korintus 9:6
camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan
orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

kalau begitu bagaimana kita tahu waktunya Tuhan?
tak ada cara lain kecuali satu-satunya kita coba menggali firman Tuhan lebih dalam lagi sambil mohon rahmat Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita

sedikitnya 4 hal harus kita lakukan :

1. BERSERAH DIRI SECARA TOTAL

berarti kita percaya Tuhan menetapi janjiNYA karena Tuhan memang mau memberkati kita.
Buktinya Yesus telah menebus kita di kayu salib dan sudah menyelesaikan bagianNYA dan tugas kita adalah mempercayaiNYA dan berserah diri kepada pemeliharaan Tuhan.

Mazmur 37:5
serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak

seringkali kita mengandalkan diri akan kemampuan kita dan kita tidak yakin bahwa Tuhan selalu bersedia menolong kita.

Yesaya 46:4
sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; 

Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

jika kita berserah diri secara total kepada Tuhan maka genaplah nas
1 Korintus 2:9
seperti ada tertulis: "apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua disediakan Allah untuk mereka yang mengasihiNya.

2. MENEMPATKAN FIRMAN TUHAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP KITA

seringkali kita menggunakan ratio daripada percaya pada firman Tuhan.
Dalam berbisnis, kalau kita tidak ikuti cara dunia maka bisnis kita tak akan berhasil.
di kantor kita bekerja, kalau menolak melakukan praktek manipulasi pajak maka kita akan disisihkan.

pandangan dunia jika kita jujur maka tingkat keberhasilan biasa-biasa saja bahkan tidak sedikit yang gagal.
kita akan dibilangin "aneh" kalau orang lain melakukan "kompromi dengan berbohong" demi mencapai hasil yang sesuai kita inginkan.

contoh:
berurusan dengan bea cukai jika tak ada "uang pelicin"
bagaimana bisa keluar barang kita di pelabuhan.
itu hal biasa. orang akan mencibir jika kita pakai prosedur standar.
selain waktunya akan lama, juga kita akan kalah bersaing di pasaran saat
menjual produk tersebut.
masih buanyaakkk contoh lain yang hampir sebagian kita mengetahuinya

akan tetapi apa kata firman Tuhan dalam
Yohames 15:7
jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,
mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.

jika kita mengikuti apa kata firman maka kita harus percaya dan yakin bahwa waktunya Tuhan segera tiba kita dilimpahi anugerah berkat karna kita mau diajar dan mau ikuti firman

Mazmur 119:124-125
Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu.

3. BERJALAN DALAM IMAN

Kadangkala orang beriman dikatakan orang aneh, orang sombong, dan orang yang tidak realistis.namun orang beriman percaya bahwa Tuhan menyertainya dan tidak akan mempermalukan orang beriman.

Roma 10:11
"barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."

Daud memiliki iman percaya kepada Tuhan, saat melawan Goliat meski ia bertubuh kecil dan senjata ketapel.
Nuh membuat bahtera meski diejek banyak orang namun ia percaya pada petunjuk Tuhan.
Abraham percaya pada Tuhan dgn meninggalkan tempat kediamannya menuju ke tempat yang ia tidak tahu keadaannya.

Bagaimana dengan kita ?
apakah kita tetap berjalan dalam iman percaya pada Tuhan walaupun keadaan kita sekarang sedang terpuruk dan sepertinya tidak ada jalan keluarnya? Kita percaya Tuhan pasti bertindak menolong kita.

Mazmur 23:4
sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
(Baca juga Mazmur 27:1-3)

4. HATI HANCUR SECARA ROHANI

Mazmur 84:3
jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

kita tidak melihat pertolongan Tuhan karena hati kita kecewa, dendam, sakit hati, serakaH melainkan bila hati kita hancur remuk secara rohani.

untuk hal-hal yang rohani, seringkali hati kita tidak rindu pada perkara2 rohani ; hati ,jiwa kita tidak hancur dalam kerinduan kepada Tuhan.
kalau sempat kita baca Alkitab, pergi ke Gereja atau ikut bersekutu di lingkungan, bersaat teduh dalam doa.

sebaliknya orang yang hatinya hancur untuk hal2 rohani akan berkata : kalau bukan karena Tuhan, aku tidak dapat hidup seperti saat ini damai sukacita dan sejahtera.

JADI

dengan berserah diri secara total kepada Tuhan maka tidaklah sulit bagi kita menghargai firman Tuhan diatas segala apapun yang ada di dunia ini. Kita akan tetap berjalan sesuai iman kepercayaan kita dalam situasi hidup sesulit apapun karena kita tahu Tuhan dekat dengan orang yang hatinya remuk merindukanNYA.

waktunya Tuhan akan tiba jika ke 4 hal diatas terjadi dalam diri kita.
Seringkali kitanya yang belum siap menerima curahan berkat Tuhan.
Tuhan tahu waktu yang tepat kapan waktunya kita siap menerima berkat.

Rabu, 16 Januari 2013

MUSIM MENABUR ATAU MENUAI, TAHUN 2013














Berjuta pengharapan dan janji telah kita ikrarkan kepada Tuhan
sejak happy new year 2013 sd hari ini telah memasuki hari ke 16.
Hal ini terjadi berulangkali setiap saat pergantian tahun.

Demikian pula terjadi pergantian musim (wilayah tropis) dari musim kemarau berganti ke musin hujan., juga ada musim menabur & menuai.

Kejadian 8:22
selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.

sungguh mengagumkan Tuhan itu yang menciptakan keteraturan agar manusia dapat memaximalkan daya mengelola dan memelihara bumi ini seperti yang telah Tuhan perintahkan kepada Adam.

Kejadian 2:15
Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Namun oleh karena ulah manusia merusak alam maka terjadi ketidak-teraturan sehingga menimbulkan bencana alam bagi manusia.
padahal tujuan semula pergantian musim adalah demi kesejahteraan manusia agar memperoleh tuaian yg berlimpah dari upaya kerja keras saat musim menabur atau menanam.

ulah manusia itu dalam skala pribadi kita masing-masing beraneka ragam coraknya tetapi satu hal yang pasti sama kita lakukan adalah 

ketidak-teraturan kita menanam benih setelah kita memperoleh panen 
saat musim tuaian tiba.

atau bahasa simplenya :
Ketika kita dapat berkat melimpah alias rejeki nomplok, biasanya kita menyisihkan "sedikit saja" buat bantu orang lain karna kita sedang nikmati sendiri dan sebagian lagi ditabung buat masa depan.

artinya benih yg kita tanam kembali sebagian kecil saja dari hasil panen yang kita peroleh saat ini akibatnya untuk musim menuai akan datang, hasil panen yang kita peroleh sedikit juga, tidak sebesar seperti yg kita peroleh sekarang.

Nah, kalo sudah begini, bagaimana?
Respon kita cenderung komplain ke Tuhan atau paling tidak kita kecewa dan mulai ngambek sama Tuhan.

Rasul Paulus juga mengingatkan kita tentang pentingnya menabur benih.
2 Korintus 9:10
Tuhan yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu ...(baca mulai ayat 6 sd 11)

Jadi rejeki hari ini yg kita minta dari doa Bapa Kami mengandung benih untuk ditanam dan roti untuk dimakan, artinya :  

kita ga boleh menimbun rejeki dalam lumbung kita untuk kepentingan diri sendiri seluruhnya atau istilah kerennya buat masa depan dan anak cucu kita bahkan kalo bisa sampe tujuh turunan.

Kita disegarkan di awal tahun ini oleh
pengajaran Yesus tentang ketamakan orang kaya dalam Lukas 12:13-21.
kutipan ayat 19-21dibawah ini untuk kita mawas diri.
ayat 19
sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang,
tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
 
ayat 20
tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
 
ayat 21
demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.

BENIH itu apa?

adalah bagian dari berkat Tuhan yang kita terima untuk dibagikan kepada orang lain sebagai wujud kasih kita kepada sesama dan ungkapanb syukur kita kepada Tuhan yang sudah mencukupkan kebutuhan hidup kita.

Berkat Tuhan itu tidak hanya berupa uang atau kekayaan materi saja tapi bisa dalam wujud talenta atau karunia-karunia roh (1korintus pasal12)

Prinsip dasar dari kejadian 8:22 dan  2 Korintus 9:6-11 yang mendasar ini hendaknya dipahami sungguh-sungguh, bukan sekedar pengetahuan saja.

kita terkejut ketika disadarkan oleh prinsip benih dari rejeki yang saya terima selama ini, yang harus ditanam atau ditaburkan dalam porsi yang seharusnya kita sisihkan.

kita pikir sudah menaburkan benih dalam porsi cukup banyak dari rejeki yang Tuhan berikan namun ternyata lebih banyak bagian "roti" yang di  makan sendiri bersama keluarga dari semua rejeki diterima dari Tuhan.

pengetahuan akan kebenaran Sabda Tuhan dalam Alkitab ternyata tidak cukup sebagai landasan bagi orang beriman jika tidak disertai perbuatan kasih yang nyata dalam hidup sehari-hari yang kita jalani.

JADI
kita sendirilah yang memutuskan :
apakah benih yang akan kita tabur sepanjang tahun 2013 ini dan 
seberapa bagiankah benih tersebut ditanamkan?

2 Korintus 9:6
camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.