Kamis, 30 April 2020

ROTI HIDUP (BAGIAN-4)








KAMIS, 30 APRIL 2020

KISAH 8:26-40 

Seorang sida-sida dari Etiopia percaya pada Yesus setelah Filipus menjelaskan tentang nas kitab Yesaya yang tidak ia mengerti tentang seekor domba dibawa ke tempat pembantaian (Yesaya 53:7-8) dan ia minta dibaptis. 

MAZMUR 66:8-9,16-17,20 

Allah mempertahankan jiwa kami di dalam hidup dan tidak membiarkan kaki kami goyah. KepadaNya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian. 

Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setiaNya dari padaku. 

YOHANES 6:44-51 

Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia 

RENUNGAN 

Bagian ini agak sulit dicerna oleh orang yang belum beriman kepada Yesus yakni perkataan Yesus mengenai: 

Pertama 
Roti yang Kuberikan itu ialah dagingKu, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia 

Kedua 
Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya 

Kita umat kristiani tahu yang dimaksud dagingKu adalah Tubuh Yesus yakni pengorbanan Yesus menebus dosa kita manusia dan menyelamatkan kita dari alam maut akibat dosa. 

yang Kuberikan untuk hidup dunia artinya siapa saja yang mau percaya pada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. 

Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya 
Bagian ini masih banyak umat kristiani yang ragu-ragu dan hal ini tercermin dari perilaku hidup sehari-hari sibuk mencari duit dan mengumpulkan kekayaan dunia daripada mempersiapkan diri untuk hidup kekal di Sorga. 

Orang yang belum beriman kepada Yesus, tentu saja tidak percaya makan roti ini maka ia akan hidup selama-lamanya. 

Yohanes 14:1-2 
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 

Meskipun sudah tahu Firman Ini tetapi tak bisa dipungkiri bahwa uang masih jadi prioritas utama daripada Firman Tuhan sebagai jaminan hidupnya. 

Mengapa demikian? 

Kita manusia meski sudah beriman pada Yesus masih belum lepas seluruhnya dari prinsip kebenaran dunia, menempatkan uang/harta dunia dapat memberikan segala hal yang kita perlukan dan yang kita inginkan sedangkan Firman Allah paling tinggi prioritas kedua dilakukan dalam hidup ini. 

Yesus sudah katakan bahwa sedikit orang prioritaskan lakukan Firman Allah. 

Lukas 10:2a 
KataNya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit

Yesaya 6:8 
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!" 

Sedikit orang beriman bersedia prioritas utamanya bekerja di ladangNya Tuhan. 

Kita sudah bahas sebelumnya dimana banyak orang bekerja untuk beroleh uang untuk membeli makanan tubuhnya tetapi melupakan makanan rohaninya atau banyak orang sibuk menimbun harta dunia dan tidak menimbun harta di Sorga 

Itu sebabnya bekerja di ladang Tuhan tak menarik perhatian sebab tidak beroleh uang dan harta dunia sesuai diingininya atau tidak sesuai upah balas jasa dari kerja kerasnya yang diharapkannya. 

Upah atau balas jasanya terbesar dari pekerjaan di ladang Tuhan disimpan di Sorga sebagai harta kita tatkala berada di Sorga dapat dicairkan dan digunakan. 

Kita manusia maunya instant dan nyata dilihat, dipegang, dirasakan, dan dapat kita nikmati di dunia ini, bukan nanti di Sorga yang belum terlihat mata jasmani, belum bisa dirasakan dan belum bisa kita nikmati. 

Oleh sebab itu meski tahu Firman Tuhan adalah roti hidup namun sepanjang belum dapat kita lihat, kita rasakan, dan kita mengalaminya atau menikmatinya maka sulit Firman Tuhan menjadi prioritas utama sebagai makanan roti hidup bagi roh kita. 

Semoga kita tidak seperti itu melainkan kita mau menjadikan Firman Tuhan adalah roti hidup yang memberikan hidup di dunia ini dan hidup kekal di Sorga. 

Wahyu 22:17 
Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan Cuma-Cuma! 

Wahyu 19:9 
Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah." 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

Rabu, 29 April 2020

ROTI HIDUP (BAGIAN-3)









RABU, 29 APRIL 2020

KISAH 8:1b-8 

Saulus berusaha membinasakan jemaat di Yerusalem tetapi mereka tersebar di seluruh negeri sambil beritakan Injil. 

Filipus pergi ke Samaria beritakan tentang Mesias dan menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat sehingga sukacitalah orang-orang di kota itu. 

MAZMUR 66:1-3a,4-7a 

Seluruh bumi sujud menyembah kepadaMu, dan bermazmur bagiMu, memazmurkan namaMu." 

Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatanNya terhadap manusia 

YOHANES 6:35-40 

Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepadaKu, ia tidak akan haus lagi. 

Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendakKu, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. 

RENUNGAN 

Yesus mengatakan DIA ROTI HIDUP bila seseorang percaya kepadaNya maka orang ini tidak akan lapar dan haus lagi. 

Wow... Amazing Grace !!! 

Benarkah demikian kenyataannya terjadi di dalam hidup kita masing-masing? 
silahkan jawab dengan jujur, bagaimana dengan anda? 

Bila jawaban anda adalah belum maka perhatikan Yohanes 6:35 bagian kata Yesus yang mengatakan: 
1. barangsiapa datang kepadaKu 
2. barangsiapa percaya kepadaKu 

Sederhananya begini pengertiannya:  

datanglah kepada Yesus adalah setiap orang berdoa kepada Yesus meminta segala sesuatu yang diinginkannya. 

percayalah kepada Yesus adalah seorang yang percaya kepada Yesus mengasihi dirinya akan memberikan yang terbaik dan yang berguna buat dirinya. 

Sekarang jelas ya bedanya barangsiapa yang datang kepada Yesus dengan orang yang percaya kepada Yesus. 

Datanglah kepada Yesus berarti
Yesus katakan bahwa setiap orang boleh meminta, mencari, dan mengetok pintu atau dengan katalain pintu berkatNya. 

Matius 7:7-8 
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 

Kenyataannya banyak orang sudah lelah berdoa tetapi belum mendapatkan seperti yang diminta dalam doa-doanya. 

Kalo begitu Firman Allah tidak benar dong karena tidak menetapi janjiNya. 
Eiitt nanti dulu, jangan terburu emosi dan menuduh Allah ingkar janji. 

Coba simak Firman Allah dibawah ini: 

Bilangan 23:19 
Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? 

Percayalah kepada Yesus berarti
Percaya maksudnya mempercayakan diri kita seluruh hidup kita kepada Yesus; jadi bukan sebagian hidup yang diserahkan

Yohanes 15:7 
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 

Artinya hiduplah di dalam kebenaran FirmanNya maka hidup kita dipelihara Tuhan Allah karena IA mengasihi kita. 

Persoalannya

Banyak orang datang kepada Yesus pada saat lapar tubuh jasmaninya namun jiwa atau rohnya tidak haus merindukan Yesus Sang Sumber Air Hidup. 

Yohanes 7:37b-38 
Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum! Barangsiapa percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." 

JADI 

Supaya tidak lapar dan haus maka setiap orang harus datang dan percaya kepada Yesus; tidak bisa hanya datang kepada Yesus tetapi tidak percaya pada Yesus. 

Maka dari itu segeralah datanglah dan percayakan hidupmu kepada Yesus. 

Datanglah kepada Yesus 
Yesaya 55:1 
Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! 

Percayalah kepada Yesus 
Yesaya 55:2 
Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Selasa, 28 April 2020

ROTI HIDUP (BAGIAN-2)












SELASA, 28 APRIL 2020

KISAH 7:51-8:1a 

Stefanus mengatakan orang Israel keras kepala dan menentang Roh Kudus bahkan membunuh nabi-nabi dan orang-orang yang memberitakan tentang kedatangan orang benar dan menyalibkan Yesus. 

Stefanus dilempari batu hingga mati tetapi ia mengampuni mereka dan Saulus setuju Stefanus mati dibunuh. 

MAZMUR 31:3cd-4,6ab,7b,17,21ab 

Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!  Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena namaMu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Ke dalam tanganMulah kuserahkan nyawaku 

YOHANES 6:30-35 

Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan BapaKu yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia." 

RENUNGAN 

Selanjutnya Yesus menjelaskan kepada Nikodemus tentang roti dari sorga yang memberikan kekuatan untuk hidup

Kita tahu roti dari sorga itu Firman Allah maka seharusnya tidak diragukan lagi bahwa Firman Allah memberikan kita kekuatan untuk hidup di dunia ini dan menuntun kita kepada kehidupan kekal di Sorga bila kita hidup di dalam kebenaran Firman Allah atau kebenaran Allah. 

Tetapi mengapa masih banyak diantara kita umat kristiani tidak memilih roti dari sorga sebagai makanan utama hidupnya melainkan memilih makan roti dari dunia. 

Ada tiga penyebabnya
1. Tidak tahu kegunaan roti dari sorga 
2. Tahu tetapi tidak mengerti manfaatnya 
3. Tidak mau makan roti dari sorga 

Kita tidak usah menghakimi mereka yang tidak tahu kegunaan roti dari Sorga dan tidak usah berdebat pada yang tidak mau makan roti dari sorga sebagai makanan utama bagi dirinya. 

Bagian Kita adalah memberitahukan tentang roti dari sorga dan kegunaannya, lalu setelah itu kita doakan mereka. 

Bangsa Israel selama di padang gurun telah menerima roti dari sorga berupa manna yang menjadi makanan utama setiap hari selama 40 tahun...wow. 

Yohanes 6:31 
Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberiNya makan roti dari sorga. 

Artinya ada dua jenis roti dari sorga yakni berupa manna atau roti sebagai makanan bagi tubuh jasmani dan makanan rohani. 

Apa maksudnya? mari kita simak berikut ini yang dikatakan Musa kepada bangsa Israel tentang roti dari sorga. 

Ulangan 8:3 
Jadi Allah merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan Tuhan

Roti yang dimakan untuk tubuh jasmani diberikan Allah kepada kita berupa rejeki atau berkat materi (keuangan) supaya dapat membiayai keperluan hidup kita. 

Namun ada sebagian orang mengklaim rejeki yang diperolehnya adalah hasil dari jerih payahnya dari kemampuan dirinya. 

Eitt ... nanti dulu, coba perhatikan Firman Allah yang merupakan makanan rohani: 

Ulangan 8:17-18 
Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. 
Tetapi haruslah engkau ingat kepada Tuah Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. 

Selanjutnya, 

Ada yang masih penasaran tentang roti dari sorga memberikan kekuatan untuk hidup dengan mengatakan mengapa Stefanus mati dirajam di bacaan pertama hari ini sebab menurutnya apa gunanya makan roti dari sorga jika mati konyol. 

Atau ada yang bilang begini: 
Mengapa orang baik cepat mati dan orang jahat hidupnya lama? 

Mengapa orang yang rajin berdoa dan rajin beribadah ke Gereja bahkan aktif pelayanan di lingkungan dan komunitas rohani malah hidupnya pas-pasan dan serba kekurangan sedangkan orang yang jarang ke gereja yang sibuk kerja, malah hidupnya kaya serba berkelebihan? 

Mana itu katanya Tuhan Allah benteng hidup kita seperti kata Mazmur hari ini bila keadaan hidup susah dan menderita. 

Mazmur 31:4-5 
Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena namaMu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. 

Menurut pendapatnya hal tersebut diatas menjadi penyebab kenapa banyak orang tidak mengandalkan Firman Tuhan, roti dari sorga itu makanan utama hidupnya? 

Jawabannya sederhana saja yaitu orang ini belum memahami apa itu roti dari sorga dan kegunaannya sehingga ia tidak dapat memahami apa arti memberikan kekuatan hidup. 

Sebab pengertian hidup menurutnya ialah sebatas hidup banyak harta dunia yang diyakini membuat hidupnya bahagia di dunia saat ini dan tidak mempersiapkan diri hidup kekal di Sorga. 

Adalah baik baginya intropeksi diri
1. Apa tujuan utama hidup di dunia ini? 
2. Apa saja telah dilakukannya selain cari 
    duit dan kumpulkan harta dunia? 
3. Apakah rohnya sudah diberi makanan 
    rohani bergizi berupa Firman Allah? 
4. Apa pendapatnya menilai orang baik 
    dan orang jahat, apa ukurannya? 

Dari jawaban orang ini maka kita akan mengetahui apakah ia memahami atau belum tentang roti dari sorga memberikan kekuatan untuk hidup di dunia ini dan untuk hidup kekal di Sorga. 

Mari renungkan Firman Allah berikut ini sampai meresap kedalam hati nurani kita, setelah itu masihkah kita bertanya apa gunanya makan roti dari sorga? 

Matius 16:26 
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? 

1 Timotius 6:7 
Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Senin, 27 April 2020

ROTI HIDUP (BAGIAN-1)










SENIN, 27 APRIL 2020

KISAH 6:8-15 

Stefanus ditangkap dengan tuduhan telah menghina tempat kudus dan hukum Taurat karena: sebab mengatakan Yesus, orang Nazaret itu, akan merubuhkan tempat ini dan mengubah adat istiadat yang diwariskan oleh Musa kepada kita. 

MAZMUR 119:23-30 

Jalan-jalan hidupku telah aku ceritakan dan Engkau menjawab aku — ajarkanlah ketetapan-ketetapanMu kepadaku. Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titahMu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatanMu yang ajaib. 

YOHANES 6:22-29 

Banyak orang mencari Yesus setelah peristiwa Yesus memberi makan lima ribu orang dari 5 roti dan 2 ikan. 
Yesus mengatakan mereka mencariNya karena telah makan roti dan kenyang. 

RENUNGAN 

Memang benar apa yang dikatakan Yesus kepada banyak orang mencarinya karena telah kenyang makan roti seperti kitapun demikian cenderung mencari Yesus untuk meminta rejeki dan berkat lainnya. 

Paling banyak kita meminta rejeki berupa uang dan harta dunia sebab kebanyakan orang menjadikan uang dan harta dunia sebagai jaminan hidup di masa depan. 

Setelah uang dan harta, berikutnya kita meminta kepada Tuhan agar sehat selalu bersama keluarga. 

Semua yang kita minta adalah sessuatu yang akan habis dan hilang seketika saat kita meninggalkan dunia ini. 

Oleh sebab itu Yesus menasehati kita agar mencari makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal atau mengumpulkan harta sorgawi yang bisa dibawa ketika meninggalkan dunia ini. 

Yohanes 6:27 
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meteraiNya. 

Matius 19:21 
Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." 

Apa maksudnya makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal? 

Makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal adalah Firman Tuhan yang menuntun kita untuk sampai pada kehidupan kekal di Sorga. 

Firman Tuhan haruslah kita ketahui dan memahami agar kita dapat melakukan segala sesuatu yang difirmankan. 

Mazmur 119:30 
Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukumMu di hadapanku. 

Seperti kita ketahui bahwa: 
Yohanes 1:1 
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 

Dengan memahami Firman Tuhan maka kita mengenal Allah dan segala sesuatu yang menjadi kehendak, peraturan, dan perintah Allah ditujukan kepada kita. 

Lihatlah realita yang terjadi dimana orang berlomba-lomba mengumpulkan harta dunia dengan bekerja keras tanpa lelah dan akibatnya tubuh jasmaninya sakit. 

Padahal Firman Tuhan adalah makanan rohani full gizi yang memberikan nutrisi bagi roh atau rohani kita menjadi sehat. 

Banyak orang lupa bahwa roh kita yang utuh sedang jiwa dan tubuh jasmani hancur ketika meninggalkan dunia ini. 
Roh kita yang mempertanggungjawabkan perbuatan kita selama hidup di dunia ini. 

JADI 

Roti dunia merupakan makanan bagi 
tubuh jasmani kita sedangkan makanan rohani kita adalah roti hidup berupa Firman Tuhan. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Minggu, 26 April 2020

SIAPKAN DIRIMU BERITAKAN INJIL









SABTU, 25 APRIL 2020

1 PETRUS 5:5b-14  

Rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikanNya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memeliharamu. 

MAZMUR 89:2-3,6-7,16-17 

Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaanMu dengan mulutku turun temurun. Sebab kasih setiaMu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaanMu tegak seperti langit. 

MARKUS 16:15-20 

Yesus berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. 

RENUNGAN 

Kalender Liturgi Gereja Katolik hari ini menetapkan sebagai pesta St Markus. 

Markus adalah pengarang Injil berasal dari Yerusalem dan ia adalah anak rohani Petrus dimana ia bersama Barnabas melakukan perjalanan misi pertama ke Anthiokia (Kisah 12:25) dan ke Siprus (Kisah 13:13) untuk memberitakan Injil. 

Markus jadi Uskup Aleksandria sampai akhirnya ia dibunuh karena Kristuz dan jenazahnya di bawa ke Venesia, demikian riwayat hidup Markus. 

Apa yang bisa kita pelajari dari Markus? 

Pertama 
Memaximalkan talenta dan karunia yang Tuhan berikan kepada kita 

Talenta mesti diasah agar semakin tajam dimanfaatkan untuk kepentingan banyak orang dan Karunia mesti dipraktekan dalam pelayanan rohani agar makin peka dan ditambahkan kuasanya oleh Tuhan. 

Ada sembilan karunia Tuhan siapkan bagi kita (1 Korintus 12:4-11) 

Talenta dan karunia diberikan Tuhan akan hilang bila kita simpan buat diri sendiri dan tidak digunakan untuk kepentingan dalam pelayanan. 

1 Korintus 13:8 
Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. 

Dengan melayani berarti berbuat kasih kepada sesama sesuai Yesus kehendaki agar saling mengasihi (Yohanes 15:12) sehingga kasih tidak berkesudahan untuk selama-lamanya. 

Markus diberikan talenta menulis dan beliau adalah penulis Injil pertama yang mengisahkan tentang Yesus Kristus. 

Markus adalah anak rohani dari rasul Petrus sehingga banyak hal ia ketahui tentang karya Yesus selama ada didunia. 

Satu hal yang tidak boleh dilakukan oleh seseorang yang diberikan talenta dan karunia oleh Tuhan adalah untuk tujuan mendapatkan keuntungan diri sendiri, seperti misalnya uang, haus pujian, dan mencuri kemulian Tuhan untuk kemuliaan diri sendiri. 

Filipi 3:19 
Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi. 

Contohnya adalah Simon menyangka karunia bisa dibeli dengan uang untuk tujuan mendapatkan kuasa agar dapat memperoleh keuntungan diri sendiri. 

Kisah 8:18-20 
Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka, serta berkata: "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus." Tetapi Petrus berkata kepadanya: "Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang. 

Kedua 
Kesadaran melakukan perintah Yesus memberitakan Injil sampai akhir hayat 

2 Timotius 4:2 
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran 

Pemberita Injil harus tekun mendalami Firman Tuhan sampai temukan makna terdalam yang Tuhan maksudkan agar kita mengetahuinya dan melakukannya. 

Yesaya 45:3 
Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah Tuhan, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu. 

Kita mesti mengosongkan dari segala prinsip dan ajaran kebenaran dunia agar Firman Tuhan bekerja maksimal di dalam pikiran dan hati kita sehingga semakin rendah hati dan bersikap seperti hamba yang taat kepada tuannya (Filipi 2:7-9). 

1 Petrus 5:6 
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikanNya pada waktunya. 

Ada begitu banyak tantangan rintangan menghadang ketika melakukan tugas pewartaan atau pengInjilan

1. Kemurnian motivasi dan tujuan 
2. Keseriusan menggali Firman Tuhan 
3. Siap tempur dalam peperangan rohani 
4. Taat sampai mati 

Tantangan terberat adalah melawan diri sendiri dari keinginan kedagingan dan bila ada celah sedikit saja terbuka baju zirah di dalam diri kita (Efesus 6:11-17) maka oknum Iblis siap menerkam kita. 

1 Petrus 5:8-9 
Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 

Iman kita mesti teguh dan mental kita mesti mental seorang prajurit yang siap sedia memberitakan Injil dalam segala situasi dan kondisi kehidupan. 

1 Korintus 9:27 
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. 

2 Timotius 2:3-4 
Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. 

Kedua hal ini telah dilakukan Markus dan para Rasul serta pendahulu kita dengan taat dan setia sampai mati. 

Orang dunia mengatakan itu bodoh sebab mereka tidak tahu bahwa orang yang mati demi mewartakan Injil dan berkorban demi kepentingan orang lain berkenan bagi Tuhan Allah. 

Semoga kitapun seperti mereka yang telah menyelesaikan tugas pelayanan dan pewartaan Injil sampai tuntas. 

2 Timotius 4:7-8 
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hariNya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya. 


Salam Kasih, 
Surya Darma