Selasa, 01 Desember 2020

HENDAKNYA KITA BERSYUKUR DAN BERGEMBIRA






SELASA, 1 DESEMBER 2020
 
YESAYA 11:1-10 
 
Nabi Yesaya bernubuat akan kedatangan Raja damai dari tunas akan keluar tanggul Isai dan taruk yang tumbuh dari pangkal yang akan berbuah. 
 
MAZMUR 72:2,7-8,12-13,17
 
Mazmur tentang doa harapan untuk raja. 
Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong; ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin. 
 
Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia
 
LUKAS 10:21-24 
 
Yesus bergembira dalam Roh Kudus dan Yesus mengucap syukur kepada Bapa. 
 
RENUNGAN 
 
Bacaan dari Yesaya 11:1-10 berbicara mengenai harapan bangsa Israel akan kedatangan Raja damai. 
 
Bacaan Mazmur hari ini mengungkapkan doa harapan pada raja agar memberikan keadilan dan damai sejahtera berlimpah..
 
Bagaimana dengan bacaan Injil hari ini? 
 
Pertama 
Yesus mengucap syukur pada Bapa dan Roh Kudus yang memampukan Yesus melaksanakan tugas yang diembannya dari Bapa. 
 
Lukas 10:22 
Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorangpun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu. 
 
Kedua 
Yesus bergembira 
 
Apa yang membuat Yesus gembira?
 
Tidak dituliskan secara jelas namun kita bisa mencermati dari hal sebelumnya dimana 70 murid bercerita keberhasilan mereka menaklukkan setan dengan menyebut nama Yesus (Lukas 10:17). 
 
Yesus mengutus 70 murid dan mereka berhasil menyelesaikan tugasnya maka hal ini menyenangkan hati Yesus. 
 
Ketiga 
Selain itu ada hal lain yang membuat Yesus gembira yaitu dikatakan: 
 
Lukas 10:21 
Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepadaMu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepadaMu. 
 
semuanya itu apa? mengenai apa?
Bapa berkenan karena orang bijak dan orang pandai tidak mengetahui semuanya itu dan hanya orang kecil yang tahu semuanya itu.

Sekali lagi tidak dituliskan secara jelas namun bila dikaitkan dengan bacaan dari kitab Yesaya hari ini maka semuanya itu mungkin mengenai: 
 
Yesaya 11:2 
Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan. 
 
Orang kecil lebih mudah dikasih tahu, lebih mau diajar karena mereka belum tahu apa-apa sehingga dapat menerima: 
roh hikmat dan roh pengertian 
roh nasihat  dan roh keperkasaan 
roh pengenalan dan roh takut akan Tuhan 
 
Orang bijak dan orang pintar biasanya merasa banyak tahu segala hal dan cenderung tidak mau mendengar sehingga sulit menerima pengajaran dan pewartaan Firman Tuhan. 
 
Mengapa demikian? 
Rasul Paulus menjelaskan mengenai sikap orang bijak dan orang pintar. 
 
1 Korintus 1:27-28 
Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. 
 
Mewartakan Firman Tuhan kepada orang kaya, orang pintar, orang bijak, orang sukses atau kepada boss atau orang diatas kita intelektualnya, biasanya sulit mau menerima bahkan tidak digubrisnya.
seandainya mau mendengar, biasanya sering terjadi perdebatan.
entah kenapa yach, 
kita manusia ini cenderung "belagu" jika memiliki kekayaan materi, 
jika sukses karier dan bisnis 
jika intelektualnya pintar dan jenius 
jika memegang kuasa jabatan 
jika memiliki sesuatu "kelebihan..." 
 
Itu sebabnya, Yesus bersyukur para murid-muridNya berhasil menjalankan tugasnya yang pada umumnya diterima oleh orang kecil sedangkan orang bijak dan orang pintar yang cenderung tidak rendah hati; sombong, tinggi hati dan congkak hati. 
 
1 Petrus 5:5b 
Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." 
 
Keempat 
Yesus menasehati, hendaknya para murid (teemasuk kita) selalu bersyukur atas apa yang ada pada kita saat ini serta bergembiralah menikmatinya. 
 
Lukas 10:23-24 
Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat. Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."
JADI
Semoga kita bersikap rendah hati, selalu mau menerima segala pengajaran dari Tuhan dan keseharian hidup kita hendaknya selalu rendah hati dalam segala hal. 
 
 
Salam Kasih, 
Surya Darma 
renunganpdkk.blogspot.co.id 
https://renunganhariankatolik.video.blog 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com