Sabtu, 16 Februari 2013

BENARKAH AKU MEMPERCAYAIMU TUHAN ?














Sayup- sayup kudengar alunan lagu yang syairnya mendayu-dayu 
di sebelah rumahku; saya kutip syairnya ya (khusus yg belum tahu)

BAGI TUHAN TAK ADA YANG MUSTAHIL (Markus 14:36)
ku yakin saat KAU ber-firman, ku menang saat KAU bertindak
hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMU
kuaman karna KAU menjaga, kukuat karna KAU menopang
hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMU
bagi Tuhan tak ada yang mustahil
bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
mukjijatnya disediakan bagiku
ku diangkat dan dipulihkanNYA

saat segala sesuatu tercukupi bahkan deposito dan
harta kekayaan sertifikatnya atas nama kita (Lukas 12:18-19)
dengan yakin 1000% kita katakan : "yes, i believe u GOD ..."

bagaimana jika kondisi keuangan dan harta kekayaan 
yang tersedia ternyata tidak cukup untuk membiayai
keperluan hidup kita (Mazmur 6:1-4)
apakah kita masih dengan suara lantang : 
"yes, i still believe u GOD ..."

bagaimana jika doa-doa kita belum dijawab ?
padahal kita amat sangat membutuhkan pertolongan Tuhan.

teman saya berulangkali keluar masuk rumah sakit harapan kita, 
jantungnya sudah dipasang "ring" namun sering komplikasi ke penyakit
lainnya, sekujur tubuh bengkak karena air di tubuhnya tak bisa keluar
jadi harus disedot ... bayangkan betapa menderitanya ?

ketika dibesuk, mula-mula ia merintih begini :
"Tuhan dimanakah Engkau, please tolong saya Tuhan, sakit sekali ..."
lama kelamaan ia menangis tersedu-sedu dan mengerang :
"Tuhan, kenapa Engkau tidak menjawab doa-doaku ...
kayaknya Engkau tidak akan menyembuhkan aku ..."

hati ini terenyuh menyaksikan temen mengeluh dan keyakinannya
bahwa bagi Tuhan tak ada mustahil, sudah memudar bahkan sudah
tidak ber-pengharapan lagi karena ia merasa Tuhan menghukum dirinya?

bisakah anda memberi nasehat begini :
" ... percayalah pada Tuhan, kalo sekarang belum dijawab doamu
pasti Tuhan punya rencana yang terbaik bagimu, sabar ya ..."

PENGHARAPAN VERSUS KENYATAAN

Banyak peristiwa hidup yang tidak dapat dijawab berdasarkan pengalaman, ada sesuatu "misteri" yang tidak kita mengerti.

Roma 11:33-34
O, alangkah dalamnya kekayaan hikmat dan pengetahuan Allah! 
Sungguh tak terselidiki keputusan2Nya dan sungguh tak terselami jalan2Nya!
Sebab siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? atau
siapakah yang pernah menjadi penasihatNya?

Mempercayai Tuhan itu adalah perjuangan terus-menerus yang harus kita upayakan jangan pernah takabur, apalagi sesumbar seperti Petrus. 
Matius 26:33
Petrus menjawab-Nya: 
"Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."

Mungkin di satu peristiwa hidup, kita tegar mempertahankan iman kepercayaan kita namun hidup ini ada suatu rentang waktu yang panjang untuk mengatasi segala persoalan hidup yang kita tidak tahu bentuk dan kekuatannya di hari-hari akan datang.
menyangkal diri sudah berat bagi kita, apalagi harus memanggul salib. 

Tengoklah kisah hidup "santo dan santa" yang di kategorikan "orang kudus" di akhir hidup mereka alami penderitaan tubuh dan jiwa yang disiksa, demi mempertahankan keyakinan iman kepercayaannya.

Ibrani 12:3-4
Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

Teman saya termasuk kategori orang baik yang tabah, mengalah, memiliki iman yang teguh namun setelah sepuluh tahun menderita penyakit jantung, saat menerima kenyataan bahwa penyakitnya semakin parah ... runtuhlah iman kepercayaannya bahkan ia mempertanyakan dimanakah Tuhan itu yang selama ini ia yakini dan ia beritakan kepada banyak orang.

itulah sebabnya saya mencoba menggoreskan pena untuk merenungkan peristiwa yang dialami temen sebagai permenungan iman kepercayaan dan menjadi sebuah pertanyaan pada diri pribadi : 
benarkah aku mempercayaiMU, Tuhan ?
di segala peristiwa hidup yang akan kujalani sampai tiba saatnya nanti dipanggil pulang.

Bagaimana dengan anda ?

saya teringat nasehat dari kitab Sirakh yang mengajarkan kita tetap percaya pada Tuhan seraya membenahi langkah hidup kita.

Sirakh 2:4-6
segala-galanya yang menimpa dirimu, terimalah saja dan
hendaklah sabar dalam segala perubahan kehinaanmu sebab
emas diuji di dalam api tetapi orang yang kepadanya Tuhan berkenan
dalam kancah penghinaan.
Percayalah pada Tuhan maka Ia-pun menghiraukan dikau,
ratakanlah jalanmu, dan berharaplah kepadaNya.



Kamis, 17 Januari 2013

WAKTUNYA TUHAN













Dalam suatu reuni, saya bertemu dgn temen kuliah sejak lulus tahun 1986 tidak berjumpa.
ada yang berbeda dari temen saya ini kalo dulu ia banyak memberitakan kabar sukacita Yesus kepada kami.namun malam itu ia mengaku sudah meninggalkan Yesus dan sekarang ia percaya pada dewi kwan im pho sat.

ia kecewa doanya bertahun-tahun pada Yesus tidak dijawab padahal ia merasa sudah memberikan dirinya sepenuhnya dalam pelayanan di gereja dan banyak berbuat kebaikan, terlebih banyak orang kembali ke Yesus bahkan yang baru percaya karena pemberitaan kesaksian hidup bersama Yesus ketika semasa kuliah.

saat ia merantau ke Taiwan, melalui temennya ia mendapatkan jawaban atas doa-doanya ketika ia berdoa kepada kwan im.

ada juga temen kuliah yang cerita bhw sejak ia berdevosi pada Bunda Maria, doa-doanya banyak terkabul sedangkan sebelumnya ketika ia berdoa kepada Tuhan Yesus, sering doanya belum dijawab dan kalaupun dijawab Tuhan, waktunya lama.

dua (2) hal tersebut diatas membuat saya termenung dan bertanya :
benarkah doa permohonan kepada Tuhan Yesus membutuhkan waktu yg lama dan bahkan tidak dikabulkan ? sedangkan memohon kepada Bunda Maria atau kepada dewi kwan im sering terjawab dalam waktu tidak lama.
sedangkan doa rosario atau novena biasanya berkisar 3x atau 9x saja.

KAPAN WAKTUNYA TUHAN

ada yang mengatakan setiap benih kebaikan atau kebajikan yang kita tabur yaitu saat kita menolong orang berarti saatnya akan tiba kita menuai hasilnya jika kita lakukan terus menerus kebaikan.seperti demikian kebanyakan orang berpandangan demikian.

jika tuaian yang dinantikan ternyata tak kunjung tiba, pupuslah harapan. apakah berarti kita kecewa dan mulai mempertanyakan kebenaran firman Tuhan :
2 Korintus 9:6
camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan
orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

kalau begitu bagaimana kita tahu waktunya Tuhan?
tak ada cara lain kecuali satu-satunya kita coba menggali firman Tuhan lebih dalam lagi sambil mohon rahmat Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita

sedikitnya 4 hal harus kita lakukan :

1. BERSERAH DIRI SECARA TOTAL

berarti kita percaya Tuhan menetapi janjiNYA karena Tuhan memang mau memberkati kita.
Buktinya Yesus telah menebus kita di kayu salib dan sudah menyelesaikan bagianNYA dan tugas kita adalah mempercayaiNYA dan berserah diri kepada pemeliharaan Tuhan.

Mazmur 37:5
serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak

seringkali kita mengandalkan diri akan kemampuan kita dan kita tidak yakin bahwa Tuhan selalu bersedia menolong kita.

Yesaya 46:4
sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; 

Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

jika kita berserah diri secara total kepada Tuhan maka genaplah nas
1 Korintus 2:9
seperti ada tertulis: "apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua disediakan Allah untuk mereka yang mengasihiNya.

2. MENEMPATKAN FIRMAN TUHAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP KITA

seringkali kita menggunakan ratio daripada percaya pada firman Tuhan.
Dalam berbisnis, kalau kita tidak ikuti cara dunia maka bisnis kita tak akan berhasil.
di kantor kita bekerja, kalau menolak melakukan praktek manipulasi pajak maka kita akan disisihkan.

pandangan dunia jika kita jujur maka tingkat keberhasilan biasa-biasa saja bahkan tidak sedikit yang gagal.
kita akan dibilangin "aneh" kalau orang lain melakukan "kompromi dengan berbohong" demi mencapai hasil yang sesuai kita inginkan.

contoh:
berurusan dengan bea cukai jika tak ada "uang pelicin"
bagaimana bisa keluar barang kita di pelabuhan.
itu hal biasa. orang akan mencibir jika kita pakai prosedur standar.
selain waktunya akan lama, juga kita akan kalah bersaing di pasaran saat
menjual produk tersebut.
masih buanyaakkk contoh lain yang hampir sebagian kita mengetahuinya

akan tetapi apa kata firman Tuhan dalam
Yohames 15:7
jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,
mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.

jika kita mengikuti apa kata firman maka kita harus percaya dan yakin bahwa waktunya Tuhan segera tiba kita dilimpahi anugerah berkat karna kita mau diajar dan mau ikuti firman

Mazmur 119:124-125
Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu.

3. BERJALAN DALAM IMAN

Kadangkala orang beriman dikatakan orang aneh, orang sombong, dan orang yang tidak realistis.namun orang beriman percaya bahwa Tuhan menyertainya dan tidak akan mempermalukan orang beriman.

Roma 10:11
"barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."

Daud memiliki iman percaya kepada Tuhan, saat melawan Goliat meski ia bertubuh kecil dan senjata ketapel.
Nuh membuat bahtera meski diejek banyak orang namun ia percaya pada petunjuk Tuhan.
Abraham percaya pada Tuhan dgn meninggalkan tempat kediamannya menuju ke tempat yang ia tidak tahu keadaannya.

Bagaimana dengan kita ?
apakah kita tetap berjalan dalam iman percaya pada Tuhan walaupun keadaan kita sekarang sedang terpuruk dan sepertinya tidak ada jalan keluarnya? Kita percaya Tuhan pasti bertindak menolong kita.

Mazmur 23:4
sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
(Baca juga Mazmur 27:1-3)

4. HATI HANCUR SECARA ROHANI

Mazmur 84:3
jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

kita tidak melihat pertolongan Tuhan karena hati kita kecewa, dendam, sakit hati, serakaH melainkan bila hati kita hancur remuk secara rohani.

untuk hal-hal yang rohani, seringkali hati kita tidak rindu pada perkara2 rohani ; hati ,jiwa kita tidak hancur dalam kerinduan kepada Tuhan.
kalau sempat kita baca Alkitab, pergi ke Gereja atau ikut bersekutu di lingkungan, bersaat teduh dalam doa.

sebaliknya orang yang hatinya hancur untuk hal2 rohani akan berkata : kalau bukan karena Tuhan, aku tidak dapat hidup seperti saat ini damai sukacita dan sejahtera.

JADI

dengan berserah diri secara total kepada Tuhan maka tidaklah sulit bagi kita menghargai firman Tuhan diatas segala apapun yang ada di dunia ini. Kita akan tetap berjalan sesuai iman kepercayaan kita dalam situasi hidup sesulit apapun karena kita tahu Tuhan dekat dengan orang yang hatinya remuk merindukanNYA.

waktunya Tuhan akan tiba jika ke 4 hal diatas terjadi dalam diri kita.
Seringkali kitanya yang belum siap menerima curahan berkat Tuhan.
Tuhan tahu waktu yang tepat kapan waktunya kita siap menerima berkat.

Rabu, 16 Januari 2013

MUSIM MENABUR ATAU MENUAI, TAHUN 2013














Berjuta pengharapan dan janji telah kita ikrarkan kepada Tuhan
sejak happy new year 2013 sd hari ini telah memasuki hari ke 16.
Hal ini terjadi berulangkali setiap saat pergantian tahun.

Demikian pula terjadi pergantian musim (wilayah tropis) dari musim kemarau berganti ke musin hujan., juga ada musim menabur & menuai.

Kejadian 8:22
selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.

sungguh mengagumkan Tuhan itu yang menciptakan keteraturan agar manusia dapat memaximalkan daya mengelola dan memelihara bumi ini seperti yang telah Tuhan perintahkan kepada Adam.

Kejadian 2:15
Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Namun oleh karena ulah manusia merusak alam maka terjadi ketidak-teraturan sehingga menimbulkan bencana alam bagi manusia.
padahal tujuan semula pergantian musim adalah demi kesejahteraan manusia agar memperoleh tuaian yg berlimpah dari upaya kerja keras saat musim menabur atau menanam.

ulah manusia itu dalam skala pribadi kita masing-masing beraneka ragam coraknya tetapi satu hal yang pasti sama kita lakukan adalah 

ketidak-teraturan kita menanam benih setelah kita memperoleh panen 
saat musim tuaian tiba.

atau bahasa simplenya :
Ketika kita dapat berkat melimpah alias rejeki nomplok, biasanya kita menyisihkan "sedikit saja" buat bantu orang lain karna kita sedang nikmati sendiri dan sebagian lagi ditabung buat masa depan.

artinya benih yg kita tanam kembali sebagian kecil saja dari hasil panen yang kita peroleh saat ini akibatnya untuk musim menuai akan datang, hasil panen yang kita peroleh sedikit juga, tidak sebesar seperti yg kita peroleh sekarang.

Nah, kalo sudah begini, bagaimana?
Respon kita cenderung komplain ke Tuhan atau paling tidak kita kecewa dan mulai ngambek sama Tuhan.

Rasul Paulus juga mengingatkan kita tentang pentingnya menabur benih.
2 Korintus 9:10
Tuhan yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu ...(baca mulai ayat 6 sd 11)

Jadi rejeki hari ini yg kita minta dari doa Bapa Kami mengandung benih untuk ditanam dan roti untuk dimakan, artinya :  

kita ga boleh menimbun rejeki dalam lumbung kita untuk kepentingan diri sendiri seluruhnya atau istilah kerennya buat masa depan dan anak cucu kita bahkan kalo bisa sampe tujuh turunan.

Kita disegarkan di awal tahun ini oleh
pengajaran Yesus tentang ketamakan orang kaya dalam Lukas 12:13-21.
kutipan ayat 19-21dibawah ini untuk kita mawas diri.
ayat 19
sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang,
tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
 
ayat 20
tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
 
ayat 21
demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.

BENIH itu apa?

adalah bagian dari berkat Tuhan yang kita terima untuk dibagikan kepada orang lain sebagai wujud kasih kita kepada sesama dan ungkapanb syukur kita kepada Tuhan yang sudah mencukupkan kebutuhan hidup kita.

Berkat Tuhan itu tidak hanya berupa uang atau kekayaan materi saja tapi bisa dalam wujud talenta atau karunia-karunia roh (1korintus pasal12)

Prinsip dasar dari kejadian 8:22 dan  2 Korintus 9:6-11 yang mendasar ini hendaknya dipahami sungguh-sungguh, bukan sekedar pengetahuan saja.

kita terkejut ketika disadarkan oleh prinsip benih dari rejeki yang saya terima selama ini, yang harus ditanam atau ditaburkan dalam porsi yang seharusnya kita sisihkan.

kita pikir sudah menaburkan benih dalam porsi cukup banyak dari rejeki yang Tuhan berikan namun ternyata lebih banyak bagian "roti" yang di  makan sendiri bersama keluarga dari semua rejeki diterima dari Tuhan.

pengetahuan akan kebenaran Sabda Tuhan dalam Alkitab ternyata tidak cukup sebagai landasan bagi orang beriman jika tidak disertai perbuatan kasih yang nyata dalam hidup sehari-hari yang kita jalani.

JADI
kita sendirilah yang memutuskan :
apakah benih yang akan kita tabur sepanjang tahun 2013 ini dan 
seberapa bagiankah benih tersebut ditanamkan?

2 Korintus 9:6
camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Rabu, 12 Desember 2012

HIDUP DALAM KEPENUHAN TUHAN











Puji Tuhan, saudaraku terkasih dalam Yesus Kristus.
tak terasa tahun 2012 akan berlalu dan tahun 2013 menyongsong.
apa saja yang sudah kita kerjakan sejak 1 Jan 2012 hingga 13 Des 2012.

Jika perusahaan sibuk mengadakan stock opname menjelang akhir tahun untuk menghitung berapa nilai dari Inventory per 31 des 2012?
Tentu, jika ada yang cacat dipisahkan atau jika ada yang rusak dikeluarkan dari gudang bahkan ada yg langsung dihancurkan.

demikian seharusnya kita juga mengkalkulasi berapa nilai kepenuhan kita didalam Kristus? apakah masih penuh atau sudah menyusut dan tidak penuh?
jika ternyata hidup kita sudah tidak dalam kepenuhan kristus, segeralah
"menambahkannya" agar menjadi penuh kembali.

A. APA SIH ARTI HIDUP DALAM KEPENUHAN KRISTUS

Berdasarkan Kolose 2:6-7

1. KITA TELAH MENERIMA YESUS

Pastilah umat Katolik (juga Kristen) percaya kepada Tuhan Yesus, namun jikalau hanya percaya saja, maka setan juga percaya kepada Yesus, bahkan lebih serius percayanya hingga gemetar takut pada Yesus.

Yakobus 2:19
Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

setan gemetar artinya segan/takut kepada Tuhan.
anehnya, manusia "tidak gemetar" dengan Tuhan, banyak berbuat dosa sedangkan setan malah yang gemetar kepada Tuhan.

2. HIDUP KITA TETAP DIDALAM YESUS

Sekali kita percaya kepada Yesus berarti hidup kita harus tetap didalam Yesus. Benarkah demikian?
coba kita simak ayat berikutnya :

Kolose 2:8
Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Tidak sedikit orang yang beralih kpd hal-hal lain diluar Kristus jika sudah diperhadapkan oleh situasi kondisi yg mempengaruhi hidupnya yakni filsafat menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, artinya memakai cara2 atau prinsip2 dunia.

kita gamang sekali oleh keinginan menjadi "terbesar", haus akan pujian dan jabatan/kekuasaan, kemilau harta padahal Tuhan menyukai "sesuatu yang kecil, bahkan yang terkecil"
selain mewarisi sifat turun-temurun. kita juga dipengaruhi oleh prinsip2 dari roh-roh dunia.

Dalam pelayanan sekalipun, tak luput dari "mencuri Kemuliaan Tuhan" hanya untuk memegahkan diri sendiri mau mendapat nama besar, dipuji banyak orang, mau dihargai dan disanjung tinggi atas pelayanan yang sudah kita kerjakan, baik secara terbuka maupun terselubung dihati,

Ingat, apa kata firman Tuhan dalam :

Yohanes 3:30
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Lukas 17:10
Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.

3. BERAKAR DAN DIBANGUN DIATAS YESUS

Kita sudah sering mendengar firman berikut ini yang mau mengingatkan kita agar iman kita bertumbuh dan memiliki pondasi yang kokoh seperti hal-nya sebuah pohon memiliki
akar yang kuat menunjang pohon. (baca Lukas 6:46-49)

B. MENGAPA KITA HARUS HIDUP DALAM KEPENUHAN TUHAN

1. Karena kita sudah ditebus oleh pengorbanan Yesus di Salib
    1 Korintus 7:23
    Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar.
    karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

2. kita sudah lahir baru berarti telah menerima benih yang tidak fana
    1 Petrus 1:23
    Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yg fana
    tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup
    dan yang kekal
.

3. Karena kita dianugerahi menjadi
    anak-anak Allah.
    Yohanes 1:12
    semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya 

    menjadi anak-anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya

C. JIKA KITA HIDUP TIDAK DALAM KEPENUHAN TUHAN

Kolose 2:11-12a
Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan

Selama hampir satu tahun ini telah di jalani, kita intropeksi diri apakah masih terselip dihati kita, sikap yang tidak berkenan dimata Tuhan, seperti sikap iri hati, tidak mau mengampuni, menyombongkan harga diri, tinggi hati (tidak rendah hati), dendam, dll.
Jika masih ada maka segera kita cabut dan dikuburkan segala sikap2 tersebut (tidak hanya sekedar dibuang melainkan dipendam,dikubur dienyahkan).

Ada beberapa tindakan Tuhan jika kita tidak menguburkan sikap yang tidak berkenan bagiNYA, yaitu :

1. Tuhan menolak kita
    Wahyu 3:16
    Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas,
    Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

2. Tuhan bilang tidak mengenal kita
    Matius 7:22-23
    Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:
    Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu,dan 
    mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat 
    demi nama-Mu juga? 
    pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan 
    berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, 
    kamu sekalian pembuat kejahatan!

3. Tuhan mengusir kita
    Matius 16:23
    Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus:
    Enyahlah Iblis. engkau suatu batu sandungan.bagi-Ku, sebab
    engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan
    apa yang dipikirkan manusia.

4. Tuhan mencampakkan kita
    Yohanes 15:6
    Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar 

    seperti ranting dan menjadi kering, lalu dikumpulkan orang dan 
    dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Sebaliknya jika kita menguburkan sikap yang tidak berkenan bagi Tuhan
maka kita masuk dalam kesatuan hidup bersamaNYA
Yohanes 14:23
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

D. KESIMPULAN

Yuk, kita segera memperbaiki sikap dan cara hidup kita yang tidak sesuai dengan yang Tuhan kehendaki.

Tanggalkan dan Tinggalkan segala hal yang merintangi jalan kita menuju ke rumah BAPA dengan menyelaraskan segenap hidup kita di jalur yang telah dipersiapkan Yesus dan jangan coba melintasi jalur toll yang mau cepat tidak sesuai dengan ritme yang ditentukan Tuhan.

Jangan sampai kita kehilangan "Yesus" seperti yang dialami orangtua Yesus yaitu Yoseph & Maria ketika mereka dalam perjalanan pulang dari Bait Allah di Yerusalem menuju kembali ke Nazareth melainkan mata hati kita hanya tertuju pada Yesus saja bukan tertuju pada hal lain diluar Yesus.

Filipi 2:5
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan
perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

Semoga di masa Adven ini, kita telah mau mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus menjadi kelahiran baru di hati kita agar makin dipenuhi oleh kepenuhan Tuhan saja dan bukan oleh kepenuhan duniawi. Amin.