Sabtu, 09 Mei 2020

PERCAYALAH KEPADA YESUS











SABTU, 9 MEI 2020

KISAH 13:44-52 

Paulus dan Barnabas mengatakan pada orang-orang Yahudi bahwa sesungguhnya firman Allah diberitakan kepada mereka namun mereka menolaknya sehingga bangsa-bangsa lain sampai ke ujung dunia diselamatkan. 

MAZMUR 98:1-4 

Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang dari padaNya, telah menyatakan keadilanNya di depan mata bangsa-bangsa. 

Ia mengingat kasih setia dan kesetiaanNya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita. 

YOHANES 14:7-14 

Yesus katakan kepada Filipus bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku maka yang kamu minta dalam namaKu, Aku akan melakukannya supaya Bapa di permuliakan di dalam Anak. 

RENUNGAN 

Mengapa masih banyak orang yang tidak percaya kepada Yesus adalah Tuhan dan Yesus adalah Juruselamat? 

Yang sudah dibaptis dan menjadi umat kristiani, kepercayaan pada Yesus Kristus masih belum sepenuh hati dan belum sepenuh jiwa, segenap akalbudi menyerahkan seluruh hidupnya hanya kepada Yesus Kristus. 

2 Timotius 4:2 
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 

Ibrani 3:13 
Nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa. 

Menurut surat Petrus bahwa pertobatan di dunia bisa mempercepat kedatangan Yesus kedua-kalinya. 

2 Petrus 3:9,12 
Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Tuhan menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. 

Bagaimana dengan orang yang belum percaya atau belum beriman kepada Yesus Kristus? Apa penyebabnya? 

Tugas kita umat kristiani memberitakan Injil kepada mereka yang belum percaya kepada Yesus Kristus. 

Seperti dilakukan Paulus dan Barnabas memberitakan Injil kepada bangsa lain yang belum percaya kepada Yesus. 

Kisah 13:47 
Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi. 

Suatu tantangan bagi pemberitaan Injil adalah bagaimana dapat menarik bagi orang yang mendengar Injil menjadi percaya, beriman pada Yesus Kristus. 

Kisah 13:48-49 
Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya. Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu. 

Bila sudah diberitakan Injil secara benar tetapi mereka tetap menolak percaya maka menurut Rasul Paulus: 

2 Korintus 4:3-4 
Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. 

JADI 

Yang terpenting adalah bagaimana kita yang percaya kepada Yesus Kristus telah menjalani hidup di dalam kebenaran Tuhan dengan taat dan setia. 

Kebenaran Tuhan dapat kita ketahui dari Firman Tuhan tertulis di Alkitab,kitabsuci dapat kita lakukan dengan membacanya, merenungkannya, dan mempraktekannya di dalam kehidupan kita sehari-hari. 

Dengan hidup di dalam kebenaran Firman Tuhan maka relasi kita dengan Tuhan semakin intim setiap hari sehingga sikap dan perilaku kita sesuai kehendak Tuhan sehingga kita bisa mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan. 

Perbuatan kasih kita kepada sesama akan menarik banyak orang yang belum percaya kepada Yesus menjadi percaya dan beriman kepada Yesus Kristus. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Jumat, 08 Mei 2020

YESUS JALAN, KESELAMATAN, DAN HIDUP










JUMAT,  8 MEI 2020

KISAH 13:26-33 

Paukus memberitakan Yesus bangkit dari mati di salib di rumah ibadat di Antiokhia. 

MAZMUR 2:6-11 

"Akulah yang telah melantik rajaKu di Sion, gunungKu yang kudus!" Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan Ia berkata kepadaku: "AnakKu engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. 

YOHANES 14:1-6 

Yesus katakan bahwa DIA menyediakan tempat di rumah Bapa bagi kita sebab tidak ada seorangpun datang ke Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

RENUNGAN 

Ada banyak jalan yang bisa ditempuh di dunia ini, istilah umumnya adalah: banyak jalan ke Roma namun hanya ada satu jalan menuju kepada kehidupan kekal yakni melalui Yesus Kristus. 

Umat kristiani pasti pernah mendengar ayat firman Tuhan ini: 

Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.  (Yohnaes 14:6). 

Mengapa melalui Yesus bisa sampai kepada kehidupan kekal? 

Karena melalui Yesus ada: 

A. JALAN 
Ciri-ciri Jalan Tuhan (Yeremia 55:8-9)
1. JalanNya terang (Mazmur 119:105) 
2. JalanNya kasih setia (Mazmur 25:10) 
3. JalanNya kudus (Mazmur 77:14) 
4. JalanNya sempurna (Mazmur 18:31a) 
5. JalanNya kekal (Mazmur 139:24) 

Banyak jalan dunia membawa kepada malapetaka dan kehancuran meskipun pada awalnya sepertinya membawa kita kepada kesenangan dunia namun pada akhirnya menjerumuskan ke alam maut. 

Amsal 14:12 
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. 

Contoh
Jalan dunia mengajarkan bahwa carilah dan kumpulkan harta dunia sebanyaknya agar masa depan hidupmu bahagia tetapi akibatnya banyak orang stress, khawatir, karena merasa hartanya belum banyak padahal sudah berlimpah-ruah. 

Jalan Tuhan mengajarkan bahwa carilah dan kumpulkan harta di Sorga sehingga ia tidak stress, tidal khawatir akan hidup di dunia ini sebab percaya Bapa di Sorga mencukupi segala keperluan hidupnya di dunia ini. 

Matius 6:20-21 
Kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. 

Matius 6:8 
Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepadaNya. 

B. KEBENARAN 

Yohanes 8:31-32 
KataNya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepadaNya: "Jikalau kamu tetap dalam firmanKu, kamu benar-benar adalah muridKu dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." 

Kebenaran berdasarkan Firman Tuhan menuntun kita kepada kebenaran sesuai kehendak Tuhan. 

Banyak orang berpegang kebenaran dunia sebagai pedoman hidupnya namun pada akhirnya kebenaran dunia membawa orang kepada kebinasaan. 

Contoh
Kebenaran dunia mengatakan: hemat pangkal kaya sedangkan kebenaran Firman Tuhan mengatakan: 

Amsal 11:24 
Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. 

C. KEHIDUPAN 

Kehidupan di dunia ini hanya kehidupan sementara sebab suatu hari nanti akan berakhir kehidupan di dunia ini. 

Kehidupan yang membawa kita kepada keselamatan abadi adalah kehidupan kekal di Sorga. 

Yohanes 14:2-3 
Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. 

Syaratnya hanya satu yakni
Yohanes 14:1 
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepadaKu

Kita percaya kepada Yesus berarti kita menyerahkan seluruh hidup kepada Yesus artinya menuruti segala sesuatu yang dikatakan Yesus, yang diajarkan Yesus, dan yang dikehendaki Yesus. 

Bukan percaya hanya diucapkan mulut dan ditandai dengan baptisan melainkan mempercayai Yesus atau mempercayai Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap akalbudi kita. 

Contoh
Dunia mengatakan bahwa hidup cuman sekali, nikmatilah kesenangan dunia padahal Firman Tuhan mengatakan

1 Yohanes 2:17 
Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. 

JADI 

Jelaslah melalui Yesus maka ada jalan Tuhan, juga ada kebenaran Tuhan, yang menyelamatkan hidup dan membawa kepada kehidupan kekal di Sorga. 

Mazmur 25:4-5 
Beritahukanlah jalan-jalanMu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaranMu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Kamis, 07 Mei 2020

JADILAH UTUSAN TUHAN YANG SETIA









KAMIS, 7 MEI 2020

KISAH 13:13-25 

Paulus menjelaskan bagaimana bangsa Israel keluar dari Mesir sampai akhirnya tiba di tanah Kanaan dimana hakim-hakim dan raja-raja memerintah. 

Kemudian dari keturunan Daud, sesuai dengan yang telah dijanjikanNya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. 

Menjelang kedatanganNya Yohanes telah menyerukan kepada seluruh bangsa Israel supaya mereka bertobat dan memberi diri dibaptis. 

MAZMUR 89:2-3,21-22,25,27 

Aku telah mendapat Daud, hambaKu; Aku telah mengurapinya dengan minyakKu yang kudus, maka tanganKu tetap dengan dia, bahkan lenganKu meneguhkan dia. 

KesetiaanKu dan kasihKu menyertai dia, dan oleh karena namaKu tanduknya akan meninggi. Diapun akan berseru kepadaKu: 'Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku. 

YOHANES 13:16-20 

Yesus katakan seorang hamba diutus tidak lebih tinggi dari tuannya dan orang yang menerima utusan berarti menerima Aku dan menerima Dia yang mengutusKu 

RENUNGAN 

Ada 3 hal menurut Yesus tentang utusan

Pertama 
Seorang utusan dipilih Yesus 

Yohanes 13:18b 
Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. 

Seseorang tak dapat menolak bila Tuhan telah menetapkan mengutusnya, seperti dilakukan Musa dan Yeremia menolak tetapi akhirnya menerima perutusan. 

Keluaran 4:10,13 
Lalu kata Musa kepada Tuhan: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hambaMupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah." Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus." 

Yeremia 1:6 
Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan Allah! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda." 

Tuhan mengutus seseorang maka Tuhan persiapkan segala sesuatu diperlukan tatkala menjalankan tugas perutusan. 

Kepada Musa 
Keluaran 4:17 
Bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda mujizat. 

Kepada Yeremia 
Yeremia 1:8-9 
Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman Tuhan" Lalu Tuhan mengulurkan tanganNya dan menjamah mulutku; Tuhan berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataanKu kedalam mulutmu 

Bagaimana dengan anda, bersediakah diutus beritakan Injil dan diutus untuk tugas pelayanan rohani? 

Faktor utama seseorang tidak bersedia menjadi utusan adalah: 
1. Tidak tertarik 
2. Merasa tidak siap dan tidak layak  
3. Tidak percaya dirinya mampu 
4. Takut hadapi tantangan dan rintangan 

Berdoalah mohon petunjuk, peneguhan dari Tuhan dan percayalah bila Tuhan yang memilih kita maka bersiaplah untuk menerimanya dengan hati bersih dari keinginan kepentingan kemuliaan diri. 

Kedua 
Utusan menghadapi rintangan 

Yohanes 13:18c-19 
Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan rotiKu, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia. 

Hadapi tantangan dan rintangan dengan iman yang teguh agar tetap setia kepada Tuhan walau harus menderita bahkan rela kehilangan nyawa demi laksanakan tugas perutusan dari Tuhan. 

Ketiga 
Utusan tunduk pada yang mengutusnya 
Hamba tunduk pada tuannya 

Yohanes 13:16 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. 

Harun dan Miryam memberontak dengan alasan Musa mengambil perempuan kush padahal dibalik itu mereka iri hati. 

Bilangan 12:1-2 
Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush. Kata mereka: "Sungguhkah Tuhan berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada Tuhan. 

Mereka berani melawan Musa padahal Musa utusan Tuhan sehingga dihukum Tuhan dimana Miryam kena kusta. 
(Bilangan 12:8-10) 

Musa melanggar perintah Tuhan dengan memukul bukit batu dengan tongkat nya dua kali padahal disuruhnya satu kali (Bilangan 20:7-13) maka akibatnya Musa tidak boleh masuk ke negeri Kanaan (Ulangan 4:21). 

Penundukan diri sangat penting sebab pelanggaran terhadap perintah Tuhan akan menyebabkan kita dihukum Tuhan. 

Bangsa Israel sering tidak menerima utusan Tuhan yakni nabi-nabi bahkan banyak nabi dibunuh oleh mereka bahkan Yesuspun mereka salibkan. 

Kita umat kristiani haruslah menerima utusan Tuhan dengan hormat dan tunduk kepadanya sebab Tuhan mengutus orang orang pilihannya. 

Yohanes 13:20 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku. 

Seorang utusan Tuhan haruslah taat dan setia sampai mati laksanakan perintah Tuhan yang berikan tugas perutusan kepadanya. 

Siapa utusan Tuhan di jaman sekarang? 
Ya banyak, berbagai bentuk perutusan. 

Selain rohaniwan, orang awam diutus melaksanakan tugas perutusan bahkan setiap umat kristiani diutus beritakan Injil sesuai Amanat Agung Tuhan Yesus. 

Matius 28:19-20 
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. 

Contohlah nabi Yesaya langsung bersedia menawarkan dirinya diutus Tuhan. 

Yesaya 6:8 
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!" 

Bagaimana dengan anda? Siapkah berkata: ini aku, utuslah aku, ya Tuhan. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 


Rabu, 06 Mei 2020

MENURUTI FIRMAN ALLAH









RABU,  6 MEI 2020

KISAH 12:24-13:5a 

Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagiKu untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka." 

Roh Kudus menyuruh Barnabas dan Saulus pergi memberitakan Injil ke tempat yang ditunjukkan Roh Kudus. 

MAZMUR 67:2-3,5-6,8 

Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajahNya, supaya jalanMu dikenal di bumi, dan keselamatanMu di antara segala bangsa. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takut akan Dia! 

YOHANES 12:44-50 

Yesus mengatakan setiap orang percaya kepadaNya, mendengar perkataanKu dan melakukannya sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. 

RENUNGAN 

Bacaan Injil hari ini membahas perikop tentang Firman Allah yang menghakimi. 

Yesus katakan bahwa FirmanKu yang menghakimi bila seseorang menolak dan tidak menerima perkataan Yesus. 

Yohanes 12:48 
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataanKu, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman

Jadi berarti Firman Allah menghakimi tetapi mengapa banyak umat Kristiani terutama umat Katolik tidak tertarik membaca Firman Allah dan seandainya baca namun tidak tertarik mendalami Firman Allah? 

Umat Katolik pada umumnya tertarik pada devosi sehingga mau mendalami dan melakukan secara rutin dan teratur setiap hari berdevosi, terutama devosi kepada Bunda Maria, Malaikat Tuhan. 

Mengapa seorang umat Katolik yang mendalami Firman Allah terkesan seperti umat Kristen dan seakan-akan sikapnya seperti ahli Taurat? 

Pandangan seperti ini berlangsung lama sehingga sebagian besar umat Katolik tidak mengandalkan kebenaran Firman Allah sebagai pedoman hidupnya tetapi berdevosi dan liturgi ekaristi. 

Bukankah Firman adalah Yesus dan 
Yesus adalah Allah. 

Yohanes 1:1  
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 

Dengan katalain
Yohanes 1:1 
Pada mulanya adalah Yesus; Yesus itu bersama-sama dengan Allah (Bapa) dan Yesus itu adalah Allah. 

Iman kristiani percaya Allah Tritunggal dan Yesus adalah Pribadi Allah kedua sebagai Allah Putera. 

Iman Kristiani juga percaya bahwa: 
Yesus adalah sungguh manusia dan sungguh Allah dan mengimani Allah Tritunggal. 

Umat Kristiani berpandangan bahwa
Allah Bapa tugasnya mencipta alam semesta, Allah Putera menebus dosa manusia, Allah Roh Kudus membimbing manusia menjalani hidup di dunia ini sesuai jalan yang ditunjukkan Yesus. 

Padahal sesungguhnya Yesus juga Allah yang menciptakan alam semesta

Yohanes 1:2-3 
Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan 

Roh Kudus/Roh Allah juga menciptakan alam semesta

Kejadian 1:1-2 
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air

Yesus adalah Allah menjadi manusia dengan tujuan menyelamatkan manusia  yang hidup di dalam kegelapan agar hidup dalam terang. 

Yohanes 1:9-10 
Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan olehNya, tetapi dunia tidak mengenalNya. 

Yohanes 12:46 
Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepadaKu, jangan tinggal di dalam kegelapan. 

Selanjutnya, 

Kita mesti mengerti cara kerja Allah (=Allah Tritunggal) yang tertulis di kitabsuci/Alkitab; sedangkan yang tidak tertulis di Alkitab, tentu kita tidak tahu. 

Ulangan 18:21 
Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan Tuhan? 

Oleh sebab itu membaca Firman Allah tertulis di Alkitab berarti kita mengetahui Allah yang berkata-kata atau Allah yang bersabda tentang segala sesuatu yang dikerjakan Allah. 

Sungguh aneh dan ironi bila seorang mengaku percaya kepada Yesus Kristus dan dibaptis menjadi umat kristiani tetapi tidak mau membaca atau tidak mau mengetahui perkataan Allah atau Firman Allah atau Sabda Allah. 

Kita seharusnya menuruti Firman Allah dan hidup di dalam kebenaranNya. 
Roh Allah atau Roh Kudus akan menuntun jalan yang kita tempuh bila kita bersedia menuruti Firman Allah. 

Seperti terjadi pada Barnabas dan Saulus dituntun Roh Kudus ketika hendak pergi memberitakan firman Allah. 

Kisah 13:4-5a 
Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus. Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. 

Demikian pula bila kita menuruti Firman Allah maka Roh Kudus menuntun jalan hidup kita sesuai kehendak Allah. 

Semoga setiap umat kristiani menyadari betapa penting mengetahui firman Allah dan menempatkan firman Allah sebagai pedoman hidupnya. 


Salam Kasih, 
Surya Darma