Kamis, 17 Januari 2013

WAKTUNYA TUHAN













Dalam suatu reuni, saya bertemu dgn temen kuliah sejak lulus tahun 1986 tidak berjumpa.
ada yang berbeda dari temen saya ini kalo dulu ia banyak memberitakan kabar sukacita Yesus kepada kami.namun malam itu ia mengaku sudah meninggalkan Yesus dan sekarang ia percaya pada dewi kwan im pho sat.

ia kecewa doanya bertahun-tahun pada Yesus tidak dijawab padahal ia merasa sudah memberikan dirinya sepenuhnya dalam pelayanan di gereja dan banyak berbuat kebaikan, terlebih banyak orang kembali ke Yesus bahkan yang baru percaya karena pemberitaan kesaksian hidup bersama Yesus ketika semasa kuliah.

saat ia merantau ke Taiwan, melalui temennya ia mendapatkan jawaban atas doa-doanya ketika ia berdoa kepada kwan im.

ada juga temen kuliah yang cerita bhw sejak ia berdevosi pada Bunda Maria, doa-doanya banyak terkabul sedangkan sebelumnya ketika ia berdoa kepada Tuhan Yesus, sering doanya belum dijawab dan kalaupun dijawab Tuhan, waktunya lama.

dua (2) hal tersebut diatas membuat saya termenung dan bertanya :
benarkah doa permohonan kepada Tuhan Yesus membutuhkan waktu yg lama dan bahkan tidak dikabulkan ? sedangkan memohon kepada Bunda Maria atau kepada dewi kwan im sering terjawab dalam waktu tidak lama.
sedangkan doa rosario atau novena biasanya berkisar 3x atau 9x saja.

KAPAN WAKTUNYA TUHAN

ada yang mengatakan setiap benih kebaikan atau kebajikan yang kita tabur yaitu saat kita menolong orang berarti saatnya akan tiba kita menuai hasilnya jika kita lakukan terus menerus kebaikan.seperti demikian kebanyakan orang berpandangan demikian.

jika tuaian yang dinantikan ternyata tak kunjung tiba, pupuslah harapan. apakah berarti kita kecewa dan mulai mempertanyakan kebenaran firman Tuhan :
2 Korintus 9:6
camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan
orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

kalau begitu bagaimana kita tahu waktunya Tuhan?
tak ada cara lain kecuali satu-satunya kita coba menggali firman Tuhan lebih dalam lagi sambil mohon rahmat Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita

sedikitnya 4 hal harus kita lakukan :

1. BERSERAH DIRI SECARA TOTAL

berarti kita percaya Tuhan menetapi janjiNYA karena Tuhan memang mau memberkati kita.
Buktinya Yesus telah menebus kita di kayu salib dan sudah menyelesaikan bagianNYA dan tugas kita adalah mempercayaiNYA dan berserah diri kepada pemeliharaan Tuhan.

Mazmur 37:5
serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak

seringkali kita mengandalkan diri akan kemampuan kita dan kita tidak yakin bahwa Tuhan selalu bersedia menolong kita.

Yesaya 46:4
sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; 

Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

jika kita berserah diri secara total kepada Tuhan maka genaplah nas
1 Korintus 2:9
seperti ada tertulis: "apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua disediakan Allah untuk mereka yang mengasihiNya.

2. MENEMPATKAN FIRMAN TUHAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP KITA

seringkali kita menggunakan ratio daripada percaya pada firman Tuhan.
Dalam berbisnis, kalau kita tidak ikuti cara dunia maka bisnis kita tak akan berhasil.
di kantor kita bekerja, kalau menolak melakukan praktek manipulasi pajak maka kita akan disisihkan.

pandangan dunia jika kita jujur maka tingkat keberhasilan biasa-biasa saja bahkan tidak sedikit yang gagal.
kita akan dibilangin "aneh" kalau orang lain melakukan "kompromi dengan berbohong" demi mencapai hasil yang sesuai kita inginkan.

contoh:
berurusan dengan bea cukai jika tak ada "uang pelicin"
bagaimana bisa keluar barang kita di pelabuhan.
itu hal biasa. orang akan mencibir jika kita pakai prosedur standar.
selain waktunya akan lama, juga kita akan kalah bersaing di pasaran saat
menjual produk tersebut.
masih buanyaakkk contoh lain yang hampir sebagian kita mengetahuinya

akan tetapi apa kata firman Tuhan dalam
Yohames 15:7
jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu,
mintalah apa saja yang kamu kehendaki dan kamu akan menerimanya.

jika kita mengikuti apa kata firman maka kita harus percaya dan yakin bahwa waktunya Tuhan segera tiba kita dilimpahi anugerah berkat karna kita mau diajar dan mau ikuti firman

Mazmur 119:124-125
Perlakukanlah hamba-Mu sesuai dengan kasih setia-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Hamba-Mu aku ini, buatlah aku mengerti, supaya aku tahu peringatan-peringatan-Mu.

3. BERJALAN DALAM IMAN

Kadangkala orang beriman dikatakan orang aneh, orang sombong, dan orang yang tidak realistis.namun orang beriman percaya bahwa Tuhan menyertainya dan tidak akan mempermalukan orang beriman.

Roma 10:11
"barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan."

Daud memiliki iman percaya kepada Tuhan, saat melawan Goliat meski ia bertubuh kecil dan senjata ketapel.
Nuh membuat bahtera meski diejek banyak orang namun ia percaya pada petunjuk Tuhan.
Abraham percaya pada Tuhan dgn meninggalkan tempat kediamannya menuju ke tempat yang ia tidak tahu keadaannya.

Bagaimana dengan kita ?
apakah kita tetap berjalan dalam iman percaya pada Tuhan walaupun keadaan kita sekarang sedang terpuruk dan sepertinya tidak ada jalan keluarnya? Kita percaya Tuhan pasti bertindak menolong kita.

Mazmur 23:4
sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
(Baca juga Mazmur 27:1-3)

4. HATI HANCUR SECARA ROHANI

Mazmur 84:3
jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.

kita tidak melihat pertolongan Tuhan karena hati kita kecewa, dendam, sakit hati, serakaH melainkan bila hati kita hancur remuk secara rohani.

untuk hal-hal yang rohani, seringkali hati kita tidak rindu pada perkara2 rohani ; hati ,jiwa kita tidak hancur dalam kerinduan kepada Tuhan.
kalau sempat kita baca Alkitab, pergi ke Gereja atau ikut bersekutu di lingkungan, bersaat teduh dalam doa.

sebaliknya orang yang hatinya hancur untuk hal2 rohani akan berkata : kalau bukan karena Tuhan, aku tidak dapat hidup seperti saat ini damai sukacita dan sejahtera.

JADI

dengan berserah diri secara total kepada Tuhan maka tidaklah sulit bagi kita menghargai firman Tuhan diatas segala apapun yang ada di dunia ini. Kita akan tetap berjalan sesuai iman kepercayaan kita dalam situasi hidup sesulit apapun karena kita tahu Tuhan dekat dengan orang yang hatinya remuk merindukanNYA.

waktunya Tuhan akan tiba jika ke 4 hal diatas terjadi dalam diri kita.
Seringkali kitanya yang belum siap menerima curahan berkat Tuhan.
Tuhan tahu waktu yang tepat kapan waktunya kita siap menerima berkat.

Rabu, 16 Januari 2013

MUSIM MENABUR ATAU MENUAI, TAHUN 2013














Berjuta pengharapan dan janji telah kita ikrarkan kepada Tuhan
sejak happy new year 2013 sd hari ini telah memasuki hari ke 16.
Hal ini terjadi berulangkali setiap saat pergantian tahun.

Demikian pula terjadi pergantian musim (wilayah tropis) dari musim kemarau berganti ke musin hujan., juga ada musim menabur & menuai.

Kejadian 8:22
selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.

sungguh mengagumkan Tuhan itu yang menciptakan keteraturan agar manusia dapat memaximalkan daya mengelola dan memelihara bumi ini seperti yang telah Tuhan perintahkan kepada Adam.

Kejadian 2:15
Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Namun oleh karena ulah manusia merusak alam maka terjadi ketidak-teraturan sehingga menimbulkan bencana alam bagi manusia.
padahal tujuan semula pergantian musim adalah demi kesejahteraan manusia agar memperoleh tuaian yg berlimpah dari upaya kerja keras saat musim menabur atau menanam.

ulah manusia itu dalam skala pribadi kita masing-masing beraneka ragam coraknya tetapi satu hal yang pasti sama kita lakukan adalah 

ketidak-teraturan kita menanam benih setelah kita memperoleh panen 
saat musim tuaian tiba.

atau bahasa simplenya :
Ketika kita dapat berkat melimpah alias rejeki nomplok, biasanya kita menyisihkan "sedikit saja" buat bantu orang lain karna kita sedang nikmati sendiri dan sebagian lagi ditabung buat masa depan.

artinya benih yg kita tanam kembali sebagian kecil saja dari hasil panen yang kita peroleh saat ini akibatnya untuk musim menuai akan datang, hasil panen yang kita peroleh sedikit juga, tidak sebesar seperti yg kita peroleh sekarang.

Nah, kalo sudah begini, bagaimana?
Respon kita cenderung komplain ke Tuhan atau paling tidak kita kecewa dan mulai ngambek sama Tuhan.

Rasul Paulus juga mengingatkan kita tentang pentingnya menabur benih.
2 Korintus 9:10
Tuhan yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu ...(baca mulai ayat 6 sd 11)

Jadi rejeki hari ini yg kita minta dari doa Bapa Kami mengandung benih untuk ditanam dan roti untuk dimakan, artinya :  

kita ga boleh menimbun rejeki dalam lumbung kita untuk kepentingan diri sendiri seluruhnya atau istilah kerennya buat masa depan dan anak cucu kita bahkan kalo bisa sampe tujuh turunan.

Kita disegarkan di awal tahun ini oleh
pengajaran Yesus tentang ketamakan orang kaya dalam Lukas 12:13-21.
kutipan ayat 19-21dibawah ini untuk kita mawas diri.
ayat 19
sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang,
tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
 
ayat 20
tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
 
ayat 21
demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.

BENIH itu apa?

adalah bagian dari berkat Tuhan yang kita terima untuk dibagikan kepada orang lain sebagai wujud kasih kita kepada sesama dan ungkapanb syukur kita kepada Tuhan yang sudah mencukupkan kebutuhan hidup kita.

Berkat Tuhan itu tidak hanya berupa uang atau kekayaan materi saja tapi bisa dalam wujud talenta atau karunia-karunia roh (1korintus pasal12)

Prinsip dasar dari kejadian 8:22 dan  2 Korintus 9:6-11 yang mendasar ini hendaknya dipahami sungguh-sungguh, bukan sekedar pengetahuan saja.

kita terkejut ketika disadarkan oleh prinsip benih dari rejeki yang saya terima selama ini, yang harus ditanam atau ditaburkan dalam porsi yang seharusnya kita sisihkan.

kita pikir sudah menaburkan benih dalam porsi cukup banyak dari rejeki yang Tuhan berikan namun ternyata lebih banyak bagian "roti" yang di  makan sendiri bersama keluarga dari semua rejeki diterima dari Tuhan.

pengetahuan akan kebenaran Sabda Tuhan dalam Alkitab ternyata tidak cukup sebagai landasan bagi orang beriman jika tidak disertai perbuatan kasih yang nyata dalam hidup sehari-hari yang kita jalani.

JADI
kita sendirilah yang memutuskan :
apakah benih yang akan kita tabur sepanjang tahun 2013 ini dan 
seberapa bagiankah benih tersebut ditanamkan?

2 Korintus 9:6
camkanlah ini: orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Rabu, 12 Desember 2012

HIDUP DALAM KEPENUHAN TUHAN











Puji Tuhan, saudaraku terkasih dalam Yesus Kristus.
tak terasa tahun 2012 akan berlalu dan tahun 2013 menyongsong.
apa saja yang sudah kita kerjakan sejak 1 Jan 2012 hingga 13 Des 2012.

Jika perusahaan sibuk mengadakan stock opname menjelang akhir tahun untuk menghitung berapa nilai dari Inventory per 31 des 2012?
Tentu, jika ada yang cacat dipisahkan atau jika ada yang rusak dikeluarkan dari gudang bahkan ada yg langsung dihancurkan.

demikian seharusnya kita juga mengkalkulasi berapa nilai kepenuhan kita didalam Kristus? apakah masih penuh atau sudah menyusut dan tidak penuh?
jika ternyata hidup kita sudah tidak dalam kepenuhan kristus, segeralah
"menambahkannya" agar menjadi penuh kembali.

A. APA SIH ARTI HIDUP DALAM KEPENUHAN KRISTUS

Berdasarkan Kolose 2:6-7

1. KITA TELAH MENERIMA YESUS

Pastilah umat Katolik (juga Kristen) percaya kepada Tuhan Yesus, namun jikalau hanya percaya saja, maka setan juga percaya kepada Yesus, bahkan lebih serius percayanya hingga gemetar takut pada Yesus.

Yakobus 2:19
Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

setan gemetar artinya segan/takut kepada Tuhan.
anehnya, manusia "tidak gemetar" dengan Tuhan, banyak berbuat dosa sedangkan setan malah yang gemetar kepada Tuhan.

2. HIDUP KITA TETAP DIDALAM YESUS

Sekali kita percaya kepada Yesus berarti hidup kita harus tetap didalam Yesus. Benarkah demikian?
coba kita simak ayat berikutnya :

Kolose 2:8
Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

Tidak sedikit orang yang beralih kpd hal-hal lain diluar Kristus jika sudah diperhadapkan oleh situasi kondisi yg mempengaruhi hidupnya yakni filsafat menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, artinya memakai cara2 atau prinsip2 dunia.

kita gamang sekali oleh keinginan menjadi "terbesar", haus akan pujian dan jabatan/kekuasaan, kemilau harta padahal Tuhan menyukai "sesuatu yang kecil, bahkan yang terkecil"
selain mewarisi sifat turun-temurun. kita juga dipengaruhi oleh prinsip2 dari roh-roh dunia.

Dalam pelayanan sekalipun, tak luput dari "mencuri Kemuliaan Tuhan" hanya untuk memegahkan diri sendiri mau mendapat nama besar, dipuji banyak orang, mau dihargai dan disanjung tinggi atas pelayanan yang sudah kita kerjakan, baik secara terbuka maupun terselubung dihati,

Ingat, apa kata firman Tuhan dalam :

Yohanes 3:30
Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.

Lukas 17:10
Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.

3. BERAKAR DAN DIBANGUN DIATAS YESUS

Kita sudah sering mendengar firman berikut ini yang mau mengingatkan kita agar iman kita bertumbuh dan memiliki pondasi yang kokoh seperti hal-nya sebuah pohon memiliki
akar yang kuat menunjang pohon. (baca Lukas 6:46-49)

B. MENGAPA KITA HARUS HIDUP DALAM KEPENUHAN TUHAN

1. Karena kita sudah ditebus oleh pengorbanan Yesus di Salib
    1 Korintus 7:23
    Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar.
    karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

2. kita sudah lahir baru berarti telah menerima benih yang tidak fana
    1 Petrus 1:23
    Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yg fana
    tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup
    dan yang kekal
.

3. Karena kita dianugerahi menjadi
    anak-anak Allah.
    Yohanes 1:12
    semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya 

    menjadi anak-anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya

C. JIKA KITA HIDUP TIDAK DALAM KEPENUHAN TUHAN

Kolose 2:11-12a
Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan

Selama hampir satu tahun ini telah di jalani, kita intropeksi diri apakah masih terselip dihati kita, sikap yang tidak berkenan dimata Tuhan, seperti sikap iri hati, tidak mau mengampuni, menyombongkan harga diri, tinggi hati (tidak rendah hati), dendam, dll.
Jika masih ada maka segera kita cabut dan dikuburkan segala sikap2 tersebut (tidak hanya sekedar dibuang melainkan dipendam,dikubur dienyahkan).

Ada beberapa tindakan Tuhan jika kita tidak menguburkan sikap yang tidak berkenan bagiNYA, yaitu :

1. Tuhan menolak kita
    Wahyu 3:16
    Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas,
    Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

2. Tuhan bilang tidak mengenal kita
    Matius 7:22-23
    Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:
    Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu,dan 
    mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat 
    demi nama-Mu juga? 
    pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan 
    berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, 
    kamu sekalian pembuat kejahatan!

3. Tuhan mengusir kita
    Matius 16:23
    Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus:
    Enyahlah Iblis. engkau suatu batu sandungan.bagi-Ku, sebab
    engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan
    apa yang dipikirkan manusia.

4. Tuhan mencampakkan kita
    Yohanes 15:6
    Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar 

    seperti ranting dan menjadi kering, lalu dikumpulkan orang dan 
    dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

Sebaliknya jika kita menguburkan sikap yang tidak berkenan bagi Tuhan
maka kita masuk dalam kesatuan hidup bersamaNYA
Yohanes 14:23
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

D. KESIMPULAN

Yuk, kita segera memperbaiki sikap dan cara hidup kita yang tidak sesuai dengan yang Tuhan kehendaki.

Tanggalkan dan Tinggalkan segala hal yang merintangi jalan kita menuju ke rumah BAPA dengan menyelaraskan segenap hidup kita di jalur yang telah dipersiapkan Yesus dan jangan coba melintasi jalur toll yang mau cepat tidak sesuai dengan ritme yang ditentukan Tuhan.

Jangan sampai kita kehilangan "Yesus" seperti yang dialami orangtua Yesus yaitu Yoseph & Maria ketika mereka dalam perjalanan pulang dari Bait Allah di Yerusalem menuju kembali ke Nazareth melainkan mata hati kita hanya tertuju pada Yesus saja bukan tertuju pada hal lain diluar Yesus.

Filipi 2:5
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan
perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,

Semoga di masa Adven ini, kita telah mau mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus menjadi kelahiran baru di hati kita agar makin dipenuhi oleh kepenuhan Tuhan saja dan bukan oleh kepenuhan duniawi. Amin.

Senin, 24 September 2012

IMAN BIJI SESAWI














Kebenaran di luar Kebenaran Tuhan atau sering disebut Kebenaran Dunia mengatakan bahwa "sesuatu"yg kecil itu tidak dihargai, tidak dipandang, diremehkan bahkan diabaikan dan tidak sedikit dianggap tidak berguna.
Kebenaran Tuhan justru menghargai sesuatu yang kecil, yang tersisihkan, dan yang tidak dihargai oleh dunia.

1 Korintus 1:27-29
apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.

Seperti perumpamaan biji sesawi,
dikatakan biji yang paling kecil namun mampu bertumbuh lebih besar dari sayuran lainnya bahkan menjadi pohon tempat burung-burung bersarang pada cabang-cabangnya.

Matius 13:32
memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh,
sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.

Sesawi yang dikatakan dalam ayat ini berbeda dengan jenis sesawi kita saat ini yang cepat layu ketika terjemur matahari. Ada beberapa proses yang terjadi pada sesawi, mulai ditanam dari bijinya yg kecil menjadi pohon yg rimbun dan berguna bagi banyak orang.

BAGAIMANA IMAN BERTUMBUH

setiap orang yg telah menerima Yesus dan telah dibaptis di gereja Katolik ataupun di gereja Kristen, tentu mau terus mengenal Yesus lebih dalam.
namun tidak sedikit orang beriman Katolik (termasuk Kristen) yang tidak tahu bagaimana caranya mengenal Yesus; karakter Yesus dan KaryaNYA.

dari minggu ke minggu pergi ke gereja sebatas tahu kebenaran bahwa setiap minggu wajib ke gereja dan menerima Sakramen Ekaristi.
mungkin ada yg sudah sekian tahun secara rutin ke gereja setiap minggu bahkan ada yang sudah lebih sekian puluh tahun namun tidak mengerti apa isi homili pastor / romo.

Pastor menyampaikan homili artinya ia sedang menaburkan benih benih firman Tuhan (bacaan Injil) dan menjelaskan maknanya agar umat yg hadir "mengerti" Kebenaran Tuhan.

ketika firman Tuhan ditaburkan dalam bacaan 1, bacaan 2 bacaan Injil dan penjelasan dalam homili Pastor,
apa yang terjadi? bagaimana sikap umat ? Apakah mendengar ?
Jika sudah mendengar, apakah mau menerima kebenaran Tuhan dalam homili tersebut ?
Jika sudah bersedia menerimanya, apakah mau mengunyah kembali apa yg telah didengar, dan merenungkannya, selanjutnya diterapkan dalam tingkah laku hidup sehari-hari?

Kita manusia diberi sepasang mata, sepasang telinga, sepasang tangan, sepasang kaki. Tujuannya buat apa?
Agar kita banyak melihat, banyak mendengar, banyak bertindak kasih melalui sepasang tangan kita dan menjaga sepasang kaki kita dalam kekudusan agar tidak melangkahkan kaki ke tempat2 yang tidak berkenan bagi Tuhan.
Juga mengapa mulut hanya diberi satu mulut, agar supaya kita lebih banyak bertindak mengerjakan dari pada banyak bicara.

Markus 7:16
barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!

Matius 13:14
maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat,namun tidak menanggap

Oleh sebab itu suatu peringatan bagi kita unt menggunakan mata, telinga tangan, kaki, dan mulut kita agar menjaga hati kita tetap bersih.

Amsal 6:16-19
enam perkara ini yang dibenci TUHAN, bahkan, tujuh perkara yang menjadi kekejian bagi hati-Nya: mata sombong, lidah dusta, tangan yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah, hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan,seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara.

Mengapa Yesus sering menggunakan perumpamaan ketika menjelaskan 
Prinsip Kebenaran Tuhan?
 
Menurut apa yang tertulis di Alkitab bhw situasi masyarakat Yahudi pada saat Yesus berkarya adalah mereka hidup dalam hukum Taurat Musa ...
sedangkan Yesus menyempurnakan menjadi hukum Kasih.

Yesus mengajarkan prinsip kebenaran yang dianggap sesuatu hal yang baru yang seringkali bertentangan dengan pengajaran dari para imam dan para ahli taurat yang menjadi pemimpin dan pemuka Bait Allah.

Apa yg telah Yesus ajarkan ternyata menimbulkan banyak pertentangan.
Ketika banyak mukjijat Yesus lakukan membuat pemimpin agama Yahudi "menutup mata iman mereka" dgn mempertanyakan keabsahan ajaran Yesus dan divonis Ajaran Sesat.

Roma 10:3
sebab oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk 

kepada kebenaran Allah.

Manusia cenderung tidak bersedia menerima sesuatu yang berbeda dengan cara yang biasa dilakukan, cenderung mencurigai sesuatu hal yang baru. apalagi menyangkut soal keyakinan iman dan tata cara ibadah amat sangat sensitif, langsung ber reaksi dan memproteksi diri dari segala hal yang berhubungan dengan pembaharuan yang jelas berbeda dengan yang biasa mereka lakukan.

Timbul satu pertanyaan, 

apakah situasi yg dialami Yesus, juga terjadi pada hubungan gereja dengan umatnya?

ADA 3 TAHAP IMAN BERTUMBUH

1. Mendengarkan Firman Tuhan

Dalam homili, Pastur menabur benih firman Tuhan sekaligus memberitakan Kebenaran Tuhan agar umat dapat menerima dan mengerti/memahami.

Sering terjadi umat tidak fokus mendengar homili Pastor, dari renungan / kotbah/pengajaran pewarta katekese. Panca indera Telinga amat sangat penting untuk mendengar firman Tuhan dan pengajaranNya agar kita beroleh pengetahuan kebenaran yang berdampak pada iman.

Roma 10:17
iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Setiap firman dan kebenaran Tuhan yang telah disampaikan meskipun umat ada yg sungguh2 menyimak maupun tidak fokus mendengar namun tetap saja benih firman itu tumbuh berupa tunas-tunas iman.

Yesaya 55:11
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Seperti petani menaburkan benih padi pada sebuah lahan; ada yang masih berbatu-batu, kering, tandus dan jiga ada lahan yg sudah gembur maka akan tumbuh tunas-tunas padi

2. Milikilah dasar iman yg benar

Ibrani 11:1
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan
bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.


Iman akan memiliki dasar / pondasi yang benar jika sudah tahu dan mengerti Kebenaran Firman Tuhan.

Lihatlah bagaimana kekuatan iman yang benar dari seorang wanita yg mengalami pendarahan 12 tahun mampu menarik kuasa Tuhan untuk menyembuhkan penyakitnya dari sekian banyak orang yg berdesakan disekitar Yesus. 

 
juga bagaimana iman Yairus yang percaya penuh iman pada Yesus dapat membangkitkan anaknya meskipun saat itu diluar rumah sedangkan anaknya ada dirumah. 

(Baca Lukas 8:43-56)

3. Iman disertai dengan perbuatan

Yakobus 2:22
kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan 

oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

mari hening sejenak, tanyalah pada hati nurani kita : apakah yang telah kuperbuat selama aku hidup didunia ini bagi kepentingan orang lain, diluar keluargaku sendiri ?

seberapa dalam perasaan belas kasih merasuki hati sanubariku? seringkah hatiku terenyuh menyaksikan orang lain mengalami hidup kekurangan & melakukan tindakan kasih menjadi nyata dalam perbuatanku?
apakah aku hanya sebatas turut prihatin namun berpangku tangan atau jika aku "menolong" ada pamrih?

sungguh memprihatinkan realita yg nampak dihadapan kita. Satu sisi, kita menyaksikan betapa sebagian orang hidup dalam kelimpahan materi dan disisi lain, sebagian orang bersusah payah memperoleh materi (=uang).

betapa mudah seseorang memakai uang ratusan juta bahkan milliaran rupiah, hanya sekejab mata untuk berbagai keperluan duniawi maupun keperluan menyumbang menjadi donatur yg mendapat banyak pujian dan dikagumi orang karena melihat kebaikan hatinya.

sedangkan pada sisi lain, kita lihat bagaimana pergumulan seseorang sulitnya mendapatkan uang bahkan buat kebutuhan makan 2x sehari saja harus berjuang keras,

Itulah sebabnya Rasul Paulus banyak menasehati agar kita melakukan perbuatan baik, diantaranya.

Galatia 6:9-10
janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Sadarilah kita perlu memperbesar kapasitas iman kita sesuai prinsip Kebenaran Tuhan.
Beranjaklah dari "tempat tidurmu" menuju kedewasaan rohani.