Sabtu, 11 Februari 2017

MENDENGARLAH LEBIH BANYAK DARIPADA BERBICARA












Jumat, 10 Februari 2017 

A. BACAAN PERTAMA 
KEJADIAN 3:1-8 

Pertama 
Setan memutar-balikan kebenaran 

Kejadian 3:4-5 
Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." 

Kedua 
Hawa mula-mula tergoda dan mengajak Adam makan buah pohon pengetahuan baik dan yang jahat 

Kejadian 3:6 
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya


B. MAZMUR TANGGAPAN 
MAZMUR 32:1-2,5-7 

Pertama 
Orang yang mengakui dosanya maka Tuhan mengampuni

Mazmur 32:5 
Dosaku kuberitahukan kepadaMu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. 

Kedua 
Tuhanlah andalan hidup bagi setiap orang yang berlindung kepadaNya 

Mazmur 32:7 
Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. 

C. BACAAN INJIL 
MARKUS 7:31-37 

Yesus menyembuhkan seorang tuli dan gagap ketika berada di daerah Dikopolis. 

Markus 7:32-35 
Di situ orang membawa kepadaNya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepadaNya, supaya Ia meletakkan tanganNya atas orang itu. Dan sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jariNya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: "Efata!", artinya: Terbukalah! Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik. 

RENUNGAN HARI INI 

Bacaan pertama kitab Kejadian hari ini tentang Hawa dan Adam melanggar perintah Tuhan Allah dimana mereka tidak mengakui dosanya dan memohon ampun; sebaliknya dalam kitab mazmur, Daud mengakui dosa memohon ampun kepada Tuhan Allah. 

Kita lihat perbedaan sikap kedua pihak meresponi perbuatan dosanya. 
Dan ini mewakili sikap kita manusia yakni mengakui dosanya dan merasa tidak berdosa. 

Dosa adalah pelanggaran perintah atau kehendak Tuhan Allah

Definisi dosa ini sangat penting sebab ada sebagian orang belagak sok pintar medefinisikan dosa menurut pikirannya sendiri dan akibatnya berbuat dosa sesuka hatinya karena menganggap yang dilakukannya bukanlah dosa. 

Alkitab berisikan firman Tuhan tertulis yang transparan menyatakan kehendak dan perintah Tuhan Allah. 

Selain itu secara pribadi, kita manusia ditegur Tuhan Allah melalui hati nurani kita tatkala berbuat dosa bahkan justru sebelum kita berbuat dosa, Tuhan Allah mengingatkan agar tidak melakukan perbuatan dosa. 

Sayangnya peringatan dan teguran Tuhan Allah seringkali dikalahkan oleh keinginan kedagingan kita yang penuh hawa nafsu duniawi. 

Secara hati nurani manusia tahu dosa tetapi tidak mampu menjauhi dosa. 

Kelemahan manusia terhadap dosa digambarkan seperti bacaan Injil hari ini tentang orang tuli dan gagap. 
Tuli = tidak dapat mendengar 
Gagap = bicara terbata-bata tidak jelas 

Yesus memasukkan jariNya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu untuk membuka telinga (ayat 33) dan melepas pengikat lidah (ayat 35) agar orang itu bisa mendengar dan berbicara. 

Dari sisi rohani
orang tuli adalah orang yang tidak mau mendengar firman Tuhan sedangkan orang gagap adalah orang yang ragu memperkatakan firman Tuhan

Hanya datang kepada Yesus maka orang tuli rohani dan orang gagap rohani dapat disembuhkan sehingga pendengarannya tajam mendengar firman Tuhan dan lidahnya lancar beritakan firman Tuhan. 

Artinya orang tuli gagap rohani harus melangkah mencari Tuhan kalau ia mau disembuhkan. 

Setiap hari kita umat kristiani hendaknya mencari Tuhan dengan mendengarkan Tuhan bicara melalui firmanNya di Alkitab atau Tuhan bicara melalui roh kita saat ber-relasi intim denganNya

Yesaya 50:4-5 
Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesuSetiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. Tuhan Allah telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang. 

Secara anatomi, kita diberi Tuhan Allah sepasang telinga untuk mendengar dan satu mulut untuk berbicara, artinya kita hendaknya banyak mendengar daripada berbicara, sesuai firman Tuhan. 

Kita berbicara tentang kebenaran Tuhan setelah kita mendengarkan Tuhan yang menyuruh kita memberitakan firmanNya dan hal ini sungguh terjadi menjadi kesaksian bagi pewarta firman Tuhan. 

Seringkali Tuhan menyuruh kita bicara sesuatu yang Tuhan ingin sampaikan kepada orang lain melalui mulut kita padahal kita sudah persiapkan akan bicara tentang hal yang lain. 

Banyak mendengar daripada bicara adalah bijaksana sebab banyak hal baru yang kita dengar sedangkan ketika kita bicara kita menyampaikan apa yang kita ketahui sesuai apa yang kita dengar. 

Amsal 1:5 
baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan. 

Roma 10:17 
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. 

Dengan banyak mendengar maka iman kita semakin bertumbuh selain kita bisa menambah pengetahuan. 

Kualitas yang kita dengar itu penting sebab jika kita mendengar pengajaran yang bertentangan dengan firman Tuhan maka dampaknya tidak baik bagi kita, apalagi mendengar gosip atau berita yang menimbulkan kekacauan dan pertentangan dan pertengkaran. 

 JADI 

Banyaknyalah mendengar tentang Yesus supaya hidup kita dituntun olehNya dan beritakanlah Yesus sesuai yang kita dengar supaya banyak orang mendengar tentang Yesus dan juga mengalami kasihNya seperti yang kita alami bersamaNya. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com