Jumat, 20 Oktober 2017

SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA







Kamis, 19 Oktober 2017 

A. BACAAN PERTAMA 
ROMA 3:21-30 

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 

Manusia dibenarkan karena iman dan bukan karena melakukam hukum Taurat.

B. MAZMUR TANGGAPAN 
MAZMUR 139:1-6 

Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telingaMu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi padaMu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang.  

C. BACAAN INJIL 
LUKAS 11:47-54 

Ada beberapa hal Yesus mengecam ahli Taurat dan orang Farisi : 

Pertama 
Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah membunuh mereka. 

Kedua 
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi. 

RENUNGAN HARI INI 

Manusia cenderung berbuat dosa meski sudah berusaha menghindari dosa sebab tak seorangpun luput dari dosa. 

Roma 3:23 
karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah

dosa itu apa sih? 

dosa adalah melawan atau bertentangan kehendak Allah melalui pikiran/rencana dan perbuatan

menurut hukum taurat: manusia berdosa bila sudah melakukan suatu perbuatan yang bertentangan perintah Allah. 

sedangkan menurut Yesus, 
baru direncanakan melalui pikiran saja sudah termasuk dosa, apalagi sudah melakukan perbuatan melanggar perintah Allah, so pasti itu dosa. 

Matius 5:27-28 
kamu telah mendengar firman: 
jangan berzinah tetapi Aku berkata kepadamu: setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya 

ada yang bilang : 
ini dosa besar, itu dosa kecil. 
di mata Allah, dosa adalah dosa 
tidak ada dosa besar atau dosa kecil. 

Puji Tuhan ! 
Allah mengasihi manusia sehingga IA mengutus Yesus Kristus menebus dan menyelamatkan manusia. 

Roma 3:25-26 
Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darahNya. Hal ini dibuatNya untuk menunjukkan keadilanNya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaranNya. MaksudNya ialah untuk menunjukkan keadilanNya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus

Allah itu panjang sabar menyaksikan manusia berbuat dosa dan memberikan kesempatan kepada manusia bertobat. 

Yoel 2:13 
koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukumanNya. 

namun Allah juga sebagai Hakim adil yang mengadili manusia yang berbuat dosa meski sudah diberi waktu untuk mengakui dosanya dan segera bertobat. 

Mazmur 7:12,9-10 
Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat. Tuhan mengadili bangsa-bangsa. Hakimilah aku, Tuhan, apakah aku benar, dan apakah aku tulus ikhlas. Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil

janganlah mengeraskan hati bila sudah berbuat dosa tetapi segeralah mengakui dosa dan memohon ampun pada Allah serta segera bertobat. 

Jangan seperti orang farisi dan ahli taurat yang merasa tidak bersalah dan merasa tidak berdosa kepada Allah. 

Adalah aneh jika ada orang yang merasa dirinya tidak berdosa dan bermegah diri seakan-akan kebenaran ada didalam dirinya; seperti ahli taurat cs mengklaim bahwa kebenaran ada pada diri mereka. 

Padahal di dalam diri manusia tidak ada kebenaran karena telah berbuat dosa dan telah kehilangan Kemuliaan Aĺlah. 

oleh Kasih Karunia Allah maka manusia dibenarkan melalui Yesus Kristus. 
Roma 3:24 
dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus

Selanjutnya, 

Bacaan Injil hari ini, Yesus mencela perbuatan mereka dan kali ini ada dua hal yang diperingatkan: 

Pertama 
Sikap kemunafikan dengan membangun makam nabi-nabi untuk menutupi dosa nenek moyang padahal tujuannya untuk membenarkan perbuatan jahat telah membunuh nabi-nabi. 
(Lukas 11:47

Bukankah kita seringkali berbuat serupa bila ada dosa, dengan tujuan agar akibat dosa tidak menimpa diri kita. 

Tidak heran bila setelah bertobat, lalu tidak lama kemudian berbuat dosa lagi. 

Sikap munafik seperti ini, Tuhan Allah tidak berkenan dan suatu hari nanti akan tiba saatnya akibat dosa menghantam hidup kita sebagai peringatan keras agar kita menjadi sadar dan tidak mengulangi perbuatan dosa. 

Kedua 
Menyalahgunakan kuasa pengajaran hukum taurat berdasarkan kepentingan pribadi dan menghalangi orang lain mendapatkan kebenaran Allah
(Lukas 11:52) 

Kunci pengetahuan itu adalah kebenaran Firman Tuhan yang tercantum dalam kitab taurat. 

Ahli taurat mendapat mandat dan kuasa di bidang keagamaan yaitu mereka berhak menafsirkan kitab taurat dan membuat peraturan dan menetapkan hukum taurat. 

Mengambil kunci pengetahuan berarti mereka menjadi batu sandungan karena menyesatkan orang dengan penafsiran tidak sesuai dengan kebenaran Allah. 

Sebetulnya mereka tahu ada firman Tuhan yang menubuatkan kedatangan Mesias serta tanda-tanda ajaib yang dilakukan Mesias. 

Tetapi mereka menutupi kebenaran dan berupaya supaya masyarakat Yahudi tidak mengakui Yesus adalah Mesias dengan menyebarkan fitnah, intimidasi, dan membunuh Yesus. 

Ahli taurat berusaha keras menghalangi masyarakat Yahudi untuk percaya kepada Yesus adalah Mesias. 

Kemudian, 

Rasul Paulus menggambarkan keadaan manusia meskipun sudah melakukan hukum taurat namun tidak berarti bisa mengklaim kebenaran di dalam dirinya. 
sebab setiap manusia sudah berdosa dan tak ada kebenaran di dalam dirinya. 

oleh sebab itu manusia dibenarkan oleh iman dan bukan karena sudah lakukan hukum taurat. 

Roma 3:28 
karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat

pernyataan ini menjadi kontroversi, karena Martin Luther mengartikan ayat Roma 3:28 ini seolah-olah hanya dengan iman saja maka manusia dibenarkan oleh Allah sedangkan perbuatan baik yang dilakukan manusia tidak dapat menyelamatkan manusia. 

Sampai sekarang pandangan beliau diterima oleh sebagian besar kalangan kristen protestan. 

Bahkan Martin Luther pernah hendak menghapuskan kitab Yakobus dari Alkitab Perjanjian Baru sebab disitu tertulis ajaran mengenai iman versus perbuatan. 

Yakobus 2:14 
apakah gunanya, saudara-saudaraku, 
jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? dapatkah iman itu menyelamatkan dia?  

Yakobus 2:22, 26 
kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. 

JADI, 

ada 3 hal yang menjadi permenungan bagi kita pada hari ini, yaitu : 

Pertama 
Menyadari kecendrungan manusia jatuh kedalam dosa melalui pikiran/perbuatan

solusinya 
• segera mengakui dosa 
• mohon pengampunan 
• segera bertobat 

Kedua 
Jangan menjadi penghalang atau batu sandungan bagi orang lain yang mau datang dan percaya kepada Yesus. 

Ketiga 
Iman yang teguh dan perbuatan yang berkenan bagi Aĺlah yg menyelamatkan manusia dari alam maut dan beroleh kehidupan kekal di sorga.

Semoga kita mawas diri dari sikap kita cenderung berbuat dosa dan hindari sikap orang farisi dan ahli taurat dalam hidup kita sehari-hari. 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com