Selasa, 15 Maret 2016

JADILAH TERANG DUNIA










Senin, 14 Maret 2016 

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kataNya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."  
                                           (Yohanes 8:12) 

Yesus menyatakan diriNya adalah Terang dunia; setelah sebelumnya menyatakan Ia adalah Roti hidup (pasal 6) dan Air sumber hidup (pasal 7). 

Sangat kontras perbedaan antara terang dan gelap; dimana terang memancar cahaya sedangkan gelap memadamkan segala cahaya terang. 

Terang dapat melihat secara transparan, tidak ada yang dapat disembunyikan dan sangat jelas terlihat oleh mata jasmani. 

Yesus menghendaki kita tidak berjalan dalam kegelapan melainkan mengikuti diriNya yang membawa terang hidup. 

Anehnya, masih saja orang beriman yang menyukai kegelapan sebab gelap itu mendatangkan keuntungan bagi dirinya terutama menyangkut hal duit/harta, kesenangan duniawi dan untuk menutupi perbuatan dosanya. 

Negeri kita ini tingkat korupsi sangat menggurita mencengkram di segala lapisan masyarakat dan pemerintahan; mulai dari hal kecil hingga skala besar. 

Itu sebab ketika ada sinar cahaya terang mencoba menyingkapi kegelapan maka keadaan menjadi terang benderang sekalipun hanya disinari sebuah lilin. 

Efesus 5:13 
segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang. 

Begitu juga dengan kegelapan akibat perbuatan dosa akan sirna oleh sebuah sentuhan kasih membawa damai dan perasaan tenang bagi orang tersebut yang diliputi kesuraman hidupnya. 

Kita harus menjaga cahaya terang di dalam hati kita agar supaya dapat memancarkan hati yang penuh dengan luapan kasih bagi keluarga, lingkungan, komunitas dan di masyarakat. 

Jangan sampai kita menjadi pembuat kerusuhan dan troubler maker bagi orang-orang disekitar kita; seperti halnya orang-orang Farisi yang bikin gaduh saja suka menghakimi orang lain dan selalu menentang Yesus. 

Kali ini mereka mendakwa Yesus yang memberikan kesaksian menurut mereka adalah tidak benar sebab mereka ingat ketika Yesus memberikan kesaksian tentang diriNya dan mengatakan : 

Yohanes 5:31 
Kalau Aku bersaksi tentang diriKu sendiri, maka kesaksianKu itu tidak benar. 

Sekarang Yesus bersaksi tentang diriNya berarti kesaksian Yesus adalah tidak benar dan Yesus tahu diriNya diserang orang Farisi dengan menggunakan kata kata yang pernah Ia ucapkan tetapi Yesus menjawab : 

Yohanes 8:14 
Jawab Yesus kepada mereka, kataNya: "Biarpun Aku bersaksi tentang diriKu sendiri, namun kesaksianKu itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. 

Bisa saja orang Farisi menganggap Yesus mencari alasan membenarkan diri sendiri sebab menurut hukum taurat kesaksian seseorang dianggap sah bila didukung oleh dua orang saksi. 

Ulangan 19:15 
Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan. 

Yesus menjelaskan bahwa ada saksi atas perkataanNya di Yohanes 5:31 yaitu kesaksian Bapa dan kesaksian Yesus. 

Yohanes 8:17-18 
Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah; Akulah yang bersaksi tentang diriKu sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku. 

Kesaksian Allah adalah benar dan tidak diperlukan kesaksian dari manusia sedangkan kesaksian manusia memerlukan peneguhan dari dua orang lainnya sebab manusia itu pandai berdusta dan suka menghakimi orang. 

Yohanes 8:15-16 
Kamu menghakimi menurut ukuran manusia, Aku tidak menghakimi seorangpun, dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakimanKu itu benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku. 

Orang Farisi terus mendesak Yesus dengan mempertanyakan dimanakah Bapa karena mereka yakin Yesus telah bersaksi tidak benar tentang diriNya. 

Yohanes 8:19 
Maka kata mereka kepadaNya: "Di manakah BapaMu?" Jawab Yesus: "Baik Aku, maupun BapaKu tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga BapaKu." 

Mereka tidak mau mengerti meskipun sudah dijelaskan panjang-lebar oleh Yesus sebelumnya tentang kesaksian Yesus bahwa diriNya dan Bapa adalah satu dan Dia diutus Bapa. 

Wah... memang membingungkan jawaban Yesus bagi orang yang menutup hatinya tidak mau mengakui Yesus adalah Mesias yang berarti juga Yesus adalah Allah (Yohanes 1:1-18) dan orang-orang Farisi tetap degil hatinya. 

Keterbukaan hati itu sangat penting sebab jika tidak maka hati kita tertutup dan tidak dapat menerima Kebenaran Tuhan. 

Ketertutupan hati mencerminkan hati yang gelap dan sebaliknya keterbukaan hati mencerminkan hati yang terang yang transparan tak ada yang ditutupi. 

Coba saja kita lihat bila telah berbuat salah, apalagi berbuat dosa maka biasanya tidak mau mengakuinya dan berupaya menutupi kesalahan/dosa, bahkan cenderung melemparkan kesalahan kepada orang lain. 

Mudah untuk diketahui tentang sifat dari terang dan gelap tetapi sulit untuk dilakukan didalam pikiran dan perbuatan sehari-hari. 

Mungkin kita bisa menutup rapat segala kelemahan, kesalahan, dan dosa agar tidak diketahui orang lain tetapi di mata Tuhan tidak ada yang dapat ditutupi atau disembunyikan. INGATLAH !!! 

Markus 4:22 
Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. 

Jadilah terang hidup artinya jadilah saksi saksi Kristus dengan menyatakan diri tentang kebenaran hidup menurut prinsipTuhan. 

Efesus 5:9 
Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. 

REFLEKSI DIRI 

Apakah terang hidup menerangi hatiku setiap hari dan juga memancarkan cahaya terang bagi orang disekitarku dan bermanfaat bagi banyak orang? 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ =============

Kalender Liturgi Katolik 
Hari Biasa Pekan V Prapaskah 
Warna Liturgi : Ungu 

Daniel 13:1-9,15-17,19-30,33-62 
Mazmur 23:1-6 
Yohanes 8:12-20 
BcO : Bilangan 12:16-13:3,17-33 

============= ☆☆☆ =============

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com