Jumat, 04 Maret 2016

MENGASIHI TUHAN DAN SESAMA










Jumat, 4 Maret 2016 

Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.  
                                                   (Markus 12:33) 

Bacaan Injil hari ini berbicara mengenai kasihilah Tuhan dan kasihilah sesama. 
Sepertimya setiap umat kristiani sering mendengar dan tahu akan Firman ini. 

Saking seringnya dibicarakan tentang kasih maka hampir bosan membaca renungan tentang kasih dan bagi penulis juga mau menuliskan apa tentang kasih sebab pada dasarnya semua orang sudah tahu meskipun belum tentu semua mau berbuat kasih? 

Pertanyaannya adalah : 
mengapa manusia sulit berbuat kasih kepada sesama, apalagi kepada Tuhan? 
Berbuat kasih kepada Tuhan itu seperti apa sih bentuknya? 

Coba deh berdiam diri sejenak seraya mengingat-ingat apa yang menyebabkan diriku kurang mengasihi sesama? 

andaikan aku berbuat kasih, lebih tertuju kepada orang yang dekat dengan diriku, kepada orang yang baik kepadaku, atau kepada keluarga sendiri dan orangtua, saudara/i sekandung, sanak keluargaku. 

Mari kita segarkan kembali pikiran dan hati kita agar supaya merefleksikan apa yang sudah kita ketahui tentang kasih dengan mewujudkan dalam tindakan kasih yang nyata dirasakan orang lain. 

KASIHILAH SESAMA 

Tentu kita masih ingat ketika seorang ahli taurat bertanya kepada Yesus: 
siapakah sesama manusia ? 

Lukas 10:29 
Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?" 

Dari jawaban Yesus (Lukas 10:25-37) jelaslah bahwa berbuat kasih kepada sesamaku manusia itu adalah mencakup orang lain yang tidak kita kenal, selain keluarga dan sanak famili kita ataupun orang-orang yang baik kepada kita. 

Sebab jika kita berbuat baik kepada orang yang baik dan mengasihi kita adalah baik juga kita membalas kasih tetapi itu hampir semua orang pasti melakukannya. 

Nah, yang menjadi tantangan adalah melakukan perbuatan kasih kepada orang yang tidak kita kenal atau kepada orang yang menyakiti / merugikan kita? 

Lukas 6:32-35 
Jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. 

Yesus menghendaki agar kita mau bermurah hati dan memiliki hati yang penuh dengan belas kasihan kepada orang lain. 

Lukas 6:36 
Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. 

Berbuat kasih kepada sesama bukanlah hanya terbatas menyangkut uang saja tetapi bagaimana kepedulian kita kepada sesama, misalnya : berdoa syafaat untuk orang lain, menjenguk orang lain, atau bersikap ramah, tidak pilih-pilih orang dan memandang rupa / kedudukan, bersikap terbuka kepada orang lain, dan tidak menjadi trouble maker dimanapun kita berada melainkan pembawa damai. 

KASIHILAH TUHAN ALLAH 

Mengasihi Tuhan adalah kita berbuat hal-hal yang menyenangkan Hati Tuhan yaitu kita hidup menuruti kehendakNya dan kita mau berbuat kasih kepada orang lain serta mewartakan Injil sekaligus menjadi saksi Kristus. 

Ke 4 hal ini bila kita lakukan dengan taat dan setia, berarti kita mengasihi Tuhan sebab dengan demikian kita berusaha tidak berbuat dosa di dalam hidup kita. 

1 Yohanes 3:5-6 
Kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diriNya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia. 

Semoga dengan tekun kita berbuat kasih kepada sesama dan terlebih kepada Tuhan walaupun tidak mudab tetapi bila kita mau menyangkal diri dan ikuti perkataan Yesus atau Firman Tuhan maka kita pasti dimampukan olehNya. 
Amin. 

REFLEKSI DIRI 

Kasih itu mudah diketahui dan mudah diucapkan; apakah aku sadar dan mau mewujudkan kasih dengan berbuat nyata di dalam setiap perbuatanku setiap hari? 


Salam Kasih, 
Surya Darma 

============= ☆☆☆ =============

Kalender Liturgi Katolik 
Kasimirus
Warna Liturgi : Ungu 

Hosea 14:2-10 
Mazmur 81:6c-11,14,17
Markus 12:28b-34 
BcO : Keluaran 35:30-36 

============= ☆☆☆ =============

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Renungan tentang Satu Kasih untuk Semua Kebahagiaan. Pliss

Anonim mengatakan...

Boleh dibuat secepatnya . Saya lagi butuh renungannya 🥺

Posting Komentar

Silahkan ketik komentar Anda atau mungkin membutuhkan doa dan konseling, ke alamat email saya : surya.pdkk@gmail.com